Jan 29 2013

Tanda Jantungan?

Published by at 8:53 am under Perlu Diketahui

Nyeri di Dada Tanda Penyakit Jantung?

SERANGAN jantung yang mengakibatkan kematian mendadak seperti yang dialami komedian Ade Namnung kerapkali terjadi. Mereka yang semula sehat dan tak menunjukkan gejala sakit apa pun tiba-tiba menghembuskan nafas terakhir. Mengapa ini bisa terjadi?

Dokter spesialis jantung, Adiputro menjelaskan, kasus serangan jantung akut sering terlihat sehat-sehat saja dan tiba-tiba meninggal terjadi karena danya ialah penyempitan pembuluh darah. Ini sebenarnya terjadi dalam waktu yang panjang terjadi namun tanpa rasa sakit berlebihan.

Lantas, apa ciri-ciri awal orang yang mengidap penyakit jantung? Adiputri menjelaskan, sangatlah bervariasi, tergantung dari penyakit jantung apa yang dialami.

Nyeri dada, seperti tertusuk, bisa saja merupakan ciri penyakit jantung jika yang dimaksudkan adalah serangan jantung koroner akut. Namun, tidak di semua tempat di area dada dapat dianggap sebagai serangan jantung akut

"Tentunya ada tempat tertentu dan sering kali tidak hanya rasa seperti tertusuk. Bisa juga selain nyeri gejalanya disertai dengan rasa yang menjalar ke lengan, punggung, disertai keringat dingin, rasa berdebar-debar seperti tertekan benda berat, dan beberapa gejala lainnya," jelasnya.

Sumber by TRIBUNNEWS.COM

---
5 Cara Kaya yang Salah

Semua orang pingin kaya. Tapi jangan sampai Anda ikuti cara- cara salah berikut ini demi jadi miliuner!

1. Gila Kerja
Tidak ada orang yang melarang Anda menjadi seorang pekerja keras. Sukses memang tak datang dengan sendirinya, sehingga kita memang harus bekerja dengan tekun dan giat kalau ingin berhasil?termasuk dalam hal keuangan. Tapi ada baiknya kita semua bisa work smart, bukan sekadar work hard. Yuk, dicek!


-
Manfaatkan waktu dengan efisien dan efektif.
Kalau nggak perlu-perlu amat, ngapain harus lembur? Maksimalkan jam kerja untuk menyelesaikan tugas-tugas Anda, supaya bisa pulang tepat waktu. Waktu luang serta hari libur kamu sangat berharga, bisa dimanfaatkan untuk menambah pemasukan juga, lho!
-
Ingat istirahat dan jaga kesehatan.
Diri Anda sendir, termasuk kesehatan merupakan aset yang paling berharga. Uang atau harta sebanyak apa pun nggak akan bisa Anda nikmati, jika Anda tak memelihara kesehatan.
-
Bukan pekerjaan Anda?

Kalau begitu, jangan memaksa diri untuk melakukannya.
Membantu teman sih boleh saja, tapi Anda juga bukan superwoman. Jangan sampai tenaga, waktu, apalagi uang Anda terkuras dengan sia-sia.
-
Hati-hati dengan comfort zone.
Seringkali Anda bertahan di satu tempat kerja hanya karena nyaman, terbiasa, dan takut untuk memulai sesuatu yang baru. Padahal, sebenarnya
Anda merasa hasil kerjamu kurang dihargai, gaji relatif kecil, tunjangan atau fasilitas kurang memadai, dan sebagainya. Jangan ragu untuk mengembangkan potensi dan mencari penghasilan yang lebih baik. You deserve it!

2. Tak Sempat Sosialisasi

Sibuk kuliah dan kerja kerap membuat teman-teman S mengaku nggak punya waktu untuk bersosialisasi. Sayang banget deh kalau hal seperti itu harus Anda alami. Soalnya, so, sialisasi sangat penting buat pengembangan karier dan keuangan

3. Pelit ≠ Hemat

Yup, gaya hidup hemat bisa meningkatkan finansial dan membuat Anda lebih kaya. Tapi bedakan dengan pelit, ya. Contoh hemat misalnya membawa bekal makan siang ke kampus; sedangkan yang pelit memilih minta makanan (gratis) dari teman teman−sampai kenyang.

4. Menumpuk Uang

"Kaya" seringkali identik dengan banyak uang. Padahal, uang hanyalah salah satu jenis kekayaan saja. Therefore, uang bukan satu-satunya hal yang perlu Anda kumpulkan bila ingin kaya. Selain menyimpan atau menabung uang tunai di bank, tak ada salahnya Anda membeli barang-barang berharga seperti alat-alat elektronik, mobil atau motor, bahkan rumah. Anda bisa lakukan pembelian dengan cara mencicil.

5. Malas Beramal

Meski bukan kewajiban yang bisa dipastikan jumlahnya, memberi amal merupakan salah satu tindakan keuangan yang penting untuk dilakukan. Beramal memang bisa terlihat seperti "membuang" uang, sebab kita nggak memperoleh imbalan langsung setelah melakukannya. Tapi sebenarnya amal bisa mengajarkan banyak hal buat Anda , di antaranya keterampilan dan kedisiplinan untuk menyisihkan uang (seperti halnya menabung). Daripada harus kehilangan uang dengan terpaksa di tangan pencuri misalnya, lebih baik beramal kan? (lia)

(Sumber: Majalah Spice! edisi April 2011)

---

Kenali Gejala Awal Penyakit Jantung

Kolesterol dan lemak berlebih dalam tubuh dikaitkan sebagai faktor pemicu gangguan jantung. Sayang, banyak dari kita yang masih mengabaikan pola makan sehat meski penyakit jantung disebut dalam deretan penyakit penyebab kematian tinggi di dunia.

Sebelum penyakit ini benar-benar bersarang pada tubuh, ada baiknya Anda mulai beralih pada makanan sahabat jantung, dan mengenal tanda awal masalah serius ini. Seperti dilansir Times of India, berikut gejala awal adanya gangguan jantung.

1. Kelelahan

Jika Anda kerap merasa lelah meski tidak melakukan aktivitas berat, segera konsultasikan ke dokter pribadi. Ini bisa menjadi indikasi adanya masalah pada jantung. Rasa lelah ini juga sering dirasakan saat bangun tidur.

2. Nyeri di dada

Ini merupakan gejala umum masalah jantung. Wanita akan lebih mungkin merasakan nyeri di bagian dada karena penyumbatan arteri yang menyebabkan aliran darah ke seluruh tubuh tidak lancar. Kondisi ini juga dapat menyebabkan mati rasa dan kelemahan tubuh.

3. Berkeringat

Umumnya seseorang berkeringat usai berolahraga atau saat cuaca panas. Namun jika Anda mudah berkeringat, meski tidak melakukan apapun, kemungkinan jantung Anda bermasalah.

4. Sakit kepala

Mereka yang memiliki masalah pada jantung, akan merasakan sakit kepala saat terkena paparan cahaya. Ini berpengaruh pada denyut jantung, entah itu berdenyut lebih lambat atau lebih cepat.

Terutama pada wanita yang sering mengalami migren atau gangguan visual, setidaknya dua kali dalam sebulan, perlu waspada. Bisa jadi ini merupakan gejala perkembangan penyakit jantung. Demikian menurut studi yang diterbitkan American Academy of Neurology. Menurut peneliti, ini terjadi karena penyimpangan sirkulasi darah yang menyebabkan sakit kepala parah.

5. Mual

Gejala gangguan jantung diawali dengan pembengkakan di bagian perut. Hal ini menyebabkan penderita kehilangan nafsu makan dan merasakan mual berlebih.
6. Kecemasan

Banyak yang meyakini, serangan jantung berbuntut pada trauma. Alhasil, mereka yang pernah mengalami serangan jantung lebih sering mengalami ketegangan, ketakutan, atau kecemasan akan kematian. Hal ini dikaitkan dengan kecemasan psikologi dan stres yang menyebabkan serangan lebih sering.

7. Nyeri tubuh

Rasa nyeri menjadi pertanda kuat penyakit jantung. Pada pria, rasa nyeri dirasakan di bagian lengan kiri, sementara wanita mengalami rasa sakit di kedua lengan. Rasa sakit datang dan pergi ini juga dirasakan di bagian bahu, punggung siku, dan leher. Nyeri di beberapa titik bagian tubuh ini disebabkan karena terjadi penyumbatan arteri.

8. Denyut jantung tak teratur

Jika Anda mengalami denyut jantung tak teratur, ini patut diwaspadai karena dapat berakibat fatal. Denyut jantung tak teratur umumnya terjadi karena adanya penebalan otot pada katup jantung. Hal ini menyebabkan terjadi penyempitan pada katup sehingga menyebabkan kebocoran.

9. Sesak napas

Sesak napas disebabkan karena penebalan pembuluh darah yang menghambat pasokan darah ke seluruh tubuh. Ini juga berakibat pada denyut jantung yang tidak teratur, kelainan organ hati atau infeksi, penebalan otot jantung, serta kelainan pada katup jantung.

10. Pembengkakan

Pembengkakan terjadi ketika cairan menumpuk di dalam tubuh. Umumnya terjadi pada bagian pergelangan kaki dan perut. Gejala ini merupakan tanda bahwa jantung sedang mengalami kecacatan serta adanya kelainan pada katup jantung.

Sumber

No responses yet

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

*