Oct 04 2011

Colek Personal

Published by

Ya ini aku, action di gardu pandang kaliurang

Abu Sulaiman Darami berkata, ''Jangan sekali-kali engkau bersahabat kecuali salah 1 dari 2 macam ini. Pertama, orang yang dapat engkau ajak bersahabat dalam urusan duniamu dgn jujur, & kedua orang yang karena bersahabat dengannya engkau memperoleh kemanfaatan untuk urusan akhirmu"

-

Politik sejatinya merupakan proses kompetisi untuk menghasilkan kemashlahatan bagi rakyat atau masyarakat. Karena tanpa politik, bagaimana negara sebagai sebuah lembaga dijalankan?

Banyak yang menghujat politik, padahal siapapun yang berpendapat atau mengkritisi suatu urusan publik, sebenarnya ia telah melakukan tindakan politik. Bahwasannya politik tidak kotor jika dikembalikan pada hakikatnya, karena yang mengkotori adalah pelakunya karena ia berpolitik dengan niat dan tujuan yang keliru.

Kompetisi adalah iklim dari politik, karena itu pro-kontra juga lumrah di dalamnya, yang penting dinamika pengekspresiannya dikelola dengan sehat. Ini agar politik menjadi positif dan produktif. Untuk itu dalam berpolitik diperlukan orang-orang yang shalih terlibat di dalamnya.

Bahwa politik di negara kita (saat ini) cenderung kotor, itu adalah realita yang harus kita akui dan hadapi. Tapi ingat, yang bikin kotor pelakunya dan justru itulah kita butuh politisi-politisi yang shalih.

Alangkah berharapnya "kita", para shalih(in/at) turut membenahi politik negeri ini, meski juga bukan berarti semua orang shalih harus jadi politisi yang terjun berjibaku dalam arena politik praktis. Tapi janganlah sekadar menghujat politik itu kotor dan lalu menghindarinya.

Amar ma'ruf nahi mungkar juga harus mencakup dalam politik. Karena banyak urusan/kemashlahatan publik yang terkait dengan proses politik.

Produk hukum dihasilkan dari legislatif.

Berjalannya pemerintahan di eksekutif.

Penegakan hukum oleh yudikatif.

Itu semua politik.

-

Usia Empat Puluh

Akar dan orientasi kultur masyarakat Barat adalah materialisme. Mereka menilai dan membuat indikator hidup dari sisi materialistis. Atas dasar ini tidak mengherankan jika mereka mempunyai ungkapan bahwa 'hidup' dimulai pada umur 40 tahun. Life begin at 40.

Asumsinya adalah pada umur ini, karier telah cukup mapan, pendapatan, serta kekayaan telah mencukupi. Karena itu, sering pula pada usia 40 ini dikaitkan dengan puber kedua, yang membawa pada perselingkuhan. Kemapanan materi membawa godaan, sehingga umur 40 tahun merupakan saat kritis terjadi perceraian dalam rumah tangga.

Islam memberi perhatian kepada umur 40 berbeda secara diametrikal dengan budaya Barat. Umur 40 tahun mendapat perhatian khusus dari Alquran. Dalam Surat Al Ahqaf [46] ayat 15 Allah berfirman: ''Kami perintahkan manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandung sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: Ya tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat-Mu yang telah kau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat beramal shalih yang Engkau ridhai, berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada-Mu dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.''

Dalam surat tersebut setidaknya terdapat empat indikator kemuliaan manusia yang seharusnya menjadi identitas orang yang mencapai umur 40 tahun yaitu bersyukur, beramal shalih, bertaubat, dan berserah diri. Bersyukur kepada Allah atas karunia umur yang mengantarkannya mencapai angka 40.

Bersyukur atas kenikmatan hidup yang telah dianugerahkan Allah baik berupa kenikmatan material maupun nikmat anak keturunan (dzuriyat).

Bersyukur sesuai hakikat bahwa semuanya karena kehendak yang mengikuti nilai-nilai kebaikan yang dikehendaki Allah dan dicontohkan dalam kehidupan Rasul dan para sahabat. Bertobat disertai kesadaran bahwa manusia mempunyai kalbu yang berbolak-balik antara tarikan kebaikan dan keburukan. Bertobat disertai perenungan dan perhitungan apakah di usia 40 tahun lebih berat kebaikannya atau keburukannya. Nabi SAW bersabda dalam sebuah hadisnya, ''Sesiapa yang mencapai umur 40 tahun dan dosanya lebih berat dari amal baiknya maka bersiaplah memasuki neraka.''

Berserah diri, merupakan permulaan yang pas untuk menapaki usia 40 tahun. Dengan demikian umur 40 tahun dipandang sebagai pencerahan kejiwaan, gerbang cahaya menuju kehidupan yang lebih mulia. Wallaahu a'lam.

---

Nama: Tri Sihono, A.Md.

E-mail: trisihono@uii.ac.id

Fb Akun: hownow@dr.com

HP: +62-8175486383 (Legal IMEI 356984048049717)

Alamat: Perum Bumi Guwosari Indah Blok VIII, Jl. Nakula 1/44, Pringgading RT 05, Guwosari, Pajangan, Bantul 55751, DIY - Indonesia

Home +62-274-6466756

---

“Jihad yang terbaik adalah ‘berkata’ tentang kebenaran kepada penguasa yang dhalim.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

---

Aktifitas:

A. Karir

  • Marketing Unisa Gama & Teknik Gama (1993-1994)
  • Marketing Gama Ganesa (1995)
  • Marketing dan Akademik PEDCE Sultan Agung (1995-1997)
  • Marketing Duta Praska / Advertising (1997)
  • Marketing Duta Loka (1996-1998)
  • Crew Desain Grafis UII Press (1998 - Maret 2011)
  • Staf Humas Rektorat UII (April 2011 - Sekarang)

B. Organisasi Sosial

  • Ketua Lembaga Rumah Pelangi (2007-Sekarang)
  • Staf Litbang Taman Baca Rumah Pelangi Group (2007-Sekarang)
  • Staf Taman Baca Rumah Pelangi I (2007-Sekarang)
  • Marketing SPS TPA Pelangi (1998-Sekarang)
  • Marketing TPAIT Taman Pelangi (1998-Sekarang)

C. Kemasyarakatan/Publik

  • Sekretaris II RT 05 Pringgading, Guwosari, Pajangan, Bantul (2005-2007)
  • Sekretaris I RT 05 Pringgading, Guwosari, Pajangan, Bantul (2012-April 2015)
  • Sekretaris II LPMD Pringgading, Guwosari, Pajangan, Bantul (2009-Desember 2011)
  • Sekretaris I LPMD Pringgading, Guwosari, Pajangan, Bantul (April 2012- Mei 2015)

D. Berkesan

  • Tim Teknis Rintisan Qur'an Karim & Terjemah Artinya UII Penerbit UII Press (2000-2003)
  • Tim Teknis Penyempurna Qur'an Karim & Terjemah Artinya UII Penerbit UII Press (2003-2007)
  • Tim Teknis Rintisan Al Qur'an & Tafsirnya UII - Depag. RI Penerbit UII Press (2000-2007)
  • Tim Teknis Juz Amma & Al Fatichah Versi Zaini Dahlan Penerbit UII Press (2007-2010)
  • Tim Teknis Al Mulk & Yassin Versi Zaini Dahlan Penerbit UII Press (2007-2010)
  • Redaktur Artistik dan Produksi Tabloid Kampus UII News (2006-Sekarang)

---

FP 1430

NIK: 991002401

SK PYBW UII No. 246/A.II/Prs/YBW/IV/2011

Tertanggal 18 April 2011

---

Rasulullah dalam sabdanya pernah menggambarkan bahwa bila beliau adalah kota ilmu, maka Ali adalah pintunya.

"Hai Ali, manakah yang lebih mulia, ilmu atau harta benda, dan terangkan sebab-sebabnya?'' ujar salah seorang Khawarij dari mereka. Di antara 10 jawaban sayyidina Ali adalah, ''Pengetahuan dan ilmu adalah warisan para nabi. Sedangkan harta kekayaan adalah warisan Fir'aun, Qorun, Syadad, dan sejenisnya. Maka, ilmu lebih mulia daripada harta.''

Lalu Ali menguraikan penjelasannya: ilmu lebih mulia daripada harta benda, karena yang memelihara ilmu adalah empunya. Sedangkan harta, empunya harus menjaga. Ilmu lebih mulia daripada harta, karena orang yang berilmu banyak sahabatnya, sedangkan orang yang banyak hartanya lebih banyak musuhnya. Saidina Ali menjelaskan, ilmu lebih mulia daripada harta, karena ilmu bila disebarkan akan bertambah. Tetapi, harta benda jika disebarkan atau dibagikan akan berkurang.

---

Ilmu disebut bermanfaat apabila mengandung kebaikan (maslahat), memiliki nilai-nilai positif bagi sesama manusia ataupun alam. Namun, manfaat tersebut menjadi kecil artinya bila faktanya tidak membuat pemiliknya semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Imam Malik bin Anas RA (wafat 179 H) mendiskripsikan tentang ilmu yang bermanfaat itu. Ia berkata, "Yang disebut ilmu bermanfaat itu bukanlah kepandaian atau banyak meriwayatkan sesuatu (hadis), melainkan nur (cahaya) Allah yang Mahasuci yang dimasukkan ke dalam hati manusia, yang selalu menerangi pemiliknya dalam setiap saat, baik dalam keadaan jelas (zhahir) atau tersembunyi (khali).''

---

Istri yang shalehah adalah yang mampu menghadirkan kebahagiaan di depan mata suaminya, walau hanya sekadar dengan pandangan mata kepadanya. Seorang istri diharapkan bisa menggali apa saja yang bisa menyempurnakan penampilannya, memperindah keadaannya di depan suami tercinta. Dengan demikian, suami akan merasa tenteram bila ada bersamanya.

Mendapatkan istri shalehah adalah idaman setiap lelaki. Karena memiliki istri yang shalehah lebih baik dari dunia beserta isinya. ''Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah istri shalehah.'' (HR Muslim dan Ibnu Majah).

Di antara ciri istri shalehah adalah, pertama, melegakan hati suami bila dilihat. Rasulullah bersabda, ''Bagi seorang mukmin laki-laki, sesudah takwa kepada Allah SWT, maka tidak ada sesuatu yang paling berguna bagi dirinya, selain istri yang shalehah. Yaitu, taat bila diperintah, melegakan bila dilihat, ridha bila diberi yang sedikit, dan menjaga kehormatan diri dan suaminya, ketika suaminya pergi.'' (HR Ibnu Majah).

---

Abu Bakar Ash-Shiddiq dalam khutbah pertama kalinya di atas mimbar berkata, ''Wahai sekalian manusia, apabila kalian melihatku dalam kebenaran, maka bantulah aku. Dan, bilamana kalian melihatku dalam kebatilan, maka cegahlah aku. Taatilah aku selama aku menaati Allah. Namun, apabila aku bermaksiat kepada-Nya, maka tiada alasan bagi kalian untuk menaatiku.''

Setiap Muslim adalah penyeru dakwah kepada Allah. Barangsiapa belajar sesuatu, ia berkewajiban mengamalkan dan mengajarkan orang lain. Inilah dakwah. Ada yang berdakwah dengan kata-kata yang baik, ada pula yang berdakwah dengan persahabatan yang baik, dengan uswah hasanah. Sudah saatnya seorang Muslim tidak lagi hidup dengan disibukkan mengurusi urusan sendiri dan menutup mata pada peristiwa yang menimpa saudara-saudara Muslim lainnya. Tawashi bil haq adalah salah satu ciri Muslim sejati.

---

Copy dan paste sudah menjadi suatu hal biasa yang terjadi di masyarakat, sehingga menjadikan copy paste menjadi suatu budaya baru di kehidupan masyarakat. Hal ini disebabkan oleh banyak hal, seperti dengan berkembangnya internet sekarang ini. Banyak orang merasa lebih mudah untuk mendapatkan suatu informasi dari internet dan kemudian mengcopynya. Contoh, sekarang ini banyak pelajar yang mencari informasi dari internet untuk tugas dan makalahnya dengn mengcopy informasi yang ia butuhkan dari suatu situs yang terdapat diinternet dan kemudian di paste ke document untuk dijadikan reference tugas dan makalah yang akan ia buat. Kemudian, tingkat rasa malas yang tinggi menyebabkan orang lebih sering melakukan copy paste. Secara sadar atau tidak sadar, kemalasan merupakan faktor pendukung (penyebab) berkembangnya copy paste. Dengan bantuan internet, kita dapat dengan mudah, cepat, murah, dan ringkas mendapatkan suatu informasi. Tanpa membutuhkan waktu yang lama dan biaya yang mahal, kita bisa mendapatkan informasi. Coba bandingkan orang yang mencari informasi diinternet kemudian ia copy paste dengn orang yang mencari informasi lewat buku. Pasti orang yang mencari lewat buku membutuhkan waktu yang lama untuk mencari buku yang ia butuhkan, membaca lebih dari satu buku untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan jelas.

Namun, pada dasarnya copy paste adalah suatu perbuatan yang tidak baik, karena dapat merugikan pihak lain. Kita dengan mudahnya mengcopy paste suatu informasi tanpa memikirkan adanya hak cipta. Ada beberapa pihak yang dengan senang hati, tulisannya bisa dicopy paste oleh banyak orang. Tetapi, ada beberapa pihak yang merasa kalau tulisannya dicopy paste, ia merasa tulisannya dicuri (pencurian hak cipta) dan bukan tidak mungkin apabila pihak tersebut merasa dirugikan akibat copy paste yang dikalukan, ia akan melaporkannya pada pihak yang berwajib atas tuduhan pencurian hak cipta. Sehinnga, masalah ini bukan menjadi masalah kecil lagi.

Jadi, janganlah membudayakan copy paste dalam kehidupan kita sehari- hari. Karena, apabila kita sudah terbiasa dengan budaya copy paste, hal tersebut secara langsung maupun tidak langsung akan memberikan dampak yang tidak baik terhadap diri kita.

---

berbagi waktu dengan alam
kau akan tahu siapa dirimu yg sebenarnya
hakikat manusia
tak pernah berhenti berjuang
pecahkan teka-teki malam
tak pernah berhenti berjuang
pecahkan teka-teki keadilan

erros chandra

---

hownow98@ymail.com

No responses yet

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

*