Archive for the 'Hikmah' Category

Aug 03 2007

Lidah

Published by under Hikmah

''Siapa yang menahan lidahnya, pasti Allah menutupi auratnya, siapa yang dapat menahan amarahnya, pasti Allah akan melindunginya dari siksa-Nya, dan siapa yang memohon ampunan kepada Allah, pasti Allah menerima permohonan ampunannya.'' (HR Ibnu Abu Dunya).
Bahaya lidah sangat besar dan tidak ada orang yang bisa selamat darinya kecuali orang yang diam. Oleh sebab itu, Rasulullah SAW bersabda, ''Siapa yang diam, pasti selamat.'' (HR Tirmidzi).
Menjaga lidah memang tidak mudah. Salah satu dampak dari bahaya lidah adalah banyaknya fitnah yang bermunculan di mana-mana, hampir tak ada satu tempat pun di dunia ini yang selamat dari fitnah akibat lidah. Benar apa kata peribahasa bahwa lidah lebih tajam dari pedang. Continue Reading »

No responses yet

Aug 02 2007

Kesejahteraan

Published by under Hikmah

Secara kodrati, manusia senantiasa memimpikan keadaan sejahtera. Kesejahteraan biasa digambarkan sebagai kebahagiaan, ketenangan, dan kenyamanan yang dirasakan selama menjalani hidup dan kehidupan.
Dalam konsep kehidupan bernegara, manusia juga ingin sejahtera dalam berbagai hal. Kesejahteraan tersebut tentu akan dapat diperoleh jika syarat-syaratnya terpenuhi. Continue Reading »

No responses yet

Jul 31 2007

Syukur Itu Indah

Published by under Hikmah

''Sesungguhnya Allah mempunyai karunia terhadap manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.'' (QS Al-Baqarah [2]: 243). Bisa jadi selama ini kita menjalani kehidupan tanpa rasa syukur. Kita merasa semua yang kita dapat sudah selayaknya menjadi hak kita. Karena itu, ketika kita tidak mendapatkan sesuatu yang kita inginkan, kita menjadi kesal. Mungkin juga kecewa, lalu mencela kehidupan.
Kita sering memusatkan perhatian pada keinginan kita, meski sebenarnya apa yang kita inginkan itu tidak kita butuhkan. Perhatian kita tidak berpusat pada apa yang telah menjadi milik kita. Akibatnya, kita masih merasa kurang dengan apa yang kita miliki saat ini. Selain itu, kita cenderung membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita menganggap orang lain lebih beruntung. Continue Reading »

No responses yet

Jul 30 2007

Rahib yang Berlebihan

Published by under Hikmah

Di antara gaya hidup yang dilarang oleh Rasulullah SAW adalah gaya hidup rahib yang berlebihan, hanya memedulikan hasrat sendiri, serta tidak memedulikan orang lain dan lingkungan sekitar. Rahib demikian lebih suka menyendiri, hanya beribadah untuk diri sendiri, sementara orang lain yang seharusnya juga ia perhatikan terabaikan.
Salah seorang sahabat yang pernah mempraktikkan gaya hidup rahib berlebihan adalah Abu Darda. Suatu saat, Salman bertandang ke rumah Abu Darda dan mendapati istrinya sedang bermuram durja. Ketika Salman bertanya, istri Abu Darda mengatakan bahwa suaminya selalu berpuasa setiap hari dan kalau malam selalu shalat tanpa pernah tidur sebentar pun. Continue Reading »

No responses yet

Jul 27 2007

Mengumpat

Published by under Hikmah

''Orang mukmin bukanlah orang yang suka menghina, suka mengutuk, suka melakukan perbuatan keji, dan mengatakan perkataan yang kotor.'' (HR Tirmidzi).
Rasulullah SAW mengecam orang yang saling mengumpat dan saling mencaci-maki. ''Dua orang yang saling mencaci-maki, dosa cacian yang mereka ucapkan ditimpakan kepada mereka berdua, sampai orang yang teraniaya (orang yang mulai dimaki) melampaui batas.'' (HR Muslim). Apalagi jika yang saling mencaci maki itu sesama kaum Muslim, menurut Rasulullah, ini adalah suatu kefasikan. (HR Bukhari dan Muslim). Juga perhatikan firman Allah SWT, ''Wahai orang-orang beriman bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar.'' (QS Al Ahzab [33] : 70). Continue Reading »

No responses yet

Jul 26 2007

Pohon Amal

Published by under Hikmah

''Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu.'' (QS Al Qashash [27]: 77).
Bagi manusia beriman, pohon amal adalah sebuah keajaiban di luar batas nalar manusia. Buah dari pohon amal itu jumlahnya jauh lebih banyak dari yang pernah kita bayangkan. Itu terjadi semata-mata karena kemurahan Allah seperti dijanjikan dalam firman-Nya, ''Perumpamaan mereka yang menyumbangkan harta di jalan Allah seperti sebutir biji menumbuhkan tujuh bulir, pada setiap bulir menghasilkan seratus biji. Allah melipatgandakan bagi yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.'' (QS Al Baqarah [2]: 261). Continue Reading »

No responses yet

Jul 25 2007

Hina

Published by under Hikmah

Suatu hari Syaqiq al-Balkhi bertanya kepada Ibrahim bin Adham, ''Bagaimana model kehidupan Anda?'' Ibrahim menjawab, ''Jika kami memperoleh rezeki kami bersyukur, jika tidak maka kami bersabar.'' ''Itu sama halnya dengan kebiasaan anjing-anjing di Khurasan,'' timpal Syaqiq. Ibrahim bertanya, ''Memangnya bagaimana model kehidupan Anda?'' Continue Reading »

No responses yet

Jul 23 2007

Cinta dan Persatuan

Published by under Hikmah

''Tiada beriman seseorang di antara kamu, sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.'' (HR Bukhari Muslim).
Islam begitu memperhatikan pentingnya persatuan yang berlandaskan cinta dan kasih sayang. Nabi Muhammad mengibaratkan indahnya persatuan itu seperti halnya bangunan yang antara komponen yang satu dengan yang lainnya saling menyatu dan menguatkan. Atau seperti halnya tubuh manusia, di mana jika ada satu bagian tubuh yang sakit, maka yang lainnya juga ikut merasakan. Continue Reading »

No responses yet

Jul 21 2007

Menjaga Kebersihan

Published by under Hikmah

''Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.'' (QS Albaqarah [2]: 222). Islam mengajarkan kepada umatnya cara hidup bersih dan suci. Bersih dalam arti fisik, bebas dari najis. Suci dalam arti senantiasa menjaga diri tidak berhadas. Dan setiap kali mukmin hendak beribadah, maka disyaratkan baginya untuk bersih dan suci.
Dalam sebuah hadis diriwayatkan, Rasulullah SAW pernah bertanya kepada sahabat Bilal RA tentang rahasianya sehingga Rasulullah SAW mendengar terompah sahabatnya tersebut di surga. Bilal RA mengatakan bahwa dia selalu menjaga wudlunya. Setiap kali batal wudlu, sahabat Nabi ini wudlu lagi lalu shalat dua rakaat. Continue Reading »

No responses yet

Jul 17 2007

Kenyang

Published by under Hikmah

''Tidak ada bejana yang yang diisi anak Adam yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam untuk menegakkan tulang punggungnya. Sepertiga perutnya untuk makanannya, sepertiga untuk minumnya dan sepertiga lagi untuk nafasnya.'' (HR At Tirmidzi) Makan, sesungguhnya jelas tidak hanya sekadar penghalau rasa lapar. Apalagi saat ini. Makan menjadi bagian dari gaya hidup dan tujuan kesenangan serta gengsi. Maka tempat-tempat makan prestisiuspun tak pernah sepi dari pengunjung. Bahkan, ada yang memesan kursi jauh sebelumnya. Continue Reading »

No responses yet

« Prev - Next »