Archive for the 'Hikmah' Category

Dec 23 2012

Momentum Dzulhijjah

Published by under Hikmah

Kasih sayang Allah kepada hamba-Nya memang tak kenal henti. Setelah kita dimanjakan dengan obral pahala dan ampunan pada bulan Ramadhan, kini kesempatan yang sama kembali hadir. Kasih sayang Allah yang spesial kembali tersaji pada bulan Dzulhijjah. Continue Reading »

No responses yet

Sep 16 2012

Akhlak Terpuji

Published by under Hikmah

Begitu pentingnya akhlak terpuji, sampai-sampai Rasulullah SAW pada satu kesempatan berdoa, ''Ilahi, tunjukkan aku pada akhlak terpuji, karena tidak ada yang bisa menunjukkannya kecuali hanya Engkau. Hindarkan aku dari akhlak tercela, karena tidak ada yang bisa menghindarkannya selain Engkau.'' (HR Ibnu Abid-Dunya).
Keberhasilan Rasulullah membangun umat bukan lantaran kecanggihan teknologi, kekuatan angkatan perang, persenjataan tangguh, dan kecakapan orang-orang terdekatnya. Agama baru yang diperkenalkan Rasulullah berhasil dianut bermiliar orang hingga hari ini, karena Nabi mengerti bagaimana cara memperkenalkannya dan mampu meluluhkan hati yang membatu. Akhlak terpuji yang selalu ditunjukkan Nabi dalam segenap sisi kehidupannya membuat agama ini lebih mudah dan lebih cepat menyebar memasuki hati manusia dari ufuk timur ke ufuk barat. Continue Reading »

No responses yet

May 30 2011

Hidup Indah Peduli

Published by under Hikmah

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah. Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya. Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian. Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya. Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah. Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya. Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis. Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Ku bersyukur mendapatkan engkau kawan.
Ku berharap ini tak kan bias.
Ku berharap ini kan nyata.
Satu yang ku harapkan darimu teman
Jadikan hidup ini indah dengan kepedulian
Kepedulianmu terhadap sekelilingmu
Kepedulianmu terhadap temanmu kawan

Syukron
by Milad kepala_4

--- Continue Reading »

No responses yet

Feb 21 2008

Peka

Published by under Hikmah

Dalam sebuah hadis dikisahkan ada seseorang mendapatkan kebahagian di akhirat lantaran seekor anjing. Dia memberikan air buat anjing yang sedang kehausan dan sekarat, karena tak mendapatkan air selama berhari-hari.
Sementara dalam kisah lain diungkapkan, seorang wanita akan mendapatkan kehinaan di hari akhir, karena dia membiarkan kucing piaraannya tidak diberi makan dan minum. Kucing itu menemui ajal karena kelaparan. Continue Reading »

No responses yet

Feb 20 2008

Ikhlas

Published by under Hikmah

Ikhlas adalah melakukan amal, baik perkataan maupun perbuatan ditujukan untuk Allah semata. Alquran menyuruh kita ikhlas (QS Yunus [10]: 105). Rasul SAW mengingatkan, ''Allah tidak menerima amal kecuali apabila dilaksanakan dengan ikhlas untuk mencari ridha Allah semata.'' (HR Abu Dawud dan Nasa'i). Imam Ali RA juga berkata, ''Orang yang ikhlas adalah orang yang memusatkan pikirannya agar setiap amal diterima oleh Allah.'' Continue Reading »

No responses yet

Feb 19 2008

Empati

Published by under Hikmah

Abu 'Amr Jarir bin Abullah Al-Bajali, salah satu sahabat Rasulullah SAW, bercerita pada suatu tengah hari yang terik, tuturnya, dia bersama dengan beberapa orang sahabat yang lain berkumpul bersama Rasulullah.
Belum lama berselang, dari kejauhan tampak beberapa orang yang datang mendekati mereka. Semakin dekat, tampaklah bahwa yang datang itu ternyata orang-orang suku Mudhar. Mereka datang dalam keadaan yang memprihatinkan. Pakaian mereka compang-camping dan sobek di sana-sini. Di pinggang mereka tergantung pedang-pedang yang berkilatan. Melihat keadaan mereka, roman muka Rasulullah SAW berubah muram. Ada perasaan iba yang tampak di wajah beliau yang putih bersih itu. Beliau merasa tidak tega melihat keadaan mereka yang tampak begitu membutuhkan bantuan itu. Continue Reading »

No responses yet

Feb 16 2008

Curhat Pada Allah

Published by under Hikmah

''Wahai anak, jagalah Tuhanmu, niscaya Ia akan menjagamu. Jagalah Tuhanmu, niscaya engkau akan mendapatkan-Nya di hadapanmu. Jika kamu mengetahui Allah di kala senang, maka Ia mengetahuimu di kala susah. Bila kamu memohon, mohonlah kepada Allah. Jika kamu meminta pertolongan, mintalah tolong kepada Allah Taala.
Bila kamu mampu berbuat demi Allah dengan ridha dalam keyakinan, maka lakukanlah. Dan bila kamu tidak mampu, sesungguhnya dalam kesabaran terhadap sesuatu yang kamu benci terdapat banyak kebaikan. Ketahuilah kemenangan bersama kesabaran dan kelonggaran bersama kesusahan. Sesungguhnya di samping kesukaran ada kemudahan, dan yang sukar tidak selamanya mengalahkan yang mudah.'' (Wasiat Rasulullah dalam Haji Wada') Continue Reading »

No responses yet

Feb 14 2008

Pribadi Muslim

Published by under Hikmah

Dalam sebuah majelis, Rasulullah SAW pernah ditanya para sahabat. ''Ya Rasulullah, apa ciri-ciri pribadi Muslim?'' Rasulullah menjawab, ''Ciri-ciri Muslim itu, apabila dia melihat kamu, maka dia mendekat kepadamu, kemudian dia menyegerakan salam. Lalu kau lihat tampak pada wajahnya selalu tersenyum. Lalu, dia akan lebih awal menjulurkan tangannya untuk bersalaman. Kalau kau dekat dengan dia, kau mencium wanginya. Kalau kau bicara dengan dia perhatikan baik-baik, pasti dia mengajakmu selamat dunia akhirat. Mau berbicara tentang apa saja, pada akhirnya mengajak kamu selamat di akhirat. Kalau berurusan dengannya, dia permudah. Itulah ciri-ciri pribadi Muslim.'' (Muttafaq 'Alaih). Continue Reading »

No responses yet

Aug 06 2007

Qawwamah

Published by under Hikmah

''Kaum laki-laki itu adalah pemimpin (Qawwamun) bagi kaum wanita,'' (QS An-Nisa[4]:34)
Ayat di atas ketika menyatakan suami adalah pemimpin istrinya, tidak menggunakan kalimat ar-rijalu saadatun ala nisa (lelaki adalah tuannya wanita), tapi menggunakan kata qawwamun (Penanggung jawab). Secara bahasa, kata qawwamun adalah yang lebih layak untuk berdiri atas sesuatu, sebagai penanggung jawab untuk memikulnya dan menajganya. Sehingga suami adalah yang bertaggungjawab memberikan nafkah, memberikan bimbingan dan arahan, mendengarkan segala keluhan dan masalah-masalahnya, menghindarkan dia dari perbuatan maksiat dan membimbingnya untuk senantiasa taat kepada Allah SWT.
Kata Qawwamun dalam Alqur`an menunjuk kepada makna mubalaghah (lebih). Inipun bukan menunjuk kepada lebih segalanya dari perempuan, di mana dengan kepemimpinannya dia berhak berbuat semena-mena, walau sampai harus melanggar hak-hak istri. Continue Reading »

No responses yet

Aug 04 2007

Ragu-ragu

Published by under Hikmah

''Sesungguhnya orang-orang mukmin yang sebenarnya adalah mereka yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu, dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.'' (QS Al-Hujurat [49]: 15). Continue Reading »

No responses yet

Next »