Archive for the 'Motivasi' Category

Jan 08 2014

Atasi Kebobolan Saat Bunga Naik

Published by under Motivasi

RUPANYA Bank Indonesia tahun 2013 senang menaikkan suku bunga. Sepanjang tahun, sudah lima kali suku bunga acuan, BI rate, mengalami kenaikan. Dari 5,25 persen –terakhir Mei- menjadi 7,50 persen pada minggu kedua November.

Hal ini tentu saja berdampak bagi suku bunga kredit perbankan yang ikut terkerek. Alhasil, jika Anda mempunyai pinjaman di bank, bersiaplah membayar beban utang lebih mahal.

Apalagi, jika Anda termasuk nasabah yang berutang dengan menggunakan suku bunga mengambang atau floating (biasanya pada tahun pertama bunga bersifat tetap, setelah itu akan naik atau turun mengikuti kondisi pasar). Dengan begitu, jumlah uang yang harus Anda bayar ke bank, seperti untuk kredit rumah atau pinjaman lain, bakal bertambah.

Bagaimana menyiasatinya agar kantong tidak jebol?

Perencana Keuangan dari Fin-Ally Financial Planning and Consulting, Pandji Harsanto mengatakan dalam kondisi seperti itu, ada dua cara yang bisa digunakan: meningkatkan pendapatan atau mengerem pengeluaran.

"Meningkatkan pendapatan bisa dilakukan dengan mengambil lembur di kantor atau memulai bisnis sampingan di luar pekerjaan tetap," ujar Pandji saat diwawancarai Plasadana.com untuk Yahoo Indonesia.

Namun, mengharapkan pendapatan bertambah dalam waktu singkat, sepertinya musykil. Dengan begitu, mengurangi pengeluaran adalah langkah paling rasional.

Pandji menyarankan agar segera mengevaluasi pos pengeluaran. "Periksa mana yang benar-benar dibutuhkan dan mana yang kurang bermanfaat. Pengeluaran konsumtif seperti biaya hiburan dan belanja sebaiknya dikurangi," ucap dia.


Continue Reading »

No responses yet

Dec 30 2013

In Memoriam: Kaledoskop Pejuang Dakwah 2013

Published by under Motivasi

Untukmu Pejuang Dakwah

Dakwah adalah cinta
cinta akan meminta semuanya darimu
perhatianmu
pikiranmu
jalanmu
dudukmu
bahkan ditengah lelapmu
mimpimupun tentang dakwah
tentang umat yang kau cintai
dakwah akan menyedot energi terbaikmu
sampai tulang belulangmu luluh lantak diseret-seret
yang hancur karena dipaksa berlari...

Hmm...dakwah bukannya tidak melelahkan
bukan tidak membosankan
bukan tidak menyakitkan
bahkan pejuang-pejuang dijalan ini tak sepi dari godaan kefuturan

TIDAK !
justru sakit itu slalu membersamai mereka
hingga hasrat tuk mengeluh tak lagi menggoda
hingga mereka berseri-seri saat menemui Rabbnya
saat mata mendapati indah jannahNya...

timeline fb akun sang syahida, 21 Desember 2011 pukul 5:05

Continue Reading »

No responses yet

Dec 24 2013

Gaji Istri Milik Siapa?

Published by under Motivasi

Tulisan saya sebelumnya mengenai Uang Suami, Uang Istri  ternyata menyisakan beberapa pertanyaan dari pembaca. Di antara pertanyaan yang masih banyak didiskusikan: Apakah penghasilan istri yang bekerja sepenuhnya menjadi hak istri?

Membaca beragam komentar dari pembaca, saya melihat ada dua titik ekstrem. Pertama, yang menganggap gaji istri yang bekerja sepenuhnya hak istri karena dia yang bersusah payah. Tidak bisa diganggu-gugat oleh suami.

Kedua, ada juga yang menulis komentar, jika istri yang bekerja maka gajinya menjadi hak suami. Sebab suami yang memberikan izin pada istrinya untuk bekerja. Dengan begitu, suami berhak meminta gaji tersebut. Setelah itu, suami yang mengatur nafkahnya.

Saya lebih senang agar kita menyelesaikan permasalahan ini bukan dengan “benar” atau “salah”, tapi mencari jalan terbaik bagi kedua belah pihak yang telah memutuskan hidup bersama. Untuk mengingatkan, bisa dilihat kembali paragraf terakhir pada tulisan saya sebelumnya:

Hak adalah batas maksimal yang kita minta. Kewajiban adalah batas minimal yang kita berikan. Karena cinta pada pasangan, kita berikan lebih dari yang diwajibkan atas diri kita. Karena cinta, tak perlu menuntut hak yang terlewat dari pasangan. Bukankah kita sudah memutuskan untuk hidup dalam kebersamaan?

Continue Reading »

No responses yet

Dec 23 2013

Rileksasi Tubuh dan Pikiran

Published by under Motivasi

Dalam buku Ten Minute Stress Relief, Erica Brealey memberikan trik rileksasi dalam yang berguna untuk membuat tubuh dan pikiran rileks, tenang.
Teknik rileksasi ini berdasarkan pada yoga dengan pose savasana. Bertujuan untuk membuat tenang pikiran dan tubuh melalui proses melepaskan ketegangan otot di setiap bagian tubuh.
Rileksasi dengan cara ini akan membantu mengenyahkan kelelahan, meredakan stres, dan simtom terkait stres seperti sakit kepala, migren, dan insomnia.
Berikut adalah teknik yang dilakukan dalam rileksasi dalam.

1. Berbaring dengan posisi telentang.
2. Pejamkan mata dan fokus pada napas Anda
. Tarik napas dalam dan perlahan, hitung hingga empat, lalu hembuskan empat hitungan. Lakukan terus hingga napas Anda menjadi ringan dan rileks.
3. Kemudian alihkan perhatian untuk melepaskan ketegangan dengan secara sadar membuat rilek setiap bagian tubuh. Pertama, pusatkan perhatian pada kaki selama beberapa saat. Rileks sedalam mungkin lalu pindahkan kesadaran ke bagian betis dan ulangi proses tersebut.

Continue Reading »

No responses yet

Dec 23 2013

7 Menit to OR

Published by under Motivasi

Tidak ada waktu untuk berolah raga, karena dikejar deadline, bertemu klien, dan lain sebagainya, menjadi alasan yang paling sering dikemukakan. Akibatnya bisa ditebak. Anda jadi selalu mangkir berolah raga. Sebelum bolos olah raga, coba pertimbangkan untuk berlatih selama tujuh menit. Tujuh menit? Iya, tujuh menit saja!

Menurut Chris Jordan, tujuh menit adalah jumlah waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan program latihan intensitas tinggi. Waktu selama tujuh menit ini dirancang Chris guna membantu kliennya menurunkan berat badan dan tentu saja menjadi bugar. Latihan ini hanya terdiri dari beberapa gerakan dengan pengulangan sebanyak 2-3 kali.

Hasilnya? Selama tujuh menit, Anda akan berkeringat! Otot pun akan banyak dilatih dan beberapa merasakan sakit di hari berikutnya.

Selain waktu yang demikian singkat, hal lain yang Anda butuhkan hanyalah ruangan kecil, sebuah kursi, dan beban tubuh Anda sendiri. Latihan ini, disebutkan CNN Health, berkembang pesat karena efisien dan praktis bagi mereka yang terbatas waktu.

Program latihan ini, ditulis Chris dalam American College of Sports Medicine's Health 7 Fitness Journal. Kombinasi dari aerobik dan latihan beban dengan intensitas ringgi, dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan dengan waktu sedikit ketimbang program tradisional.

Sebelum memulai latihan, perlu diingat untuk melakukan ulangan sebanyak mungkin di setiap gerakan dalam waktu 30 detik, dan beristirahat 10 detik di antaranya. Lalu ulangi 2-3 kali.

Berikut adalah latihan yang diberikan oleh Chris, yang juga direktur fisiologi olahraga di Human Performance Institute.

1. Jumping jacks. Posisi berdiri lalu melompat dengan posisi kaki ke arah samping dan kedua tangan diangkat ke atas. Lakukan gerakan tersebut selama 30 detik.

2. Skuat dengan menopang pada dinding. Latihan ini berguna untuk tubuh bagian bawah. Posisi seperti duduk dengan punggung bersandar pada dinding dan kedua kaki selebar bahu. Tangan dilipat di depan dada, lalu turun secara perlahan, lalu kembali naik.

3. Push up. Berguna untuk melatih tubuh bagian atas.

Continue Reading »

No responses yet

Dec 11 2013

Rekom WHO "MPASI"

Published by under Motivasi

AGE atau USIA: MPASI diberikan pada saat yg tepat, yaitu usia 6 bulan. Jika MPASI diberikan sebelum usia 6 bulan resikonya antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Pemberian makan setelah bayi berumur 6 bulan memberikan perlindungan besar dari berbagai penyakit. Hal ini disebabkan sistem imun bayi kurang dari 6 bulan belum sempurna. Pemberian MPASI dini sama saja dengan membuka pintu gerbang masuknya berbagai jenis kuman, apalagi jika tidak disajikan higienis. Hasil riset terakhir di Indonesia menunjukkan bahwa bayi yang mendapatkan MPASI sebelum ia berumur 6 bulan, lebih banyak terserang diare, sembelit, batuk-pilek, dan panas dibandingkan bayi yang hanya mendapatkan ASI Eksklusif.
  2. Menyulitkan ibu mempertahankan produksi ASI karena bayi yang sudah mendapatkan MPASI biasanya akan berkurang kebutuhan menyusunya
  3. Saat bayi berumur 6 bulan keatas, sistem pencernaannya sudah relatif sempurna dan siap menerima MPASI. Beberapa enzim pemecah protein seperti asam lambung, pepsin, lipase, enzim amilase, dsb baru akan diproduksi sempurna pada saat ia berumur 6 bulan.
  4. Mengurangi resiko terkena alergi akibat pada makanan. Saat bayi berumur kurang dari 6 bulan, sel-sel di sekitar usus belum siap untuk kandungan dari makanan. Sehingga makanan yg masuk dapat menyebabkan reaksi imun dan terjadi alergi.
  5. Pemberian ASI Eksklusif selama 6 bulan akan mencegah potensi obesitas pada anak
  6. Menunda pemberian MPASI hingga 6 bulan melindungi bayi dari obesitas di kemudian hari. Proses pemecahan sari-sari makanan yg belum sempurna. Pada beberapa kasus yg ekstrim ada juga yg perlu tindakan bedah akibat pemberian MPASi terlalu dini. Dan banyak sekali alasan lainnya mengapa MPASI baru boleh diperkenalkan pada anak setelah ia berumur 6 bulan


Kalau MPASI diberikan terlambat resikonya: bayi tidak mendapat cukup nutrisi untuk pertumbuhan, tumbuh kembang lebih lambat lambat, malnutrisi dan defisiensi gizi seperti zat besi. Continue Reading »

No responses yet

Dec 11 2013

Teknik Minjamin Doku

Published by under Motivasi

KEHIDUPAN sosial kadang membuat kita merasa tak enak hati untuk menolak permintaan sahabat ataupun saudara yang ingin meminjam uang. Apalagi peminjamnya sungguh-sungguh membutuhkan. Masalahnya, salah perhitungan bisa berakibat fatal. Niat baik ingin membantu, malah jadi bencana pada diri sendiri karena rencana keuangan berantakan.

Perencana Keuangan dari MONEYnLOVE, Freddy Pieloor mengatakan, meminjamkan uang harus dilakukan dengan hati-hati. Sebab, dalam rumus perencanaan keuangan, tidak ada alokasi dana yang khusus disediakan untuk meminjamkan.

Kalaupun dalam situasi tertentu Anda terpaksa memberikan pinjaman, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, periksa kesehatan keuangan Anda. Apakah semua pos kebutuhan sudah terpenuhi. Utamanya, terkait biaya pembayaran utang, belanja sosial, investasi, pendidikan, asuransi, dan belanja rumah tangga.

Continue Reading »

No responses yet

Oct 25 2013

Labbaik

Published by under Motivasi

Labbaik Allahumma Labbaik, Labbaik, La Shareek Laka, Labbaik.

Innal Hamdah, Wan Nematah, Laka wal Mulk, La Shareek Laka Labbaik

Siapa yang tak mau menjadi tamu Allah alias naik haji?

Sebagai umat muslim, pasti Anda memiliki keinginan untuk mengerjakan rukun Islam kelima tersebut. Menunaikan ibadah haji adalah bentuk ibadah tahunan yang dilaksanakan kaum muslim sedunia bagi yang mampu baik secara materi, fisik, dan kesiapan hati dengan berkunjung dan melaksanakan rukun haji pada bulan Dzulhijjah.

Saat ini banyak sekali program tabungan haji yang ditawarkan oleh bank syariah ataupun konvensional, cukup dengan dana terbatas Anda dapat membuka jenis tabungan ini. Ada cara lain agar dana haji dapat tercapai, yaitu dengan inventasi di reksadana syariah. Tentukan jangka waktu dan target jumlah dana haji yang ingin dicapai, dan perhitungkan inflasi juga.

Bisa juga dengan hanya mempersiapkan DP awal agar mendapatkan kursi dari departemen agama. Pada tahun 2012, minimal DP keberangkatan ibadah haji adalah sebesar Rp25juta. Nah sisa Dana Haji dapat dikumpulkan sambil menunggu waktu keberangkatan, maklum waiting list saat ini bisa 8 tahun sampai 12 tahun.

Dalam menghitung Dana Haji, tidak hanya biaya keberangkatannya saja, ada beberapa pengeluaran yang harus dianggarkan seperti biaya mengaji sebelum dan sesudah keberangkatan, biaya oleh-oleh untuk tetangga serta kerabat dan inilah yang biasanya membuat membengkaknya biaya haji. Meskipun secara Islam tidak mewajibkan ritual tersebut, tapi karena tradisi di Indonesia seperti itu maka tidak ada salahnya dianggarkan.

Saatnya kita memenuhi panggilan itu dengan mempersiapkan secara fisik, pengetahuan dan keuangan sehingga tak hanya menggerutu “Dana Haji oh Dana Haji..”

Continue Reading »

No responses yet

Jun 30 2013

Aku dan 3 istriku

Published by under Motivasi

Ketika poligami menjadi sesuatu yang menakutkan, kami sudah menjalaninya dengan menyenangkan. Aku dikaruniai 3 istri yang sangat mendukung perjuanganku. Ketiga istriku saling bersinergi menghadirkan surga di dunia ini menuju surga sebenarnya nanti.

Aku menikahi istri pertamaku pada saat usiaku masih sangat belia. Aku jatuh hati pada pandangan pertama. Tak perlu waktu lama untuk memproses pernikahanku. Istri pertamaku sangat sayang kepadaku, ia selalu menuntun dan membimbingku setiap aku ditimpa masalah dalam hidup. Aku tak akan pernah kehilangan cinta kepadanya.

Istri pertamakulah yang menunjukkan aku pada calon istri keduaku. Aku banyak mengetahui dia dari istri pertamaku itu. Begitu banyak hal yang menarik yang ditunjukkan calon istri keduaku itu, maka tak perlu waktu lama, akupun segera menikahinya. Aku begitu bersemangat, bergairah hidup bersama keduanya.

Tak berhenti sampai disini kebahagiaanku. Kedua istriku itu membujukku untuk segera memperistri seorang akhwat shalihah yang aku sendiri belum pernah mengenal dia sebelumnya, kecuali dari selembar biodata dan sehelai pas foto hitam putih ukuran 4×6. Bahkan usiaku belum genap 22 tahun saat itu. Tapi karena aku sudah sangat percaya kepada kedua istriku itu, maka dengan mengucap bismillah aku menikahi istri ketigaku.

Alhamdulillah lengkap sudah kebahagiaanku, apalagi di kemudian hari dari rahimnya terlahir 5 orang anak yang lucu-lucu. Tapi dibanding yang lainnya, istri ketiga ini paling banyak berkorban. Demi kedua istriku sebelumnya, dia lebih banyak mengalah untuk memberiku waktu lebih banyak bersama mereka. Dia sudah tahu bahwa aku menikahi istri pertama dan kedua atas dasar cinta, tapi aku menikahi istri ketigaku atas dasar cintaku pada kedua istriku pertamaku itu. Cinta itu baru tumbuh belakangan, setelah kutahu bahwa dia begitu cinta kepadaku. Istriku ketigaku pun sangat hormat, cinta dan sayang kepada dua istri pertamaku.

Istri pertamaku bernama Ilmu, dia begitu bercahaya dihatiku. Istri keduaku bernama Dakwah, ia begitu menginspirasi gerak kehidupanku. Dan istri ketigaku itulah istriku sebenarnya, yang rela menikah denganku atas bimbingan Ilmu dan Dakwah . Semoga cinta ini kekal hingga ke surga.

Sumber

No responses yet