Jan 22 2014

Tips ber_Kemeja

Published by at 9:08 am under Perlu Diketahui

Betul, siapa yang tidak ingin penampilan menjadi kuncian agar diri menjadi terlihat menarik? Jika Anda termasuk pria yang gemar memakai kemeja apa adanya, selalu memakai kemeja yang sama setiap hari, bahkan warnanya sudah memudar, buang kebiasaan itu dari sekarang. Penampilan bukan menyoal nyaman atau tidak, tapi juga harus mempertimbangkan nilai kecocokannya dengan Anda. Terutama saat bekerja (kecuali diwajibkan memakai seragam atau bebas bergaya kasual), kemeja merupakan salah satu pakaian yang penting untuk diperhatikan.

Memilih kemeja yang cocok tidak hanya dari ukuran dan desainnya saja. Saat memilih kemeja, seorang pria dapat melihat warna dan motif yang pantas bagi dirinya. Mengenakan kemeja dengan warna dan motif yang pas sudah pasti akan memberi nilai lebih bagi diri seorang pria. Tidak hanya meningkatkan kredibilitasnya saja, tapi juga dipercaya mampu menarik perhatian wanita. Apalagi tentang warna, banyak penelitian psikologis telah membuktikan, warna pakaian yang dikenakan seseorang dapat mempengaruhi mood orang tersebut.

Memilih warna yang tepat
Sebelum Anda memutuskan untuk membeli kemeja, tentu ukuran dan desain adalah prioritas yang harus dilihat pertama kali. Sekali lagi, hindari kemeja dengan ukuran yang kebesaran, hindari juga ukuran yang terlalu sempit. Selain itu, model kerah sampai bahan apa yang dipakai berada di urutan kedua. Hal ini berkaitan dengan kegunaan kemeja tersebut, apakah untuk kebutuhan formal, kasual, atau bisa keduanya. Yang ketiga adalah warna dan motif pada kemeja itu sendiri.

Untuk Anda yang memiliki warna kulit gelap, pilihlah kemeja yang memiliki warna cerah seperti putih, broken white, krem, tosca, biru, merah marun, atau baby pink. Warna kulit yang gelap akan memancar lebih cerah saat Anda memakai kemeja dengan warna-warna tadi. Usahakan untuk menghindari warna-warna gelap karena bisa menurunkan estetika penampilan. Kemeja dengan warna gelap dapat Anda gunakan untuk menghadiri acara malam hari yang lebih formal sifatnya, bila Anda menginginkan sentuhan warna cerah, saat memakai jas selipkan pocket square dengan warna yang menyala.

Sementara itu, bagi Anda memiliki kulit putih atau kuning langsat, Anda dapat lebih bebas untuk memilih warna kemeja yang digunakan. Tapi tetap saja, warna kemeja yang dipakai dapat mempengaruhi mood saat bekerja. Saat siang hari, warna-warna pastel seperti putih, broken white, baby blue, baby pink, atau light fuschia dapat memberikan kesan calm dan elegan pada diri Anda. Warna-warna tadi dapat menambah cerah wajah Anda sehingga mood bekerja menjadi lebih dinamis dan bersemangat.

Motif untuk penampilan lebih enerjik

Selain warna, ada juga kemeja yang hadir dengan beragam motif. Bagi pria, motif yang lazim digunakan adalah garis, kotak-kotak (biasa disebut gingham), atau floral.

Khusus untuk motif floral atau bunga-bunga, ada baiknya untuk memilih motif yang kecil dan sederhana, jangan terlalu mencolok.

Motif garis vertikal mempunyai fungsi untuk membentuk siluet tubuh menjadi lebih ramping dan tubuh tampak tegap. Tetapi, bila Anda memiliki bentuk tubuh yang kurus, sebaiknya menghindari motif garis vertikal karena akan membuat tubuh semakin terlihat kurus. Pilihlah kemeja dengan motif garis vertikal berukuran kecil atau tipis, sama seperti motif floral, tujuannya agar motif pada kemeja tidak menyita perhatian orang yang melihat penampilan Anda.

Sekilas, motif gingham terlihat samat seperti flannel. Hanya bedanya, motif gingham merupakan motif garis saling bertumpuk yang membentuk siluet kotak-kotak. Kemeja dengan motif gingham ini dipercaya dapat menambah volume tubuh pria sehingga terlihat menjadi lebih berisi dan bidang. Anda yang bertubuh kurus atau gemuk dapat memakai kemeja dengan motif ini setiap saat. Dengan siluet kotak-kotaknya yang khas, kemeja bermotif gingham ini mampu menyamarkan bentuk tubuh dan memberi nilai kedewasaan terhadap penampilan.

Motif floral adalah motif yang berhubungan dengan tumbuhan atau bunga-bunga. Kemeja dengan motif ini dapat memberi kesan enerjik. Karena bentuk tumbuhan atau bunga merupakan lambang kesegaran, tidak heran bila mood tersebut bisa melekat pada pria yang memakainya. Namun, ada beberapa aturan tersendiri saat hendak mengenakan kemeja bermotif floral. Hindari motif floral yang berukuran besar karena fokus seseorang yang melihat tetap harus terfokus pada diri Anda, bukan pakaian yang digunakan.

Sumber

-

Tanda-Tanda Bahwa Anda Harus Memperbaiki Penampilan

Kebanyakan pria seringkali merasa tidak memiliki appearance yang pas. Sebenarnya, hal ini cukup baik karena bisa memotivasi seorang pria untuk terus melalui progress demi menjadi sosok yang lebih baik. Tidak hanya dari diri sendiri, terkadang penilaian orang lain tentang penampilan Anda bisa datang tiba-tiba, entah dengan cara penyampaian yang baik atau buruk dan tidak jarang Anda mengacuhkannya.

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan yang berkaitan dengan dressing, grooming dan fitness. Jika tanda-tanda di bawah ini terasa familiar, berarti sudah saatnya bagi Anda untuk merubah diri menjadi sosok dengan penampilan yang lebih baik.

Sering menaikkan celana
Mungkin Anda baru saja berhasil menurunkan berat badan. Hilangkan perasaan bahwa suatu saat tubuh Anda akan 'subur' kembali dan mungkin membutuhkan celana dengan ukuran besar. Jangan takut untuk menyumbangkan celana dan pakaian Anda yang sudah tidak terpakai.

Sebagian besar pakaian Anda berwarna biru, putih, abu-abu atau hitam
Jangan takut untuk bermain dengan warna. Anda bisa membaca guide tentang pemilihan warna yang tepat di banyak artikel di internet. Hal ini bisa dimulai dengan bereksperimen dengan aksesoris seperti sabuk, tas, jam tangan atau sepatu.

Anda sering menggunakan pakaian dengan ukuran raksasaWho are you, a rapper? Banyak orang yang menduga bahwa pakaian berukuran besar bisa membuat Anda terlihat lebih kurus. Well hal ini tidak benar dan yang terjadi adalah sebaliknya. Follow the lines of your body rather than drowning it.

Anda menggunakan type celana yang monoton dalam waktu yang lama

Tidak peduli jenisnya chino, jeans atau yang lainnya, Anda perlu melakukan variasi. Belilah beberapa celana baru jika memang lemari Anda terlihat kosong. Jika Anda telah memiliki banyak celana, utak-atik koleksi Anda agar penampilan tidak terlihat membosankan.

Anda tidak pernah menggunakan tweezers
Kebanyakan pria berusia di atas 25 tahun akan mulai direpotkan dengan permasalah bulu-bulu di wajah, bulu hidung adalah salah satunya. It's a turn off for women! Take care of it with a pair tweezers. Tidak akan memakan waktu lama untuk melakukannya.

Orang-orang banyak memuji penampilan Anda di masa lalu
Anda mungkin pernah mengalami hal seperti ini, ketika melihat koleksi foto lama dan teman Anda berpendapat bahwa Anda terlihat lebih menarik di masa lalu. Atur pola makan, work out secara teratur dan memperbanyak istirahat adalah beberapa langkah tepat untuk membuat Anda terlihat lebih muda.

Work out yang Anda lakukan tidak memiliki variasiWork out secara teratur memang bagus untuk mendapatkan tubuh yang kuat dan sehat. Namun rutinitas yang monoton akan membuat latihan fisik Anda menjadi tidak efektif. Jangan takut untuk melakukan variasi, atau mencoba alat terbaru di gym favorit Anda.

Kapan terakhir kali penampilan Anda dipuji orang lain?You can't even remember when, right?

Hal ini berarti Anda tidak mampu membuat orang-orang di sekitar memperhatikan Anda, atau bahkan penampilan Anda terlihat membosankan.

Hal yang bisa Anda lakukan adalah: check out clothing trends and choose the one that fits you. Do it every six months or so. Turunkan berat badan jika perlu dan bereksperimenlah dengan gaya rambut yang berbeda. Don't hesitate to change, because change is a good thing.

Sumber

-

Panduan Tepat Memilih Baju Dalam

Dalam berpakaian, memang tidak ada tata cara tertulis yang mengharuskan seorang pria mengenakan ini dan itu. Kembali lagi, sebuah style memang sifatnya esensial, namun itu juga sebuah pilihan. Bila ingin tampil rapi, maka banyak pedoman yang dapat dipilih sesuai dengan keinginan Anda. Suka atau tidak, penampilan seorang pria memang bisa berpengaruh pada kredibilitasnya. Bagaimana seorang pria bergaya, hal itu akan menentukan level "coolness" dirinya di depan orang lain, apalagi di depan wanita. Selama ini mungkin Anda hanya terfokus pada tampilan luar, kemeja apa yang akan dikenakan, padanan celananya seperti apa, hingga aksesoris lain seperti dasi, ikat pinggang, sampai sepatu.

Namun rupanya menciptakan penampilan yang menarik dan atraktif tidak sampai di situ. Ada beberapa jenis pakaian lain yang sifatnya lebih esensial tapi sering dilupakan. Kaus dalam atau undershirts adalah salah satu dari jenis pakaian tersebut. Terdengar sepele? Ya, jika Anda tidak memahami secara utuh apa fungsi dari pakaian dalam itu sendiri. Tidak hanya berfungsi pelapis dari luaran dan menyerap keringat, pemilihan pakaian dalam yang salah justru dapat menjadi bencana bagi penampilan seorang pria.

Undershirts = Underwear = Not to be Seen
Ada beberapa kesalahan persepsi saat mengenakan kaus dalam yang biasa dialami pria. Poin utamanya, perlakukan kaus dalam Anda seperti pakaian dalam lainnya, mereka dibuat memang tidak untuk diperlihatkan. Yang paling fatal, jangan pernah mengenakan kaus dalam untuk dipakai berjalan-jalan (kecuali ke warung atau supermarket terdekat) dipadukan dengan jeans, apalagi blazer. Untuk itu, ada kaus polos yang memang dibuat untuk dipakai bersantai. Jika Anda tidak ingin terlihat seperti anak sekolah yang terlihat 'cool' dengan kaus dalam serta kancing kemeja terbuka lebar, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.Pilihlah kaus delam yang memilih kerah berbentuk V. Kaus dalam dengan kerah V tidak akan terlihat saat Anda mengenakan kemeja atau polo shirt karena potongannya memang menyesuaikan dengan kerah luaran yang dipakai.

The correct shape and size
Memilih kaus dalam yang tepat adalah dengan ukuran yang pas dan disesuaikan dengan tubuh Anda. Takut terlihat ketat? Memang harus begitu, karena kaus dalam tidak untuk diperlihatkan. Memilih kaus dalam dengan ukuran yang longgar justru akan menambah volume bentuk tubuh Anda, terlihat seperti mengenakan pakaian bertumpuk-tumpuk sehingga tampak sesak. Biarkan potongan asli dari kemeja atau polo shirt yang dipakai terlihat saat Anda mengenakan kaus dalam dengan ukuran tepat.

The proper length
Ada begitu banyak pilihan untuk kaus dalam, salah satunya adalah ukuran panjang kaus dalam itu sendiri. Umumnya yang lazim dikenakan adalah kaus dalam dengan lengan pendek atau panjang. Untuk kaus dalam dengan lengan berukuran panjang biasanya digunakan saat Anda akan mengenakan setelan jas atau tuxedo. Tidak hanya itu, kaus dalam berlengan panjang juga dipakai sebagai pelapis paling dalam untuk pakaian musim dingin. Tapi hati-hati, sama seperti kerah, saat mengenakan kaus dalam berlengan panjang, jangan sampai ujung lengan menyembul keluar dari kemeja atau luarannya. Untuk itu, kaus dalam berlengan pendek tetap menjadi pilihan utama karena paling tepat untuk dipakai dalam segala suasana.

What color undershirt to wear?

Terakhir yang penting untuk diperhatikan adalah soal pemilihan warna kaus dalam. Bukan berarti karena letaknya di dalam dan tidak untuk diperlihatkan lantas warna kaus dalam menjadi disepelekan. Beberapa warna kaus dalam yang harus dimiliki pria adalah putih, hitam, biru tua, khaki, dan abu-abu. Memakainya pun harus disesuaikan dengan luarakan yang dikenakan, jangan sampai antara luaran dengan kaus dalam Anda terlihat seperti tabrak warna. Jika Anda mengenakan kemeja berwarna gelap pada malam hari, pilihlah kaus dalam dengan warna yang senada, seperti hitam atau biru tua. Untuk aktivitas di siang hari, pilihan warna untuk kaus dalam sifatnya lebih fleksibel. Kemeja berwarna cerah seperti biru muda, baby pink, atau khaki dapat dipadankan dengan kaus dalam berwarna putih.

Sumber

-

No responses yet

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

*