Archive for June, 2013

Jun 30 2013

Aku dan 3 istriku

Published by under Motivasi

Ketika poligami menjadi sesuatu yang menakutkan, kami sudah menjalaninya dengan menyenangkan. Aku dikaruniai 3 istri yang sangat mendukung perjuanganku. Ketiga istriku saling bersinergi menghadirkan surga di dunia ini menuju surga sebenarnya nanti.

Aku menikahi istri pertamaku pada saat usiaku masih sangat belia. Aku jatuh hati pada pandangan pertama. Tak perlu waktu lama untuk memproses pernikahanku. Istri pertamaku sangat sayang kepadaku, ia selalu menuntun dan membimbingku setiap aku ditimpa masalah dalam hidup. Aku tak akan pernah kehilangan cinta kepadanya.

Istri pertamakulah yang menunjukkan aku pada calon istri keduaku. Aku banyak mengetahui dia dari istri pertamaku itu. Begitu banyak hal yang menarik yang ditunjukkan calon istri keduaku itu, maka tak perlu waktu lama, akupun segera menikahinya. Aku begitu bersemangat, bergairah hidup bersama keduanya.

Tak berhenti sampai disini kebahagiaanku. Kedua istriku itu membujukku untuk segera memperistri seorang akhwat shalihah yang aku sendiri belum pernah mengenal dia sebelumnya, kecuali dari selembar biodata dan sehelai pas foto hitam putih ukuran 4×6. Bahkan usiaku belum genap 22 tahun saat itu. Tapi karena aku sudah sangat percaya kepada kedua istriku itu, maka dengan mengucap bismillah aku menikahi istri ketigaku.

Alhamdulillah lengkap sudah kebahagiaanku, apalagi di kemudian hari dari rahimnya terlahir 5 orang anak yang lucu-lucu. Tapi dibanding yang lainnya, istri ketiga ini paling banyak berkorban. Demi kedua istriku sebelumnya, dia lebih banyak mengalah untuk memberiku waktu lebih banyak bersama mereka. Dia sudah tahu bahwa aku menikahi istri pertama dan kedua atas dasar cinta, tapi aku menikahi istri ketigaku atas dasar cintaku pada kedua istriku pertamaku itu. Cinta itu baru tumbuh belakangan, setelah kutahu bahwa dia begitu cinta kepadaku. Istriku ketigaku pun sangat hormat, cinta dan sayang kepada dua istri pertamaku.

Istri pertamaku bernama Ilmu, dia begitu bercahaya dihatiku. Istri keduaku bernama Dakwah, ia begitu menginspirasi gerak kehidupanku. Dan istri ketigaku itulah istriku sebenarnya, yang rela menikah denganku atas bimbingan Ilmu dan Dakwah . Semoga cinta ini kekal hingga ke surga.

Sumber

No responses yet

Jun 15 2013

Pesan sang Syahida 3

Published by under Vatepri

Agar Suami Siap Jadi Ayah Siaga

Peran suami di masa kehamilan sering diabaikan. Semua perhatian akan difokuskan pada si calon ibu. Mengapa? Sebab perempuan yang mengandung selama 9 bulan, perempuan yang menjalani pemeriksaan rutin ke dokter, dan perempuan yang harus menahan sakit saat melahirkan si bayi. Lalu, pertanyaannya: Apa saja yang seorang suami bisa lakukan selama masa kehamilan ini?

Ini yang bisa para calon ayah bisa lakukan untuk istri dan anak mereka tersayang:

Belajar
Ketika mengetahui istri telah mengandung, secepat mungkin kita juga perlu mengetahui segala sesuatu yang terjadi, akan terjadi dan dibutuhkan oleh istri dan calon bayi. Kumpulkan segala informasi mengenai kehamilan dari keluarga, internet, dokter, dan buku-buku. Semakin cepat dan banyak informasi yang kita dapatkan akan semakin lancar proses kehamilan di bulan-bulan ke depannya.

Beri dukungan
Dukungan suami pada masa kehamilan sangat diperlukan, karena istri butuh pendamping secara emosional dan fisik selama menjalani semua tahap kehamilan. Continue Reading »

No responses yet

Jun 15 2013

Pesan sang Syahida 2

Published by under Vatepri

Peran Suami Saat Istri Hamil

Ternyata, peran suami saat istri hamil sangat penting karena bisa memengaruhi kehamilan. Termasuk juga sang janin.

Penelitian menunjukkan, calon ibu yang persalinannya didampingi suaminya lebih jarang mengalami depresi pasca-salin (post partum blues) ketimbang mereka yang tidak didampingi. Penelitian lain menyebutkan, kehadiran suami saat persalinan ternyata membuat waktu persalinan jadi lebih singkat.

"Nyeri juga jadi berkurang. Robekan jalan lahir ternyata juga lebih jarang. Jadi, jalan lahir lebih elastis. Bayangkan, perasaan nyaman dan bahagia ternyata punya efek demikian," urai Dr. Sugi Suhandi Iskandar, Sp.OG dari RS Mitra Kemayoran, Jakarta.

Ya, peran suami saat istri hamil dan melahirkan ternyata tidak bisa diremehkan. Pengaruhnya sangat banyak. "Bayi yang dilahirkan pun, menurut penelitian, jauh lebih kuat. Nilai APGAR-nya jauh lebih baik. Jadi, keuntungannya sangat banyak," terang Sugi.

Suami sendiri, lanjutnya, "Bisa menjadi coach bagi istri. Misalnya, saat istrinya melahirkan, ia bisa memberi pijatan ringan di punggung atau membimbing istrinya bernapas." Dan ternyata, ini sangat membantu proses persalinan. Continue Reading »

No responses yet

Jun 15 2013

Pesan sang Syahida 1

Published by under Vatepri

Dukungan Sang Ayah Pada Kehamilan Trimester Ketiga

Peran suami alias ayah si janin sangat berpengaruh pada ibu hamil yang sedang merasakan cemas menghadapi proses kelahiran yang tinggal menunggu waktu untuk melahirkan. Dukungan ayah bisa berupa perhatian, kasih sayang dan cinta penuh dari sang ayah pada ibu dan janin.

Sembilan bulan ibu mengandung janin bukanlah masa yang mudah, berbagai gangguan baik secara fisik maupun psikis yang terjadi kerapkali membuat ibu merasa lelah. Pelukan suami yang tulus akan meredakan emosi dan rasa takut melahirkan bagi sang ibu. Menemani sang istri adalah hadiah tak ternilai di masa kehamilan trimester ketiga ini.

Mendengarkan keluhan calon ibu seperti ketidakpercayaan diri masalah penampilan, rasa sakit dan pegal di tubuhnya, hingga kesulitan tidur karena perut semakin membesar merupakan dukungan ayah bagi si ibu maupun sang janin. Continue Reading »

No responses yet