Mar 06 2013

Pekerjaan Kantor Perusak Tubuh

Published by at 2:37 pm under Perlu Diketahui

Mulai dari printer hingga keyboard, banyak bahaya mengintai di kantor yang memiliki efek nyata pada kesehatan fisik Anda. Apa saja?

1. Duduk di kursi Anda sepanjang hari
Duduk dalam waktu lama memiliki dampak sangat mengerikan bagi tubuh Anda. Sakit dan nyeri merupakan masalah yang umum — hal itu juga dapat menyebabkan kematian dini. Anda berisiko lebih tinggi mengalami gangguan otot tulang, obesitas, diabetes, kanker, penyakit jantung dan banyak lagi, meski jika Anda berolahraga secara teratur.

2. Membungkuk bahkan lebih buruk
Jika pekerjaan mengharuskan Anda untuk duduk sepanjang hari, lebih baik Anda menggunakan perangkat duduk yang memungkinkan Anda untuk meluruskan postur tubuh. Jika tidak, Anda berpotensi terkena penyakit kronis jangka panjang termasuk radang sendi.

3. Training untuk membangkitkan motivasi
Dalam rangka membuat karyawan menjadi bersemangat pada misi perusahaan, manajemen bisa mengadakan latihan team building atau pertemuan motivasi. Tetapi penelitian menunjukkan, memaksa orang untuk merasa positif terhadap sesuatu yang mereka tidak yakini, hanya akan "menyoroti betapa tidak bahagianya mereka" dan, pada akhirnya, justru membuat mereka lebih tertekan.

4. Kualitas udara yang buruk di ruang kerja
Kondisi ini dikenal juga dengan sebutan "Sick Building Syndrome." Udara di dalam gedung bisa 100 kali lebih kotor dari udara luar. Anda bisa terkena berbagai gas dan bahan kimia yang tidak sehat. Ada polutan di AC, partikel beracun, bakteri berbahaya dan lumut yang terbang di sekitar Anda, terutama di gedung-gedung yang tidak diurus dengan baik.

5. Telalu banyak terkena paparan printer dan mesin fotokopi
Mesin fotokopi adalah sumber ozon yang mematikan jika penyaringnya tidak diganti secara berkala, dan bahkan jumlah kecil dapat menyebabkan nyeri dada dan iritasi. Printer laser juga punya efek yang sama, bersama dengan partikel toner yang bisa masuk ke paru-paru dan aliran darah, yang dapat menyebabkan penyakit paru-paru dan penyakit lainnya.

6. Menghabiskan terlalu banyak waktu dengan laptop panas
Siapa pun bisa mengalami masalah kulit karena panas, apalagi  jika Anda menaruh laptop di pangkuan, bukan di meja atau dudukan laptop, tapi ada berita yang lebih buruk untuk laki-laki. Peneliti NYU menemukan bahwa laptop dapat meningkatkan suhu skrotum, yang akan memengaruhi jumlah sperma pria.

7. Bekerja lebih dari 10 jam per hari
Peneliti Eropa menemukan bahwa orang yang bekerja 10 jam atau lebih setiap hari memiliki risiko 60 persen lebih besar mengalami masalah kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan angina.

8. Menatap layar komputer tanpa henti
Meskipun layar komputer tidak mengeluarkan radiasi, kelelahan dari menatap layar pada jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan mata, meskipun sementara. Di luar itu, Anda juga dapat mengalami sakit kepala dan migrain.

9. Terkena sinar terlalu banyak
Pencahayaan berlebihan dapat menimbulkan lebih banyak masalah dari sekadar sakit kepala biasa. Tubuh kita memperlakukan pencahayaan yang berlebihan sama seperti ketika gelap gulita, sehingga itu akan merusak jam biologis kita. Masalah kesehatan dapat mencakup tingkat yang sangat tinggi pada kelelahan, stres, tekanan darah tinggi, dan peningkatan risiko karsinoma tertentu.

10. Merasa sangat, sangat bosan
Kebosanan dapat mempersingkat hidup Anda, menurut para peneliti. Sebuah studi University College London menunjukkan, orang-orang yang mengeluh bosan mempunyai lebih banyak kemungkinan untuk mati muda, dan mereka yang melaporkan tingkat kebosanan tinggi punya kemungkinan lebih besar untuk meninggal akibat penyakit jantung atau stroke. Hal ini juga menempatkan Anda pada risiko tinggi pada kecelakaan kerja.

11. Keyboard kotor
Keyboard dapat menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri jika tidak bersih. Ahli mikrobiologi menemukan bahwa keyboard bahkan bisa memiliki hingga lima kali lebih banyak bakteri dibandingkan dengan kamar mandi, dan termasuk bakteri yang berbahaya seperti E. coli — yang umumnya menyebabkan keracunan makanan — bersama dengan staphylococcus, yang menyebabkan berbagai infeksi.

12. Kuman di benda lainnya
Keyboard anda bukan satu-satunya sarang bakteri di kantor. Pintu dan kenop keran, pegangan tangga, lift dan tombol printer, berjabatan tangan dan masih banyak lokasi penuh bakteri. Mikroba ada di mana-mana, dan ada beberapa yang bahkan bisa membunuh Anda.

13. Terlalu banyak mengetik
Mengetik berlebihan merupakan penyebab paling umum dari carpal tunnel syndrome (CTS), yang merupakan kelelehan yang menyakitkan pada pergelangan tangan yang bisa merambat pada lengan Anda. CTS yang terlalu parah bisa menyebabkan kerusakan saraf permanen dan pengecilan otot.

14. Deadline sempit
Anda stres ketika harus memenuhi tenggat waktu ketat, yang bisa memengaruhi kemampuan belajar dan ingatan Anda menurut Science Daily. Stres jangka pendek seperti ini bisa sama buruknya dengan stres yang berlangsung selama beberapa pekan atau bulan.

15. Menggunakan mouse Anda di tempat yang sama
Jika mouse Anda tetap di tempat yang sama sepanjang hari, Anda menjadi lebih rentan terhadap cedera akibat melakukan suatu kegiatan secara repetitif atau repetitive strain injury (RSI). RSI tungkai atas terjadi ketika tendon Anda menjadi lebih tegang dari yang seharusnya untuk jangka waktu yang lama, yang disebabkan karena pengulangan gerakan, posisi tidak nyaman yang terus dilakukan, atau menekan permukaan keras dalam waktu lama.

16. Penggunaan smartphone yang berlebihan
Orang yang menggunakan smartphone mereka untuk SMS dan email secara terus menerus rentan terhadap kelelahan otot dan "Blackberry Thumb," yang merupakan salah jenis RSI. Efeknya bisa menjadi sangat parah dan rasa sakit bisa menjalar ke pergelangan tangan Anda dan dapat melemahkan tangan.

17. Makan makanan cepat saji untuk makan siang

Sebagian besar pegawai kantor pergi keluar untuk makan siang yang tidak sehat sekali-sekali, tanpa menyadari bahaya negatif yang mengintai. Makanan cepat saji biasanya memiliki sekitar dua kali lipat kalori dibandingkan dengan makanan lain yang serupa dengan porsi yang sama, dan mereka memiliki banyak lemak teroksidasi, yang meningkatkan risiko penyakit jantung.

Sumber

Judul Asli 17 Cara Pekerjaan Kantor Merusak Tubuh Anda

---

7 Pekerjaan Pemicu Gangguan Kesehatan

Tak hanya pola makan dan gaya hidup tak sehat yang menyebabkan seseorang menderita suatu penyakit. Menurut Huffingtonpost, pekerjaan seseorang juga turut mendukung timbulnya penyakit dalam dirinya. Berikut ini beberapa jenis pekerjaan yang dikaitkan dapat mempengaruhi kesehatan seseorang.

Bankir dengan risiko Gangguan Kepribadian dan Emosional

Di bawah tekanan besar dari pekerjaannya, banyak bankir yang menderita gangguan kepribadian dan emosional, seperti stres atau kelelahan. Bahkan, beberapa diantaranya tetap menderita gangguan tersebut setelah meninggalkan profesinya. Peneliti dari University of Southern California menemukan bahwa insomnia, kecanduan alkohol, jantung berdebar, gangguan makan dan ledakan emosi banyak dialami bankir yang baru lulus dari sekolah bisnis.

Guru dengan risiko Arthritis

Radang sendi atau arthritis menjadi risiko kesehatan bagi orang yang harus banyak berdiri dalam pekerjaannya, termasuk guru. Oleh karena itu, orang dengan pekerjaan lebih banyak berdiri, harus pintar memilih sepatu yang nyaman dan tidak menggunakan hak tinggi. Sepatu ber-hak justru memberikan tekanan pada sendi di kaki. Tak hanya berdiri terlalu lama, orang yang memiliki kelebihan berat badan juga dikaitkan dengan penyakit radang sendi.

Tentara dengan risiko Stres

Sebuah situs CareerCast.com menetapkan tentara sebagai pekerja paling stres. Hal ini dikarenakan para prajurit negara ini selalu dituntut secara fisik, disiplin dan sedikitnya waktu untuk 'bersantai' atau bertemu keluarga. Tak hanya itu, CareerCast.com juga menyebutkan petugas pemadam kebakaran menempati posisi kedua pekerjaan dengan risiko stres disusul dengan pilot diposisi ketiga.

Buruh dengan risiko Gangguan Pernapasan

Health.com melaporkan bahwa debu yang dihirup dari tempat konstruksi dapat menyebabkan buruh pada risiko masalah paru-paru, seperti kanker, asbestosis dan mesothelioma. Bahkan menurut peneliti dari Oregon State University, penyakit paru-paru merupakan penyakit yang sering dialami para buruh. Gejalanya seperti sesek nafas, dada sesak, batuk, dan bernafas tidak normal.

Perawat dengan risiko Depresi

Orang-orang yang bertugas untuk merawat seseorang, seperti perawat, berisiko mengalami depresi. Health.com melaporkan bahwa 13 persen perawat telah mengalami depresi berat. Tahun lalu, Reuters melaporkan hasil survei Caring.com yang menunjukkan bahwa satu dari empat orang perawat khusus manula atau anak kecil lebih rentan mengalami depresi.

Pekerja Shift Malam dengan risiko Gangguan Tidur

Penelitian telah menunjukkan bahwa para pekerja yang berkerja pada shift malam lebih rentan mengalami masalah susah tidur, yang disebabkan oleh perbedaan jadwal tidur dan jadwal bangun mereka dengan kebanyakan orang. Akibatnya, mereka lebih cenderung tidak bersemangat, kurang energi, sakit kepala, dan sulit berkonsentrasi. Sehingga, mereka lebih sering melakukan kesalahan dalam pekerjaannya, rentan kecelakaan (karena ngantuk), perubahan mood dan lebih sering izin sakit.

Pekerja Lembur dengan risiko Depresi

Penelitian yang dimuat dalam jurnal PLoS ONE menunjukkan pekerja lembur, lebih dari 11 jam per hari, dikaitkan dengan risiko dua kali lipat mengalami depresi, dibandingkan mereka yang hanya bekerja 8 jam per hari.

Sumber

---

Snack Sehat yang Harus Ada di Meja Kerjamu

Laci meja bukan hanya untuk menyimpan berkas-berkas pekerjaan kantor. Gunakanlah laci meja Anda untuk menyimpan makanan ringan yang sehat, karena dengan begitu Anda terhindar dari menyimpan penganan yang tidak sehat.

Berikut ini beberapa pilihan makanan ringan sehat yang dapat Anda disimpan di laci meja kantor.

Snack asin
Jika Anda tidak bisa berhenti memikirkan keripik kentang ber-MSG, cobalah mencari alternatif lain yang lebih bijak. Simpanlah beberapa bungkus popcorn yang dapat dihangatkan dalam microwave, atau jika Anda ingin menikmati makanan yang asin dan berlemak, luangkan beberapa menit di rumah untuk mempersiapkan bekal Anda untuk tetap menjaga asupan kalori.

Makanan pengganjal
Terkadang makan siang kali terasa tidak cukup. Jika perut Anda masih keroncongan, maka cobalah cari makanan yang penuh dengan protein untuk mengganjal perut sampai waktu makan berikutnya.  Trail mix (campuran buah kering, biji-bijian, kacang-kacangan dan terkadang coklat), kacang-kacangan dan daging kering, makanan alternatif itu sangat sempurna untuk membantumu mengatasi lapar selama berjam-jam.

Makanan manis
Terkadang di siang hari terdapat keinginan untuk memakan makanan manis seperti permen. Ketika Anda ingin memakan makanan manis, cobalah untuk mencari makanan alternatif yang rendah kalori. Simpanlah coklat hitam di laci meja dan bagilah menjadi beberapa bagian, dengan demikian dapat Anda nikmati setiap hari. Simpanlah apel di atas meja, atau simpanlah buah kering favorit Anda di dalam laci meja.

Teh hijau

Teh hijau adalah pilihan yang tepat untuk dikonsumsi di siang hari jika Anda menginginkan minuman berenergi yang tidak terlalu banyak mengandung kafein. Meminum teh hijau setiap hari dapat membantu Anda melakukan detoksifikasi (mengeluarkan racun), melancarkan metabolisme, dan memerangi penyakit.

Jadi, apa yang akan Anda simpan di laci meja kantor?

Sumber

---

Tempat-tempat Sarang Kuman di Kantor

WC umum, kereta bawah tanah, dan bahkan bioskop adalah tempat berkembang biaknya kuman-kuman. Dengan minimnya ventilasi dan area kerja yang bercampur, kita dapat menambahkan kantor ke daftar tersebut. Berikut adalah lokasi-lokasi terkotor:

1. Gagang teko kopi
Ahh, bukankah segelas kopi hangat kedengarannya cocok untuk saat ini? Mungkin tidak. NBC melaporkan bahwa gagang teko kopi ternyata menyimpan banyak kuman lebih banyak dari dudukan toilet. Hal yang sama juga berlaku pada benda yang terdapat di pantry, seperti: keran air, wastafel, dan gagang kulkas.

2. Ruang rapat
Tempat berkembang biak kuman lainnya adalah ruangan rapat, menurut situs howstuffworks.com. Tidak seperti kamar mandi, yang disikat dan diberi disinfektan secara berkala, ruang rapat jarang dibersihkan dan banyak orang makan di tempat itu, berjabat tangan, dan berbagi telepon dengan rekan kerja.

3. Meja kerja
Jangan berpikir Anda aman di area kerja Anda sendiri. Seluruh area meja Anda adalah 'pabrik'-nya virus dan bakteri, yang dapat menyebabkan flu dan demam, juga protozoa dan jamur. Lokasi yang paling berkuman adalah telepon, keyboard komputer, dan juga mouse. Bahkan, menurut laporan Wall Street Journal, area meja kerja Anda mungkin 400 kali lebih berkuman dari dudukan toilet.

Jika Anda makan di depan komputer, Anda juga memberi makan 'peternakan' kuman dan jamur yang tumbuh di pojok-pojok yang dipenuhi oleh remahan bekas makan di meja kerja Anda. Mungkin, Anda jarang melap meja Anda (atau bahkan mungkin tidak pernah). Kemungkinan meja kerja Anda 100 kali lebih berkuman dari pisau dapur pada umumnya.

4. Tombol lift
Jika semua ini membuat Anda ingin berhenti bekerja dan segera menuju toko terdekat untuk membeli sekotak besar sarung tangan karet dan lusinan masker, berhati-hatilah dalam perjalanan keluar. Penelitian Journal menyebutkan bahwa kuman berkembang biak di tempat yang sering disentuh, jadi waspadalah dengan tombol lift dan pegangan di eskalator.

***

Sementara area tertentu menyimpan kuman dalam jumlah banyak, tidak mungkin untuk menghindari kontak seluruhnya karena mereka tersebar di sepanjang permukaan termasuk kulit anda. Cara yang paling efektif agar tidak jatuh sakit adalah menjaga kebersihan diri Anda sendiri. Mencuci tangan dengan benar cukup membantu Anda dan orang sekitar tetap aman.

Pusat Pengendali Penyakit (Centers for Disease Control/CDC) merekomendasi bahwa sebaiknya Anda membasuh tangan dengan sabun setidaknya selama 20 detik. Jika tidak ada wastafel di area Anda, hal yang paling baik adalah menggunakan cairan pembersih tangan yang mengandung alkohol. Jika Anda sakit? Tetaplah di rumah. Anda bukan hanya membantu rekan Anda tidak ketularan.

Sumber

---

Waspadai, 8 Tempat Bakteri Berkembang

Ada banyak tempat dimana bakteri dapat hidup dan berkembang biak. Tanpa disadari, tempat-tempat tersebut biasa kita sentuh di kehidupan sehari-hari. Akibatnya, kita bisa terkena berbagai penyakit.

Berikut ini beberapa tempat yang menjadi sarang bakteri, seperti dilansir melalui Dailymail, Jumat (13/4).

Kantong plastik belanja

Kantong plastik belanjaan dari supermarket memuat semua bahan makanan, mulai dari daging merah, ikan hingga sayuran. Penelitian yang menguji puluhan kantong belanja menemukan lebih dari setengah kantong plastik belanja terkontaminasi bakteri membahayakan, seperti E. coli.

Keranjang buah dan sayur

Buah dan sayuran sangat mudah menjadi layu atau busuk karena adanya pertumbuhan bakteri, sehingga dapat menyebabkan masalah gangguan pencernaan. Tempat buah dan sayuran merupakan sarang dari bakteri, seperti E. coli, salmonella dan listeria yang bisa tumbuh dengan cepat.

Botol air minum

Botol air minum plastik yang dipakai berulang kali menunjukkan adanya pertumbuhan bakteri berbahaya. Sebuah penelitian yang menguji puluhan botol minum anak SD menunjukkan sebagian besar proses pencucian botol air minum tak mampu untuk menghilangkan kuman. Bahkan lebih dari sepertiganya menunjukkan adanya bakteri fecal yang berasal dari kontaminasi tangan. Cuci botol dengan air mendidih seminggu sekali.

Spons cuci piring dan kain lap dapur

Hanya seminggu setelah pemakaian pertama, spons pencuci piring menjadi sarang bagi jutaan bakteri, seperti E. coli dan staphylococcus, yang berasal dari kontak dengan feses. Cobalah rendam dengan air dan taruhlah ke dalam microwave dengan panas tinggi selama dua menit. Cara ini akan membunuh 99 persen bakteri.

Penelitian juga menunjukkan bahwa wastafel lima kali lebih kotor dibandingkan toilet. Sisa-sisa makanan merupakan faktor penyebab timbulnya bakteri, seperti Coli dan Salmonella. Usahakan untuk menjaga kebersihan wastafel, mulai dari permukaan hingga lubang pembuangan.

Mobil

Kemudi mobil ternyata sembilan kali lebih mungkin menjadi sarang kuman dibandingkan di toilet umum. Ini disebabkan banyak pengemudi mobil yang menyetir sambil makan.

Selain kemudi mobil, penelitian juga menemukan beberapa bakteri lain, seperti Bacilus cereus (penyebab keracunan makanan), Arthrobacter (berasal dari kulit manusia), hingga bakteri Staphylococcus banyak ditemukan pada pintu, roda kemudi dan di bawah kursi.

Bersihkan mobil dengan vacuum dan tisu antibakteri sebulan sekali. Bersihkan juga semua sisa makanan dan sampah setelah Anda selesai melakukan perjalanan.

Boneka

Penelitian di University of Otago, Selandia Baru, menemukan bahwa lebih dari setengah mainan anak yang lembut, seperti boneka, merupakan sarang bagi tungau debu yang dapat memperparah demam, eksim atau asma. Hal ini disebabkan boneka secara tak disengaja dimasukkan ke mulut anak saat anak tidur, sehingga meningkatkan risiko asma.

Untuk pencegahannya, cuci boneka sebulan sekali untuk menghilangkan alergen. Selain itu, jemur selama beberapa jam atau masukkan boneka kedalam freezer semalam.

Keset kaki

Penelitian dalam jurnal Applied and Environmental Microbiology menemukan keset kaki dan toilet menjadi tempat patogen Sphingomonas dan methylobacterium berkembang biak, sehingga menimbulkan penyakit pernapasan.

Coba untuk mencuci dan menjemur keset kaki setelah digunakan dan diakhiri dengan menyemprotnya menggunakan larutan antibakteri. Cuci dengan air panas bersuhu 60 derajat Celcius seminggu sekali.

Rak sepatu

Rak sepatu adalah sumber segala sesuatu yang dimulai dari makanan, hingga kotoran hewan yang bisa menimbulkan kontaminasi silang. Bahkan jika tidak ada patogen berbahaya di sepatu, rak akan menjadi media pertukaran kuman/bakteri saat Anda menyentuh rak lantas mengambil sepatu.

Sumber

---

Sumber Penyakit yang Berasal dari Tas Anda

Selain sepatu, tas merupakan sahabat wanita sehari-hari. Rata-rata para wanita selalu membawa tas untuk pergi ke berbagai kesempatan. Tas dengan setia mengikuti kemanapun perjalanan si pemiliknya dengan membawa berbagai barang-barang. Perjalanan sehari-hari mulai dari rumah, mobil, kantor sampai ke toilet umum, tas akan selalu diajak serta.

Tapi tahukah Anda bahwa diam-diam tas Anda bisa menyimpan dan menyebabkan beberapa jenis penyakit?

Cermati beberapa hal ini agar terhindar dari sumber penyakit yang bisa disebabkan dari tas tangan Anda.

Terlalu berat

Hobo bag atau berbagai model tas besar memang terkesan bergaya. Tak hanya gaya, tas tersebut juga fungsional karena bisa memuat berbagai hal yang diperlukan. Idealnya tas yang dibawa sehari-hari, memiliki berat 1 kg atau maksimal 10% dari berat tubuh.

Sakit pada area sekitar leher, pundak, serta punggung umum terjadi pada wanita yang hobi membawa tas berat. Beberapa wanita bahkan juga bisa mengalami sakit kepala akibat beban berat pada pundak dan tangan mereka.

Kuras tas Anda paling tidak satu minggu sekali. Keluarkan benda-benda yang sudah tidak terpakai atau tidak diperlukan. Wanita sering membawa barang-barang yang tidak dibutuhkan dan hanya menjadi barang yang membuat tas semakin berat. Maksimalkan gadget Anda untuk menggantikan fungsi buku catatan, agenda, atau cermin.

Jangan simpan laptop atau benda berat di dalam tas tangan. Bagi beban Anda ke tas lain sehingga tidak ada tumpuan berat yang besar ke satu bagian tubuh saja.

Beberapa rumah mode terkemuka yang tanggap dengan permasalahan tersebut kini telah menyediakan tas dengan variasi ukuran untuk membantu wanita membawa beban yang lebih sehat. Prada, Celine, Tod's, Hermès dan beberapa merek lainnya kini telah merilis tas dengan berbagai ukuran untuk kenyamanan pelanggannya. Untuk satu model tertentu, tas bisa tersedia dalam ukuran kecil, sedang, dan besar.

Tali yang tipis & panjang

Tas yang berat ditambah tali yang tipis merupakan kombinasi sempurna untuk menyebabkan sakit punggung, pundak, dan leher. Tekanan yang berat pada area yang kecil membuat otot tertekan dan berpotensi menyebabkan sakit. Tas dengan tali yang lebar bisa mendistribusikan berat lebih baik.

Jika memilih menggunakan tas dengan tali yang tipis, usahakan bebannya tidak terlalu berat. Beban pada tas idealnya diletakkan sedekat mungkin dengan bagian tengah tubuh. Karena itu sebenarnya tas pinggang merupakan pilihan yang ideal walau jauh dari kesan bergaya.

Tas selempang atau postman bag juga bisa menjadi pilihan yang baik karena bisa menyeimbangkan berat. Menurut British Chiropractic Association tas selempang yang baik adalah yang bertali pendek sehingga membuat tas dekat pada tubuh. Tas dengan tali panjang yang mengayun akan menganggu gerak tubuh dan bergesekan dengan pinggul, punggung, atau bahkan kaki. Untuk tas laptop, model tas punggung adalah yang paling baik.

Kurang variasi

Keseimbangan adalah hal yang baik, memakai tas yang sama, di sisi yang sama dalam waktu lama bisa menyebabkan nyeri pada area tersebut. Usahakan untuk berganti model tas secara berkala untuk kesehatan otot-otot tubuh. Gunakan tas tangan, tas punggung, atas tas pundak secara bergantian untuk mengurangi tekanan yang konstan pada bagian tertentu.

Saat menggunakan tas yang disandang di bahu usahakan untuk secara berkala memindahkan tas ke sisi bahu yang lain. Kebiasaan ini bisa mengurangi risiko nyeri pada sendi dan otot akibat tekanan yang berat dan terus menerus. Jika kedua pundak sudah terasa sangat nyeri, Anda tak ada pilihan lain kecuali menggendong tas Anda di depan tubuh untuk mengurangi rasa sakit.

Kotor

Ini adalah masalah paling umum yang hampir dimiliki setiap wanita. Tas rentan dihinggapi kuman. Tas seringkali terekspos dalam lingkungan yang penuh kuman. Baik itu di kantor, kendaraan umum, atau ruang publik, berbagai virus dan bakteri bisa bersarang di tas Anda.

Jangan letakkan tas Anda di lantai toilet apapun alasannya. Begitu juga di lantai restoran, troli belanja, atau tempat lain yang bisa saja menjadi tempat transit kuman. Sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika menemukan 4 dari 5 tas mengandung kuman salmonella. Selain itu, bakteri lain seperti E. coli juga ditemukan di beberapa tas.

Karena sering dibawa ke toilet, kotoran manusia bahkan muntahan juga terdeteksi di beberapa tas dalam penelitian tersebut. Tutuplah toilet sebelum menyiram. Jika Anda pergi ke klub, usahakan untuk tidak meletakkan tas di meja atau di lantai yang mungkin saja terdapat bekas muntahan.

Kuman bisa menempel dari mana saja. Karena itu jaga kebersihan tas dan usahakan tidak meletakkan tas di atas tempat tidur atau di meja saat makan di restoran. Bersihkan tas setiap hari dengan cairan pembersih, terutama di bagian bawah.

Tas dengan bahan kain memang lebih rentan kuman menempel ketimbang tas dari bahan kulit atau plastik. Jangan lupa cuci secara berkala tas Anda terutama tas yang berbahan kain untuk menjaga kebersihannya. Bersihkan juga isi tas dari barang-barang yang bisa jadi sarang kuman dan keluarkan sisa makanan setiap hari.

Sumber

---

---

6 Hal yang Perlu Ada di Meja Kerja

Hampir seharian kita menghabiskan waktu di meja kerja. Banyak hal yang bisa terjadi sepanjang hari, pastikan Anda menyimpan beberapa hal yang bisa bermanfaat ini.

Cemilan

Cemilan sehat bisa membantu Anda terus berkonsentrasi kerja. Biskuit kaya kalsium atau sepaket kacang yang bagus untuk menutrisi kulit bisa dijadikan pilihan. Cemilan juga bisa membuat Anda lebih bersemangat ketika menghadapi masa-masa membosankan di kantor. Tapi hindari menyimpan cemilan yang berpotensi mengotori meja atau mengandung lemak tinggi yang bisa menguras energi dan membuat Anda mengantuk.

Peralatan untuk Memperbaiki Busana

Peralatan jahit dasar seperti benang putih atau hitam, jarum, dan kancing cadangan bisa berguna suatu saat. Peniti dan double tape juga merupakan peralatan yang bisa membantu jika terjadi kekacauan dalam berbusana.

Selalu sediakan alat-alat ini di laci kerja Anda. Anda tak pernah tahu kapan Anda atau teman Anda akan membutuhkannya. Jangan sampai Anda pergi rapat dengan celana yang sobek akibat turun dari kendaraan umum dan tidak bisa memperbaikinya segera.

Parfum dan make up

Usai makan di restoran steak atau satai bisa saja kemeja Anda menjadi bau asap. Begitu juga setelah selesai makan di ruangan yang penuh asap rokok. Selalu simpan parfum kecil di laci meja untuk menyegarkan kembali aroma tubuh. Usai seharian beraktivitas tak ada salahnya menyemprotkan sedikit wewangian yang segar sebelum pulang dan makan malam bersama kekasih.

Minimal lipstick, bedak, dan maskara sebaiknya tersedia di laci kerja Anda. Setelah pergi makan dan berbagai aktivitas lainnya, Anda tentu perlu sentuhan tambahan agar tetap terlihat menawan.

Obat dan peralatan pribadi

Obat ringan, vitamin, atau pembalut wanita sebaiknya selalu siaga di laci kerja. Benda-benda ini tak hanya bermanfaat untuk Anda tapi juga untuk teman kerja lain yang membutuhkan. Saat harus rapat penting dan kepala Anda sangat pusing, tak ada salahnya mencoba meredakan dengan obat sakit kepala ringan.

Baju ganti

Anda tak pernah tahu apa yang akan terjadi selama perjalanan Anda ke tempat kerja. Begitu juga saat makan siang. Bekas kuah soto pada kemeja tentu bukan pemandangan yang menyenangkan. Apalagi jika setelah itu Anda harus bertemu klien atau orang penting.

Sediakan satu set pakaian ganti termasuk pakaian dalam untuk membantu Anda pada saat-saat dibutuhkan. Pilih pakaian ganti dengan model dan warna yang netral sehingga bisa dipadu-padan dengan berbagai busana yang sedang Anda gunakan.

Sumber

---

Benda-benda yang Wajib Diganti Berkala untuk Kesehatan Kulit

Kulit sebagai bagian paling luar tubuh kerap bersentuhan dengan banyak hal. Jika tidak selalu dijaga kebersihannya, kulit mudah terserang penyakit atau menjadi jalan masuk kuman masuk ke tubuh. Maka dari itu, gantilah secara berkala benda-benda berikut ini:

Handuk
Ketika mengeringkan badan usai mandi, sel kulit mati ikut terseka dan beberapa menempel di serat kain handuk. Pada saat mengeringkan tubuh pula handuk menjadi lembap. Kombinasi antara sisa kulit mati dan kelembapan handuk menjadi tempat yang menarik bagi kuman dan bakteri untuk bersarang.

Handuk sebaiknya diganti seminggu dua kali (atau paling tidak seminggu sekali) jika Anda rajin menjemurnya di tempat panas usai digunakan. Semakin lama dibiarkan, maka semakin besar potensi kuman dan bakteri yang bersarang. Jangan lupa selalu jemur handuk di tempat yang terkena sinar matahari untuk mengurangi pertumbuhan kuman dan bakteri.

Seprai
Coba ingat-ingat kembali kebiasaan Anda; apakah sesampainya di rumah Anda langsung bersantai di tempat tidur sebelum berganti pakaian? Bayangkan berapa banyak kuman menempel dari sepanjang perjalanan Anda yang pindah ke seprai.

Sebaiknya bersihkan tubuh dan ganti baju sebelum Anda naik ke tempat tidur. Hal ini bisa membantu tempat tidur Anda lebih bersih dari kuman serta kotoran penyebab penyakit. Untuk Anda yang memiliki kebiasaan membersihkan diri sebelum naik ke tempat tidur, setidaknya ganti seprai Anda satu minggu sekali untuk menjaga kebersihan.

Namun, jika Anda tipe yang memanfaatkan tempat tidur sebagai tempat segala aktivitas seperti makan, menonton film, dan kegiatan lainnya sebaiknya ganti seprai Anda 2-3 kali seminggu. Sisa makanan yang mungkin tercecer di seprai merupakan undangan yang menarik bagi binatang-binatang kecil mulai dari semut sampai kecoa. Bukan tak mungkin, binatang kecil ini memutuskan untuk bergerilya ke tempat tidur pada malam hari, saat Anda terlelap. Usahakan bersihkan seprai dengan sapu lidi atau mengibasnya sebelum kembali digunakan untuk tidur setiap malam.

Jika sedang flu atau sakit, sarung bantal sebaiknya diganti setiap hari untuk menjaga kebersihan. Jika ada noda karena tumpahan cairan atau karena menstruasi sebaiknya segera ganti seprai Anda untuk menghindari tumbuhnya bakteri, kuman, serta binatang kecil yang bisa menyerang kulit. Penumpukan binatang kecil seperti kutu yang bersarang di tempat tidur dan bantal merupakan pemicu utama terjadinya iritasi, alergi pada kulit serta penyakit asma.

Spons bedak
Spons bedak paling sering bersentuhan dengan kulit wajah — yang merupakan salah satu bagian kulit tubuh yang paling sensitif. Idealnya 2-3 minggu sekali spons bedak Anda harus diganti. Selain itu, spons bedak wajib dicuci setiap hari dengan air hangat untuk mematikan kuman-kuman yang mungkin bersarang.

Usahakan selalu simpan spons bedak di tempat yang tertutup untuk menghindari masuknya bakteri. Salah satu cara mencuci spons yang disarankan adalah merendamnya dengan air hangat lalu dibilas. Jika memungkinkan, spons yang masih basah dimasukkan selama 30 detik ke dalam microwave dengan panas sedang untuk membantu membunuh kuman.

Kuas make-up

Untuk menjaga kesehatan kulit, kuas make-up wajib dibersihkan seminggu sekali. Terutama jika dipakai tiap hari. Gunakan shampo dan air hangat untuk membersihkannya. Setelah dikeringkan, simpan di tas make-up yang bersih. Kuas make-up berkualitas bagus bisa digunakan sampai satu tahun atau bahkan lebih. Jika bulu kuas mulai rontok atau bentuknya mulai berubah, itulah saatnya Anda membeli kuas yang baru. Memakai kuas yang rusak bisa meningkatkan risiko terjadinya iritasi dan jerawat pada kulit wajah.

Sikat gigi
Sikat gigi sebaiknya diganti setiap 3 bulan sekali. Sikat gigi yang rusak tidak lagi efektif untuk membersihkan gigi dan justru bisa merusak kulit bibir. Jika Anda memiliki penyakit pada gusi atau mulut sebaiknya ganti sikat gigi paling tidak satu bulan sekali untuk mencegah kuman berkembang biak. Selain itu, sebaiknya cuci sikat gigi Anda dengan air hangat atau ganti dengan yang baru setiap Anda selesai sakit flu, batuk, atau penyakit lainnya.

Sumber

---

Mengapa Harga Tas Hermès Begitu Mahal?

Merek tas yang satu ini sering kali jadi simbol status. Maklum, harganya selangit. Tetapi tahukah Anda kenapa harga sebuah tas Hermès bisa sedemikian mahalnya?

Pembicaraan tentang selebritas A atau sosialita B menenteng tas Hermès yang seolah menjadi simbol status tak jarang kita dengar. Salah satu tas Hermès yang paling populer adalah Birkin Bag.

Tas Birkin tercipta dari hasil curhatan aktris Jane Birkin kepada bos Hermès, Jean-Louis Dumas pada tahun 1981. Jane yang satu pesawat dengan Dumas dibuat repot dengan tasnya. Ketika itu Jane berusaha meletakkan tasnya di bagasi atas kursi namun isinya kemudian tumpah dan berantakan.

Kepada Dumas, Jane mengeluhkan sulitnya mencari tas kulit yang berkualitas dan fungsional untuk bepergian. Dumas berusaha membuat tas tersebut dengan inspirasi dari model tas serupa tahun 1892. Pada tahun 1984, terciptalah tas dari Hermès untuk Jane Birkin yang kemudian menjadi salah satu tas ikonik.

Sejak terciptanya, tas Birkin menjadi tas mewah yang langka. Sebagai merek, Hermès memang selalu berusaha mempertahankan citra produknya yang eksklusif dan bergengsi. Perusahaan yang lahir tahun 1837 itu berupaya agar produknya tidak pasaran dan hanya bisa dimiliki oleh orang tertentu. Hasilnya, tas Hermès bukan hanya sekadar produk fashion tapi juga simbol status.

Berbagai selebritas dunia seperti Victoria Beckham, Kim Kardashian, Katie Holmes, sampai Lady Gaga pernah terlihat menenteng tas tersebut. Di Indonesia pun tak sedikit yang terlihat tampil dengan tas Birkin. Dian Sastrowardoyo, Krisdayanti, Diana Pungky, Bunga Citra Lestari, Rossa, Maia, sampai Nunun Daradjatun pernah terlihat membawa tas Birkin andalan sebagai pelengkap penampilan.

Harga tas Birkin bisa berkisar mulai dari $ 8 ribu hingga $ 20 ribu. Harga tas ini tergantung dari bahan yang digunakan, hiasan yang menyertai, dan eksklusifitas tas tersebut.

Jika melihat film dokumenter “Hearts & Crafts (People That Make Hermès)”, rumah mode pujaan banyak selebritas dunia itu memang tak mau memproduksi massal barang-barangnya. Semua produknya dikerjakan dengan tangan secara khusus. Mulai dari memotong, menjahit, sampai penyelesaiannya dilakukan oleh orang yang ahli dengan sangat teliti. Jahitan khusus yang merupakan ciri khas Hermès sejak awal menjadi salah satu faktor yang membuat tas Hermès semakin berkualitas.

Satu buah tas Hermès bisa memakan waktu produksi 24-36 jam. Karena dikerjakan dengan tangan satu-persatu, maka tak ada detail tas Hermès yang bisa sangat serupa. Cacat sedikit dalam produksi maka tas tersebut akan masuk ke dalam pembuangan dan dimusnahkan. Tas yang tak sesuai standar tak boleh dijual dan harus dihancurkan demi menjaga kualitas.

Beberapa tahun lalu, untuk memiliki sebuah tas Birkin tak semudah datang ke toko dan membayar. Seorang pembeli bisa masuk daftar tunggu sampai 6 tahun demi mendapatkan tas Birkin idaman.

Namun kini Hermès tak lagi memberlakukan sistem daftar tunggu. Jika stok tersedia, pembeli bisa langsung membawa pulang tas yang diinginkannya. Demi memenuhi permintaan yang tinggi, Hermès telah merekrut seratusan pengrajin baru untuk memperkuat sekitar 2000 pekerja yang sudah ada.

Tas Birkin menggunakan bahan utama kulit. Bermacam-macam kulit digunakan mulai dari sapi, domba, burung unta, ular, reptil dan buaya. Untuk kulit burung unta, Hermès hanya menggunakan bagian bokong yang lebih lembut daripada bagian lainnya.

Untuk mempercantik penampilan, bagian gembok, kunci, dan bagian lain yang terbuat dari logam kemudian dilapisi emas atau palladium. Tak jarang, beberapa butir berlian juga digunakan untuk menambah kesan mewah.

Salah satu tas Hermès termahal berhasil terjual seharga $ 203,150 atau kurang lebih Rp 1,8 miliar dalam sebuah lelang. Tas berwarna merah yang terbuat dari kulit buaya dan dilengkapi berlian tersebut, dibeli oleh seorang kolektor tas yang enggan mengungkapkan identitasnya.
Sumber

---

No responses yet

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

*