Jan 17 2011

Syaiful Anwar Prasetyo Jadi Perwira Karir TNI

Published by at 12:23 pm under Kiprah

Syaiful Anwar Prasetyo, S.Psi akrab dipanggil Ipung adalah alumni Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia (FPISB UII). Dia berhasil lolos seleksi  sebagai Perwira Prajurit Karir TNI (Tentara Nasional Indonesia). Sejak mahasiswa dia dikenal sangat rajin dan aktif di unit kegiatan mahasiswa, khususnya pada seni bela diri boxer, Tarung Drajat. Dia sangat  concern pada kegiatan Boxer ini, hingga meraih beberapa tingkat kurata, sampai pada level pelatih. Ipung sempat melatih beberapa tahun sebelum ia harus meniti karir di dunia kerjanya.

Semasa menjadi mahasiswa, Ipung sempat menjuari beberapa event pertandingan Boxer, diantaranya  Juara III PORDA DIY tahun 2007. Selain itu dia juga aktif di bidang olah raga yang lain, yakni sepakbola dan bulutangkis. Dalam cabang bulutangkis, dia pernah menjadi juara 2 pada pertandingan antar mahasiswa dalam rangka Milad UII tahun 2007. Aktif di organisasi kepemudaan di tempet tinggalnya, di dusun Gondanglegi, Sariharjo, Ngaglik, Sleman.

Alumni FPISB UII lulusan 2008 dikenal gigih dalam segala hal misalnya berdagang buah-buahan, laden tukang batu, beternak ayam dan pekerjaan apa saja dia kerjakan tanpa merasa gengsi. Kegigihan ini yang jarang dimiliki pemuda pada umumnya. Ipung sempat bekerja di BRI Syariah Cabang Yogyakarta selama satu tahun.

Komandan Kodiklat TNI Mayjen TNI M.Sochib, SE.,MBA (KR-3/1) mengatakan, pendidikan dasar keprajuritan (Disarrit) diikuti 171 calon prajurit siswa (caprasis) pria dan 39 caprasis wanita. Sebagai Perwira Prajurit Karir TNI TA 2011. Jumlah tersebut dibagi untuk tugas di Matra Darat, Laut dan Udara. Pelatihan dan penempaan di kawah penggodogan ini bertujuan agar kelak para caprasis menjadi sosok yang berkarakter Trisakti Wiratama, yakni tanggap, tanggon dan trengginas

Putera kedua pasangan Drs. H. Harry Prasetyo, MM (pegawai purna tugas FE UII) dan Hj. Sri Rahayu  (pegawai Divisi Perpustakaan FE UII) lahiran di Sleman 12 Maret 1987, sebelum dinyatakan lulus harus  menempuh tahapan tes yang sangat ketat sejak di Yogyakarta, Semarang dan terakhir di Bandung. Saat ini sedang menjalani pendidikan di Magelang dan dilanjutkan di Surabaya dan Jakarta sampai nantinya dilantik sebagai Perwira Menengah dengan pangkat Letnan Dua (Letda) TNI.

Orang tua Ipung, Harry Prasetyo ketika ditemui reporter UII News terkait dengan kegigihan putera keduanya mengatakan, Ipung kecil memang ‘mbandel’, ‘ngglidig’ tapi kreatif. Dia sudah terlatih dengan kondisi ortu yang pas-pasan, sehingga selama menjadi mahasiswa tidak bisa mengikuti trend “wah” sebagai mahasiswa. Tapi dia punya cita-cita yang tinggi sehingga sering “ngeyem-yemi” ortunya. “Insya-Allah kelak saya bisa membahagiakan keluarga,” kelakarnya penuh harap.

Tentunya ortu berharap, selama menjalani proses pendidikan  harus ikhlas, nrimo, disiplin, mentaati semua aturan main dan bisa sinergi dengan pelatih maupun teman taruna lainnya. Yang terpenting lagi, ibadah wajib tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apapun. Good luck!!! Pung, semoga ilmu dan keahlianmu bermanfaat. Setelah dilantik dan bertugas “OJO DUMEH”, pinta Harry Prasetyo.  (Mujiyana)

No responses yet

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

*