Jan 25 2013

Nutrisi Pengusir Stres

Published by at 10:38 pm under Perlu Diketahui

Stres adalah gangguan mental yang bisa diakibatkan oleh banyak hal. Stres berdampak buruk bagi kesehatan. Selain meningkatkan kadar kortisol dalam tubuh, stres juga dapat membuat konsentrasi Anda terganggu.
Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi stres, salah satunya dengan mencukupi kebutuhan nutrisi harian Anda. Nutrisi apa saja yang dibutuhkan tubuh saat stres? Berikut jawabannya untuk Anda.

Vitamin B Kompleks
Kekurangan asupan Vitamin B kompleks akan memperburuk mood Anda saat mengalami kecemasan dan depresi. Vitamin ini menjaga sistem saraf agar berfungsi dengan baik, menjaga sistem pencernaan, dan produksi energi.
Sumber Vitamin B: biji-bijian, beras merah, susu, kacang-kacangan, sayuran hijau, makanan laut, daging, telur, dan buah kering.

Vitamin C
Konsumsi Vitamin C secara teratur dapat membantu menurunkan tingkat hormon pemicu stres dalam darah dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh yang menurun akibat stres.
Sumber Vitamin C: semua jenis buah jeruk dan buah berry, stroberi, melon, kiwi, brokoli, kubis, kol kentang, cabai, dan tomat.

Magnesium
Stres dapat menguras kadar magnesium dalam tubuh dalam jumlah besar. Kekurangan magnesium menyebabkan otot tegang dan kram. Magnesium sangat diperlukan untuk merelaksasi otot dan juga mengatasi stres akibat cedera.
Sumber Magnesium: sereal gandum, kacang-kacangan, biji wijen, buah ara kering, dan sayuran hijau.


Kalsium
Kalsium diperlukan tubuh agar sistem saraf dan otot dapat bekerja dengan baik. Tubuh memerlukan kalsium dalam jumlah besar untuk mengatasi stres.
Sumber Kalsium: susu skim, yogurt rendah lemak, keju, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan ikan.

Zinc/Seng
Orang yang stres biasanya memiliki kadar zinc/seng yang rendah dalam tubuhnya. Zinc sangat diperlukan oleh tubuh untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memerangi infeksi.
Sumber Zinc: kerang, daging merah, kacang-kacangan, biji bunga matahari, kuning telur, susu, dan gandum.

Tembaga
Tembaga sangat bermanfaat untuk melindungi sistem kekebalan tubuh pada saat Anda terkena stres.
Sumber Tembaga: Daging, tiram, kacang-kacangan, polong-polongan, dan gandum.

Potasium
Potasium membantu agar sistem saraf tetap berfungsi dengan baik selama stres.
Sumber Potasium: susu rendah lemak, pisang, buah plum kering, dan kismis.

Kromium
Kromium berguna untuk mengontrol tingkat kolesterol dalam darah dan membantu melindungi jantung serta melancarkan sirkulasi darah.
Sumber kromium: jamur dan kacang-kacangan, seperti kenari, kacang tanah, kacang mede, almon, dan sebagainya.

Besi
Zat besi sangat penting untuk memproduksi hemoglobin dalam sel darah merah. Zat besi akan membawa oksigen ke seluruh tubuh, untuk mengatasi rasa lelah dan membantu pernafasan tetap stabil.
Sumber Zat besi: kedelai, buncis, kerang-kerangan, buah peach, sayuran berwarna hijau tua, daging-dagingan, dan lain-lain.

Selenium
Selenium berfungsi untuk melindungi sistem kekebalan tubuh dan membantunya memproduksi dan mengatur berbagai jenis hormon seperti hormon tiroid.
Sumber Selenium: kacang-kacangan seperti kacang kedelai dan kacang polong, ayam tanpa kulit, susu rendah lemak, ikan, udang, kepiting, dan sarden.

10 nutrisi di atas merupakan nutrisi yang ampuh untuk mengatasi stres, jadi pastikan Anda mengkonsumsi vitamin dan mineral ini dalam jumlah yang tepat. Jangan lupa untuk berolahraga dan memulai gaya hidup sehat untuk mengatasi stres yang berkepanjangan. (dan)

Sumber

---

Buah Aman untuk Penderita Diabetes

Siapa tak kenal buah naga? Saat ini, buah dengan warna kulit pink menyala ini tengah menjadi buah favorit banyak orang di seluruh dunia.

Di Inggris, buah ini dikenal dengan sebutan Pitaya yang dikenal sebagai buah super karena khasiatnya  yang luar biasa. Kandungan nutrisi di dalamnya memiliki kemampuan untuk mengatur kadar gula darah sehingga menjadi buah paling aman bagi penderita diabetes. Tak hanya itu, buah ini juga memiliki dosis tinggi  anti-oksidan.

Seperti diberitakan Daily Mail, buah yang berasal dari Amerika Latin ini, kini, banyak dipanen di Thailand, Sri Lanka, Bangladesh dan Filipina.

Karena rasanya yang tidak terlalu manis layaknya perpaduan antara buah kiwi dan pear, pitaya atau buah naga, makanya dikatakan cocok untuk penderita diabetes.

Dalam 100 g buah naga, kandungan airnya cukup tinggi, hingga 90,2%, serat 0,7 – 0,9 g, sementara vitamin C-nya sebesar 4 – 25 mg. Sementara mineral yang terkandung dalam buah naga, antara lain, kalsium, fosfor, dan zat besi. Ada juga betakaroten, likopen, dan fitoalbumin yang bersifat antioksidan. Kandungan lemaknya, terutama terdapat pada bijinya, berupa asam lemak tak jenuh ganda.

Para ahli di Taiwan menganggap buah naga sebagai “obat” diabetes. Mereka menganjurkan para pasien diabetes tipe 2 untuk sering mengkonsumsi buah naga karena kandungan seratnya yang dapat mengelola kadar gula darah.

Likopen pada daging buahnya yang merah memiliki sifat antikanker. Sifat antikankernya juga karena buah ini mengandung fitoalbumin, serat dan antioksidannya yang tinggi.

Buah ini juga sangat baik untuk sistem peredaran darah, efektif untuk mengurangi tekanan emosi dan menetralkan racun dalam darah, termasuk racun logam.

Pilih buah naga yang sudah matang dengan ciri bila ditekan empuk serta warna kulitnya yang pink-nya menawan, pilih pula yang kulitnya mulus. (ren)

Sumber

---

Mari Mulai Kebiasaan Baru Jaga Kolesterol

Kondisi tubuh kita berubah seiring dengan bertambahnya usia. Memasuki usia 20-30 tahun, tubuh kita mulai terasa mudah lelah, pegal, capai, lemas, atau gampang sakit sehingga asupan multivitamin menjadi sesuatu yang harus dilakukan untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap prima.

Memasuki usia 30 tahun ke atas, berbagai aktivitas tetap kita coba lakukan seperti saat masih muda antara lain olah raga bersama teman-teman, kumpul-kumpul dan bergadang sampai malam ataupun makan enak. Namun kenyataannya saat olahraga kita sudah tidak sekuat dulu, kita mudah terengah-engah dan capai; saat kumpul-kumpul kita pun cepat mengantuk; dan saat makan enak terutama makanan yang berkolesterol tinggi leher sering kali terasa berat dan kaku.

Itulah tanda-tandanya tubuh kita mulai mengalami penurunan kondisi dan rentan terkena penyakit degeneratif, yaitu penyakit yang mengiringi proses penuaan, diantaranya penyakit jantung koroner dan stroke yang banyak terjadi karena kadar kolesterol yang tinggi. Penyakit ini banyak menyerang usia produktif secara mendadak bahkan terkadang tanpa gejala sebelumnya.

Data WHO menunjukkan bahwa 30 persen penyebab kematian yang terjadi di Indonesia pada tahun 2010 adalah penyakit Kardiovaskuler dan salah satunya adalah penyakit jantung koroner.

Mencegah lebih baik daripada mengobati
Bagaimana caranya agar kadar kolesterol total dan kolesterol LDL tidak berlebihan di dalam darah?
1.    Olahraga teratur 30-45 menit 3 kali seminggu
2.    Menjaga berat badan ideal
3.    Mengurangi asupan lemak hewani
4.    Minum suplemen yang mengandung Phytosterol

hemaviton Cardio adalah suplemen kesehatan dengan Phytosterol untuk membantu menurunkan kolesterol serta diperkaya dengan suplementasi vitamin dan mineral antioksidan untuk memelihara kesehatan tubuh.

Phytosterol adalah bahan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang dapat menggantikan kolesterol yang diserap oleh saluran cerna. Dengan mengkonsumsi Phytosterol maka penyerapan kolesterol oleh saluran cerna ke dalam darah akan berkurang sehingga kolesterol dalam darah khususnya kolesterol total dan kolesterol LDL (kolesterol jahat) akan menurun.

Minum hemaviton Cardio 3 kali sehari @1kaplet pada waktu atau setelah makan untuk membantu mengurangi kolesterol. hemaviton Cardio, kebiasaan baru untuk menjaga kolesterol. (WEBTORIAL)

Sumber

---

Solusi Tepat Saat Tapak Tangan "Banjir" Keringat

Sering mengalami keringat berlebih pada telapak tangan? Jika ya, tentu Anda sering merasa tidak percaya diri. Apalagi, jika harus berjabat tangan dengan rekan bisnis atau tamu. Telapak tangan yang berkeringat cenderung terjadi ketika seseorang mengalami tingkat stres yang sangat tinggi.

Meskipun ini merupakan fenomena alami, bisa jadi Anda mengalami kondisi yang disebut hiperhidrosis. Telapak tangan berkeringat biasanya disertai dengan keringat berlebih di telapak kaki dan di area lain pada tubuh.

Jika Anda merasa keringat sangat berlebihan, segera periksakan diri ke dokter. Masalah keringat tersebut sebenarnya juga bisa disiasati dengan trik khusus. Lakukan saja lima langkah berikut.

1. Baking soda

Baking soda dapat Anda gunakan sebagai obat penyembuh telapak tangan yang berkeringat. Campurkan satu sendok baking soda ke dalam air hangat dan rendam tangan selama beberapa menit. Alkalin alami yang terkandung di dalam baking soda dapat membuat telapak tangan Anda berhenti berkeringat selama beberapa jam.

2. Talc powder
Jika Anda sering mengalami keringat berlebih di telapak tangan, namun masih dalam level sedang, aplikasikan talc powder atau bedak bayi untuk membuatnya berhenti berkeringat. Anda dapat membawa bedak ke mana pun untuk mengontrol produksi keringat.

3. Kantung teh
Rendam sekitar empat hingga lima kantung teh di dalam air hangat, kemudian rendam tangan Anda selama beberapa menit. Teh berfungsi sebagai antiperspirant alami yang sangat bermanfaat dalam mengatur keringat.

4. Alkohol
Celupkan bola kapas ke dalam alkohol dan gosokkan pada seluruh permukaan telapak tangan Anda secara merata. Menggosokkan alkohol dapat mengeringkan keringat berlebihan selama beberapa jam. Pastikan Anda tidak menggosokkan alkohol terlalu banyak, karena dapat menyebabkan kulit mengalami kekeringan.

5. Meditasi
Meditasi, seperti dilansir dari Bold Sky, dapat jadi solusi untuk masalah emosi dan fisik, termasuk keringat berlebih. Keringat berlebihan umumnya disebabkan rasa lelah dan stres. Dan, meditasi dapat membantu pikiran Anda tetap tenang dan mengatur tingkat stres. (art)

Sumber

---

Makanan Ini Bisa Menyehatkan Ginjal

Kesehatan ginjal sama pentingnya dengan kesehatan jantung. Seseorang dengan masalah ginjal akan menjalani kehidupan yang menyakitkan, karena organ penting dalam tubuh tersebut tidak layak untuk memproses limbah tubuh sehari-hari.

Biasanya gejala sakit ginjal ditunjukkan oleh tubuh sebagai sinyal, seperti  kesulitan dalam buang air kecil, bengkak di sekitar mata, kaki dan tangan. Gejala tersebut, biasanya mengarah pada masalah gagal ginjal. Dan hal itu merupakan masalah menyakitkan. Untuk itu, mulailah dari sekarang menjaga kesehatan ginjal Anda.

Seperti diberitakan Times India, ada beberapa makanan yang bisa membantu menunjang kesehatan ginjal.

Paprika

Sayuran ini menambah rasa ketika suatu menu dibakar, dipanggang, atau dimasak apapun. Paprika membantu memecah limbah yang ada di dalam darah, untuk itu sayuran ini tepat jika dikonsumsi dengan tujuan untuk menunjang kesehatan ginjal. Tapi pastikan itu adalah paprika merah.

Putih telur

Jika Anda memiliki masalah ginjal, Anda perlu protein yang rendah fosfor. Putih telur memiliki protein yang sehat. Dan perlu diketahui orang dengan masalah ginjal harus menghindari kuning telur.

Kembang Kol

Cara paling sederhana untuk mempersiapkan kembang kol adalah dengan merebus dan menambahkan merica dan garam. Dan sayur ini memiliki keunggulan untuk menyehatkan ginjal karena merupakan musuh bagi senyawa beracun dalam tubuh Anda. Kembang kol kaya indoles, glucosinolates dan tiosianat yang berfungsi mengusir  limbah beracun dalam tubuh Anda.

Kubis

Kubis merupakan bahan inti untuk makanan India-Cina yang paling dicintai. Sayur ini mengandung  phytochemical yang mampu menumpas  radikal bebas, yang merusak tubuh dan kulit. Pada dasarnya, setiap buah dan sayuran yang memecah radikal bebas adalah rahasia untuk kulit bersinar alami. Cara mengkonsumsinya mudah, bisa dijadikan lalapan ataupun dicampur sebagai tumisan dan sup.

Ikan

Hidangan ikan  memang identik dengan penduduk pesisir, namun tak ada salahnya, Anda juga menjadikan ikan sebagai menu harian yang sehat untuk ginjal. Lemak ikan memiliki sifat anti-inflamasi, dan omega-3 nya dapat mengurangi masalah ginjal. Ikan juga merupakan sumber yang baik untuk protein.

Jus

Jus buah atau jus sayur, keduanya memiliki sifat untuk memecah limbah dan mengeluarkan racun dalam tubuh.  Jus, terutama jus sayuran yang mengandung phytochemical berfungsi untuk mencuci darah dengan baik sehingga dapat membantu mencegah penyakit gagal ginjal.  Jus buah, terutama berry kaya akan antioksidan yang menghindari masalah dan meningkatkan kesehatan ginjal.

Sumber

---

No responses yet

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

*