Archive for May, 2011

May 30 2011

Hidup Indah Peduli

Published by under Hikmah

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah. Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya. Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian. Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya. Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah. Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya. Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis. Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Ku bersyukur mendapatkan engkau kawan.
Ku berharap ini tak kan bias.
Ku berharap ini kan nyata.
Satu yang ku harapkan darimu teman
Jadikan hidup ini indah dengan kepedulian
Kepedulianmu terhadap sekelilingmu
Kepedulianmu terhadap temanmu kawan

Syukron
by Milad kepala_4

--- Continue Reading »

No responses yet

May 17 2011

Keteladan dan Budaya Kerja

Published by under Refleksi

Perilaku dalam bekerja keras dan cerdas, memimpin pegawai dengan persuasif, dan membangun hubungan vertikal dan horizontal yang harmonis merupakan contoh-contoh perilaku sifat terpuji dari seseorang. Karena berperilaku menakjubkan dari sekelompok pegawai dan pimpinannya maka kinerja perusahaan akan meningkat. Dari mana referensi keteladanan itu bisa dipelajari dan ditiru? Biasanya keteladanan itu datangnya dari seorang pemimpin. Seorang pemimpin yang baik dalam berbagai segi maka para pegawai cenderung akan menirunya. Bahkan tanpa diperintah sekalipun. Hal ini lumrah terjadi dalam suatu organisasi termasuk Uiniversitas Islam Indonesia. Apakah kalau begitu sumber referensi keteladanan hanya dari pemimpin atau pimpinan unit?

Memang referensi dari pimpinan merupakan sumber utama. Namun demikian tidak cukup. Ada sisi lain yang perlu dipenuhi yakni dari rekan sekerja. Para pegawai akan semakin terpacu untuk meningkatkan mutunya manakala melihat kemajuan rekan-rekan sekerjanya. Misalnya dalam hal kompetensi pegawai. Syarat untuk itu hanya dapat dipenuhi lewat proses pembelajaran seperti pendidikan-pelatihan dan magang. Karena itu pegawai yang belum banyak mengikuti pendidikan dan pelatihan akan terdorong oleh keberhasilan rekan kerjanya. Keberhasilan itu merupakan fungsi dari kinerja pendidikan dan pelatihan dan produktifitas kerjanya. Continue Reading »

No responses yet

May 17 2011

MENELADANI FOUNDING FATHERS

Published by under Tajuk

Sirine telah dibunyikan menandai dimulainya rangkaian acara diesnatalis atau milad Universitas Islam Indonesia (UII) ke-68 pada Senin, 8 Mei 2011. UII sebagai perguruan tinggi nasional pertama yang didirikan tokoh-tokoh nasional pejuang kemerdekaan mengemban visi dan cita-cita besar para pendirinya yaitu melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa. Karena itu, sudah semestinya peringatan milad UII kali ini selain dirayakan dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan, juga dijadikan sebagai ajang refleksi diri, sudah sejauh mana cita-cita founding fathers UII dapat diwujudkan. Milad UII menjadi momentum untuk menguatkan komitmen untuk mewujudkan mimpi besar pendiri dan komitmen untuk terus memajukan UII sehingga benar-benar menjadi perguruan tinggi kelas dunia (world class university). Konsekuensinya, perlu ada penegasan tentang upaya-upaya yang harus dilakukan yang termuat dalam RIP, renstra dan renop yang telah disepakati sebagai bagian dari resolusi milad dengan tetap menjunjung tinggi warisan para pendahulu yang merupakan founding fathers UII, terutama semangat kesederhanaan, komitmen menjaga akhlak dan keikhlasan menghidupi UII. Continue Reading »

No responses yet