Aug 07 2012

Kurma Berdasar al-Hadits & Ilmu Kedokteran

Published by at 6:53 pm under Perlu Diketahui

Rasulullah SAW bersabda, “Kurma itu menghilangkan penyakit dan tidak membawa penyakit. Ia berasal dari surga. Dan di dalamnya terkandung obat.”
Kurma menduduki tempat yang istimewa dihati kaum muslimin. Ia adalah obat dan makanan. Ia dianggap sebagai salah satu makanan yang paling baik yang dinasihatkan oleh Rasulullah SAW.
Meskipun harganya murah dan persediaannya selalu berlimpah di pasar-pasar, banyak ilmuwan menggelari kurma dengan manjam (tambang), karena ia memiliki banyak manfaat dan kaya dengan mineral, vitamin dan fosfor.


Kurma lebih bagus daripada zat besi dan kalsium. Bahkan beberapa butir kurma memberikan efek yang lebih besar daripada segelas penuh minuman zat besi atau satu suntikan kalsium. Hal inilah yang mendorong beberapa peneliti untuk mengatakan bahwa seandainya kurma tidak memiliki manfaat selain magnesium yang dikandungnya, maka itu cukup untuk menempatkannya dibagian paling depan makanan dan buah-buahan yang bermanfaat. Magnesium dapat menghancurkan kanker, sampai-sampai penduduk oasis yang sebagian besar adalah orang-orang miskin sama sekali tidak menderita kanker.

Pohon kurma adalah pohon yang mulia. Bukan hanya buahnya saja yang dimanfaatkan oleh penduduk berbagai wilayah di dunia, melainkan juga pelepah dan batangnya. Bagi penduduk Kerajaan Arab Saudi sendiri, kurma telah lama menjadi makanan pokok. Dan seiring dengan perjalanan waktu, perkebunan dan industri kurma terus berkembang hingga menjadi unsure penting dalam peta ekonomi nasional.

Kurma Menurut al-Hadits
Rasulullah SAW bersabda, “Rumah yang didalamnya tidak ada kurma, penghuninya adalah orang-orang lapar.” (HR. Bukhari)
Rasulullah SAW bersabda, “Kurma ajwa yang baik berkhasiat sebagai penyembuh.”
Aisyah berkata, “Rasulullah telah menyebut kurma dan susu sebagai makanan terbaik diantara makanan lainnya.”
Muslim berkata, “Abdullah bin Ghifar melihat Rasulullah mengonsumsi mentimun bersama kurma rutab.”
Sa’ad ra mendengar Rasulullah bersabda, “Barang siapa memakan tujuh butir kurma ajwah di pagi hari, maka racun dan sihir tidak akan membahayakannya pada hari itu.” (HR. Bukhari).
Anas ra berkata, “Rasulullah SAW berbuka sebelum shalat dengan beberapa butir kurma basah (ruthab). Apabila tidak ada kurma basah di tempat beliau, maka beliau berbuka dengan beberapa butir kurma kering (tamr). Dan apabila tidak ada kurma kering, maka beliau menghirup beberapa teguk air.” (HR. Ahmad dan Abu Daud).
Salman ibnu Amir Al Dhabbi meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, “Apabila seorang dari kalian berbuka, maka hendaklah dia berbuka dengan kurma. Sesungguhnya kurma itu berkah. Dan apabila dia tidak mendapatkan kurma, maka hendaklah dia berbuka dengan air. Sesungguhnya air itu suci.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi).
Dalam kitabnya, Zad Al-Ma`ad, Ibnu Qayyim menyebutkan bahwa kurma dapat menguatkan perut yang dingin, menyamankannya dan menyuburkan badan. Ia termasuk buah yang paling mulia dan paling bermanfaat. Ia adalah raja buah-buahan, penguat lever, dan pelembut tabiat. Ia adalah buah yang paling banyak memberikan nutrisi. Memakannya sebelum makan pagi dapat membunuh cacing. Panas yang dikandungnya adalah penawar racun. Oleh karena itu, apabila ia dimakan secara terus-menerus sebelum makan pagi, maka ia dapat melemahkan cacing dan menguranginya. Ia adalah makanan, obat, minuman, dan manisan sekaligus.
Membatasi ifthar dengan kurma saja memiliki manfaat medis yang besar, yaitu masuknya nutrisi ke dalam perut secara bertahap sampai ia siap menerima makanan setelah itu. Tentang hal ini, Ibnu Qayyim berkata, “Ifthar Nabi SAW ajaran yang sangat bijak. Puasa mengosongkan perut dari makanan, sehingga lever tidak mendapatkan didalamnya sesuatu yang dapat diserap dan disebarkan ke seluruh tubuh. Dan makanan yang manis adalah sesuatu yang paling cepat sampai ke lever dan paling disukainya. Apalagi jika makanan itu adalah kurma, karena ia adalah suci.”
Salamah binti Qais meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Berikanlah kurma kepada wanita yang akan melahirkan, agar anaknya menjadi murah hati. Itu adalah makanan Maryam saat akan melahirkan Isa. Sekiranya Allah mengetahui ada yang lebih baik dari itu, tentu Dia akan telah memberikannya kepadanya.”
Sulaiman bin Amr Al-Dabbi meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Bila seseorang ingin berbuka puasa, maka sebaiknya ia mengonsumsi kurma. Bila tidak tersedia, maka hendaknya ia meminum sedikit air. Karena ia (air) itu bersih dan murni.”

Kurma Menurut Ilmu Kesehatan Modern
Ilmu kedokteran modern telah banyak membahas kurma melalui kajian-kajian, penelitian –penelitian akademis dan lapangan yang terus berkembang. Kajian-kajian dan penelitian-penelitian ini membuktikan bahwa kurma memiliki banyak manfaat, diantaranya:
- Kurma tidak mentransfer bakteri, mikroba, dan ulat yang ada di dalamnya
- Kurma dapat memusnahkan amuba
- Kurma dapat membunuh bakteri yang mungkin menyerang manusia.
- Kurma adalah makanan dan obat paling penting bagi para astronot dan lebih sehat daripada kaviar.
- Kurma mengandung zat yang dapat merangsang kontraksi rahim dan menguatkan otot-ototnya pada bulan-bulan terakhir kehamilan sehingga dapat membantu proses kelahiran.
- Kurma dapat membersihkan usus besar(colon) dan menurunkan tekanan darah
- Kurma mengandung vitamin A, B1, B2, dan D disamping berbagai macam gula yang berstruktur sederhana.

Sumber

---

10 Jenis Kurma yang Populer

Didunia ini ratusan jenis kurma, Di Arab Saudi ada sekitar 400 jenis, belum lagi di Tunisia, Irak, Iran, Mesir dan California dan tempat lainnya. Berikut kurma yang terkenal dan banyak diminati oleh para pemburu kurma diseluruh dunia.

10-jenis-kurma-yang-populer

1. Kurma Nabi (Kurma Ajwah)
Hanya tumbuh di tanah Madinah (Saudi Arabia) dan inilah kurma pavorit Nabi Muhammad SAW, warna hitam, tekstur lembut, tidak manis dan cita rasanya hampir mirip kismis.

2. Kurma Sekki
Ada dua warna, atas kekuning-kuningan sedang bawah kecoklatan, bagian yang kuning lebih keras, yang cokelat lebih empuk serta kenyal, rasanya manis sedang.

3. Kurma Barhi
Warna coklat cerah, manis sedang, tekstur lembut seperti durian, ada sedikit rasa caramel

4. Kurma Kholas
Warna cokelat terang keemasan mirip kurma barhi, hanya saja ada citarasa coffee caramel, tekstur empuk rasa manis sedang.

5. Kurma Khidri
Warna maron gelap lebih kering, kenyal, tidak terlalu manis paling banyak diproduksi, biasa digunakan bahan dasar olahan kurma, mulai dari kurma isi almond, orange, hingga campuran cokelat.

6. Kurma Mactoumi
Warna sedikit hitam kemerahan , permukaan agak keriput, kenyal, rasa manis,

7. Kurma Sokari
Tekstur kenyal lembut tapi ada juga jenis yang keras, paling disukai di Arab Saudi, sedikit kering dan manis.

8. Kurma Silaj
Warna cokelat kemerahan bentuk lonjong, tekstur lembut rasa manis sedang

9. Kurma Majol
Warna cokelat sangat manis lembut dan kenyal

10. Kurma Monief
Warna cokelat terang, tidak begitu besar, manis sedang dan tekstur lembut

Sumber

---

Kurma Muda (Ruhtob)
Kurma muda atau yang sering disebut dengan Ruhtob mungkin belum banyak yang tahu/mengenalnya. Apalagi buat yang tinggal di Indonesia yang biasanya lebih sering melihat kurma tamur/kering yang suka banyak pas bulan Ramadhan ataupun bulan haji. Kurma memang sudah kita kenal banyak manfaatnya, dan dianjurkan oleh Rasulullah untuk berbuka dengannya maupun memakannya.

Kurma muda nampak seperti buah sawit, seperti halnya kurma kering yg masih bertangkai. akan tetapi tekstur buahnya berbeda, agak keras, bagian dalamnya seperti kelapa(putih). Rasanya agak sepet sedikit, tapi tergantung jenisnya, ada yg sejak muda juga manis, kres2 kayak salak pondoh. jika dibiarkan maka lama-lama akan jadi lembek, rasanya manis juga. saya lebih seneng kurma muda ini karena rasanya seger, tidak terlalu manis/giung. manisnya pas, masih agak kres2 gitu jd ga alot, makan banyak jg ga kerasa.

Banyak yang menyebutkan kurma muda berkhasiat untuk kesuburan bagi pasangan yang belum dikaruniai keturunan. manfaat lain kurma mungkin sudah banyak yang tahu entah itu secara klinis maupun Islam. kurma muda ini katanya mempunyai unsur yang meningkatkan kontraksi otot, pernah ada temen yang sehabis minum lalu haid. dan beberapa teman yang lain sudah banyak yang membuktikan memang disamping kuasa Allah dan rejeki Nya, mereka berhasil hamil setelah memakan buah kurma muda ini.

Karena khasiatnya ini, dan kelangkaannya ditemukan di Indonesia, mungkin belum populer, saat pulang biasanya orang-orang sini membawa ruhtob sebagai buah tangan/oleh-oleh. Saat musim panas seperti sekarang kurma sedang musim berbuah, sampai dengan Ramadhan nanti kurma berbuah ranum. di mana-mana, bahkan di pohon-pohon pinggir jalan yang sebenernya fungsinya hanya sebagai hiasan di jalan juga berbuah lebat. Berkah sekali, bahkan sangkin banyaknya sampai-sampai saat sudah lewat masak, terpaksa dibuang oleh dinas pertamanan. kadang sampai-sampai temen pernah pulang bawa setandan sama tangkai-tangkainya baru metik di pohon. memang susahnya kalo bawa oleh-oleh ini adalah tidak tahan lama, kurma muda lama kelamaan klo tidak dimakan juga akan busuk, tidak awet. jadi kalau pas mau pulang baru petik, dalam perjalanan dan sampai di tanah air masih seger.

Sumber

---

Kurma; Makanan Manis yang Ideal Untuk Puasa

Bagi umat Muslim, disunahkan berbuka puasa dengan makanan atau minuman yang manis. Tapi makanan atau minuman manis seperti apa yang sehat dan baik untuk tubuh?

Makanan dan minuman manis memang dianjurkan untuk santapan awal buka puasa. Tapi bukan berarti semua makanan atau minuman manis boleh dikonsumsi, terlebih bila mengandung kadar gula tinggi.

“Idealnya, buka puasa dengan makan 3 buah kurma. Selain manis, kurma juga merupakan karbohidrat kompleks yang membuat gula diserap tubuh secara perlahan,” jelas Dr.H.Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB,FINASIM, dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Lambung dan Pencernaan, FKUI-RSCM.

Idealnya, buka puasa dengan makan 3 buah kurma. Selain manis, kurma juga merupakan karbohidrat kompleks yang membuat gula diserap tubuh secara perlahan

Menurut Dr Ari, banyak orang keliru menginterpretasikan maksud dari ‘berbuka dengan yang manis’. Mengonsumsi makanan atau minuman manis memang baik
dilakukan pada saat buka puasa, agar dapat segera memulihkan energi setelah seharian berpuasa. Tapi yang keliru adalah porsi makanan atau minuman manis yang dikonsumsi.

“Berbuka dengan yang manis tapi jangan berlebihan, apalagi kalau manisnya berasal dari gula,” tambah dokter sekaligus Ketua Bidang Advokasi PB PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia).

Dr Ari menjelaskan bahwa produk gula merupakan jenis karbohidrat sederhana, artinya sangat mudah dipecah dan dicerna menjadi gula darah. Hasilnya, bila gula dikonsumsi secara berlebih, maka gula darah akan melonjak dalam tubuh dan membuat orang mudah mengantuk, lemas dan menimbun lemak.

Sedangkan kurma merupakan jenis karbohidrat kompleks, sama halnya dengan nasi merah, jagung dan gandum. Karbohidrat kompleks akan lebih lambat dipecah atau dicerna menjadi gula darah, dengan demikian gula darah akan tetap stabil (tidak mengalami fluktuasi yang tinggi). Selain itu karbohidrat kompleks juga sangat membantu proses metabolisme energi tubuh.

Jangan mengonsumi makanan atau minuman manis yang berasal dari gula secara berlebihan, baik pada saat buka puasa atau pun sahur. Hal ini karena makanan manis akan membuat tubuh melepaskan insulin dengan cepat sehingga memicu rasa lapar lebih cepat pula.

Untuk itu, Dr Ari menyarankan agar tidak mengonsumi makanan atau minuman manis yang berasal dari gula secara berlebihan, baik pada saat buka puasa atau pun sahur. Hal ini karena makanan manis akan membuat tubuh melepaskan insulin dengan cepat sehingga memicu rasa lapar lebih cepat pula.

Selain itu, insulin berfungsi untuk memasukkan gula dari dalam darah ke dalam sel-sel tubuh dan digunakan sebagai sumber energi. Bila insulin dilepaskan dengan sangat cepat, maka orang merasa cepat berenergi tetapi sekaligus cepat menghabiskan cadangan energi.(rps/dtk)

sumber : voa-islam.com

No responses yet

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

*