Archive for the 'Hikmah Ilmu' Category

Jan 05 2014

BIDADARI SURGA

Published by under Hikmah Ilmu

Prolog

Kenikmatan surga adalah kenikmatan abadi yang diberikan Allah swt kepada hamba-Nya yang beriman dan bertaqwa kepada-Nya. Kenikmatan surga belum pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga dan terdetik dalam hati, sebagaimana sabda Rasulullah saw dalam hadits qudsi :
Rasulullah n bersabda, Allah swt berfirman, "Telah Aku sediakan buat hamba-hamba-Ku yang soleh, sesuatu yang belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah terdengar oleh telinga dan tidak terdetik dalam hati manusia."

Salah satu nikmat yang diberikan Allah kepada hamba-Nya yang soleh adalah berupa istri-istri yang cantik jelita atau bidadari (hurun ‘in), yang kecantikannya tidak dapat dikalahkan oleh wanita tercantik di dunia ini. Seandainya satu saja bidadari itu turun ke dunia ini, maka semua orang pasti berlomba lomba untuk mendapatkannya. Tapi ingat, itu hanyalah akan didapatkan oleh orang-orang yang senantiasa taat, patuh dan tunduk terhadap semua perintah Allah, dan menjauhi segala macam larangan-Nya.

Definisi
Secara bahasa, bidadari berasal dari kata hurun dan ‘in. Hurun : putih dan ‘in, maksudnya matanya besar dan berwarna kekuning-kuningan.
Istilah : Mereka adalah wanita muda usia yang cantik mempesona, kulitnya mulus dan biji matanya sangat hitam. Dan mereka dijodohkan tanpa melewati proses pernikahan.

Bahan bakunya
Mereka diciptakan dari Za’faran. Sebagaimana diriwayatkan dari Anas bin Malik dari nabi Muhammad n yang bersabda,
“Bidadari-bidadari bermata jelita diciptakan dari Za’faran.”

Ciri Fisik

Mahkotanya
“Berangkat pagi-pagi atau siang di jalan Allah lebih baik dari pada dunia dan isinya. Dan sungguh, satu jarak busur kalian, lebih baik dari surga atau tempat kait yaitu tengahnya lebih baik dari pada dunia dan isinya. Kalaulah seorang wanita penduduk surga menampakkan dirinya kepada penduduk dunia, niscaya dia akan menerangi antara keduanya dan bumi akan penuh dengan wewangian. Dan sungguh, mahkotanya lebih baik dari pada dunia dan isinya.”

Rambutnya
Rambut bidadari itu sangat panjang dan bagus. Sebagaimana kata Abdullah bin Amru bin Al ‘Ash,
“Sungguh rambut bidadari yang bermata jelita itu lebih panjang daripada sayapnya burung garuda.”

Matanya
Mata bidadari sangat putih dan korneanya sangat hitam, Al Hasan berkata,
“Al huur itu sangat putih matanya, dan sangat hitam korneanya.”

Mukanya
Wajah bidadari begitu cerah dan bercahaya, sebaimana Ja’far bin Muhammad berkata,
“Hakim bertemu dengan Hakim dengan di Mausil, kemudian berkata padanya, “Apakah engkau rindu dengan bidadari yang bermata jelita? Dia jawab, “Tidak”. Kemudian ia berkata, “Rindulah pada mereka, karena cahaya wajah mereka adalah cahaya dari Allah” Kemudian tiba-tiba ia pingsan dan dibawa ke rumahnya, kami mengembalikannya selama sebulan.”
Berkata ‘Atho As-Salmi kepada Malik bin Dinar, “Wahai Abu Bahir, kami sangat rindu. Kemudian Malik berkata, “Di surga ada bidadari yang bersenang-senang dengan para penghuni surga karena kecantikannya. Kalaulah Allah tidak menuliskan atas mereka untuk tidak mati, pastilah mereka mati di akhir hayat mereka dalam kecantikan. Atho selalu ingat perkataan Malik selama empat puluh tahun.

Continue Reading »

No responses yet

Feb 07 2013

Kurikulum 2013

Published by under Hikmah Ilmu

Strukturnya

Dalam teori kurikulum (Anita Lie, 2012) keberhasilan suatu kurikulum merupakan proses panjang, mulai dari kristalisasi berbagai gagasan dan konsep ideal tentang pendidikan, perumusan desain kurikulum, persiapan pendidik dan tenaga kependidikan, serta sarana dan prasarana, tata kelola pelaksanaan kurikulum --termasuk pembelajaran-- dan penilaian pembelajaran dan kurikulum.

Struktur kurikulum dalam hal perumusan desain kurikulum, menjadi amat penting. Karena begitu struktur yang disiapkan tidak mengarah sekaligus menopang pada apa yang ingin dicapai dalam kurikulum, maka bisa dipastikan implementasinya pun akan kedodoran.

Continue Reading »

No responses yet

Feb 16 2008

Menuntut Ilmu

Published by under Hikmah Ilmu

Islam mengajarkan menuntut ilmu itu berlangsung seumur hidup. Tidak dikenal batasan waktu dalam mencarinya. Rasulullah mengajarkan, ''Menuntut ilmu hukumnya wajib bagi setiap Muslim.'' (HR Thabrani). Dalam hadis dengan perawi lain, Rasulullah SAW juga menekankan hal yang sama. ''Tuntutlah ilmu dari masa buaian sampai menjelang masuk liang kubur.'' (HR Bukhari).
Wahyu Rasulullah sendiri merupakan uswah pertama dalam menuntut ilmu. Wahyu pertama yang beliau terima adalah perintah untuk menjadi orang berilmu melalui membaca (QS Al-Alaq [96]: 1-5). Alquran dibaca supaya hidup teratur, sejarah dibaca supaya tahu peninggalan para leluhur, dan alam dibaca supaya lahir karya-karya yang luhur. Melalui bacaan ilmu pengetahuan diperoleh dan seseorang menjadi bijak dalam tutur kata dan perbuatan. Continue Reading »

No responses yet

Aug 01 2007

Keutamaan Ilmu

Published by under Hikmah Ilmu

Sepuluh orang Khawarij datang mengunjungi tempat Saidina Ali bin Abi Thalib. Mereka bermaksud menguji sejauh mana kedalaman ilmu yang dikuasai oleh Ali bin Abi Thalib. Mereka penasaran karena Rasulullah dalam sabdanya pernah menggambarkan bahwa bila beliau adalah kota ilmu, maka Ali adalah pintunya.
"Hai Ali, manakah yang lebih mulia, ilmu atau harta benda, dan terangkan sebab-sebabnya?'' ujar salah seorang dari mereka. Di antara 10 jawaban sayyidina Ali adalah, ''Pengetahuan dan ilmu adalah warisan para nabi. Sedangkan harta kekayaan adalah warisan Fir'aun, Qorun, Syadad, dan sejenisnya. Maka, ilmu lebih mulia daripada harta.'' Continue Reading »

No responses yet

Jul 20 2007

Ilmu yang Bermanfaat

Published by under Hikmah Ilmu

Ilmu disebut bermanfaat apabila mengandung kebaikan (maslahat), memiliki nilai-nilai positif bagi sesama manusia ataupun alam. Namun, manfaat tersebut menjadi kecil artinya bila faktanya tidak membuat pemiliknya semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Imam Malik bin Anas RA (wafat 179 H) mendiskripsikan tentang ilmu yang bermanfaat itu. Ia berkata, "Yang disebut ilmu bermanfaat itu bukanlah kepandaian atau banyak meriwayatkan sesuatu (hadis), melainkan nur (cahaya) Allah yang Mahasuci yang dimasukkan ke dalam hati manusia, yang selalu menerangi pemiliknya dalam setiap saat, baik dalam keadaan jelas (zhahir) atau tersembunyi (khali).'' Continue Reading »

No responses yet

Nov 27 2006

Ilmu dan Iman

Published by under Hikmah Ilmu

Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang orang yang beriman diantara kamu dan orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Qs Al-Mujadillah:11).
Ayat diatas sesungguhnya memberi pesan yang dalam kepada kita sebagai manusia,perlu diingat bahwa kitalah makhluk yang di ciptakan sesempurna mungkin oleh Allah SWT,salah satu kelebihan kita dari makhluk lainnya adalah dengan diberikanya akal pikiran dan hawa nafsu. Namun sungguh naaslah manusia yang menggunakan kelebihan tersebut dengan tidak benar. Orang yang mempunyai ilmu pengetahuan dan dilandasi oleh iman yang kuat, maka mereka cenderung akan perubahan yang terjadi di sekelilingnya dengan bijaksana dan adil. Continue Reading »

No responses yet

Nov 21 2006

Mengamalkan Ilmu

Published by under Hikmah Ilmu

Islam mendorong Muslim untuk belajar dan menuntut ilmu. Menuntut ilmu bagi Muslim bukan sekadar kewajiban yang berlaku sepanjang hayat (long life education), tetapi dinilai sebagai ibadah yang dipersembahkan kepada Yang Maha Berilmu.
Menuntut ilmu membuka kesempatan bagi Muslim untuk mendapatkan surga Allah, seperti hadis: ''Siapa meniti jalan menuntut ilmu, Allah akan memudahkan jalannya menuju surga.'' (HR Muslim). Orang yang menuntut ilmu sama kedudukannya dengan jihad fi sabilillah; ''Siapa keluar untuk menuntut ilmu, maka ia berada di jalan Allah (fi sabilillah) sampai ia kembali.'' (HR Tirmidzi). Continue Reading »

No responses yet

May 24 2006

Menuntut Ilmu

Published by under Hikmah Ilmu

Alquran telah lebih dulu berbicara tentang keutamaan orang yang mencari ilmu. Rasulullah pun menggambarkan tentang keutamaan orang yang menuntut ilmu dalam hadis-hadis sahihnya.
''Allah akan meninggikan beberapa derajat orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang berilmu pengetahuan. Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.'' (QS Al-Mujadilah (58): 11).
''Seseorang yang menempuh satu jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.'' (HR Bukhari). Namun, ilmu harus dipertanggungjawabkan. Adalah suatu kewajiban bagi seorang yang berilmu untuk mengamalkan ilmunya, mengajarkan ilmunya dengan ikhlas, dan tidak menyembunyikannya agar orang lain dapat memanfaatkan serta mengamalkannya.
Rasulullah SAW bersabda, ''Seseorang yang ditanya tentang suatu ilmu kemudian ia menyembunyikannya (tidak mau menjawabnya), maka pada hari kiamat ia akan dicambuk dengan cambuk dari api neraka.'' (HR Abu Dawud dan Tirmidzi). Continue Reading »

No responses yet

Sep 12 2005

Mengukur Ilmu

Published by under Hikmah Ilmu

Ibnul Qayyim Al Jauziyyah pernah berkata, ''Hendaknya kita mengukur ilmu bukan dari tumpukan buku yang kita habiskan. Bukan dari tumpukan naskah yang kita hasilkan. Bukan juga dari penatnya mulut dalam diskusi tak putus yang kita jalani. Tapi dari amal yang keluar dari setiap desah napas kita.''
Lewat kalimat tersebut Ibnul Qayyim ingin menekankan bahwa ilmu itu hadir untuk menciptakan amal. Ilmu yang tidak menghasilkan amal, sama sekali tidak berguna. Allah SWT mewajibkan manusia untuk selalu beramal. ''Beramallah kamu, sesungguhnya Allah, Rasul-Nya dan orang-orang Mukmin akan melihat amal kamu, dan kamu akan dikembalikan kepada Allah yang mengetahui perkara ghaib dan nyata. Maka Allah akan memberitahukan apa yang telah kamu kerjakan.'' (QS At Taubah:105). Continue Reading »

No responses yet