Archive for December, 2010

Dec 17 2010

UII dan Erupsi Merapi "Ukhuwah yang Teruji"

Published by under Refleksi

Erupsi Merapi pada tahun 2010 ini mendatangkan hikmah baru bagi UII, yang jauh lebih bermakna dibandingkan dengan erupsi tahun-tahun sebelumnya. Setidaknya inilah yang dirasakan oleh fakultas dan unit yang berada di kampus terpadu, di mana mereka akhirnya merasakan pengalaman menjadi kaum muhajirin dan melaksanakan kegiatan akademik maupun perkantoran di kampus UII yang berada di radius lebih aman (kampus bawah). Belum lagi beberapa anggota keluarga besar UII yang juga harus mengungsi karena berdomisili di daerah yang termasuk zona bahaya Merapi.

Setelah sempat menjalani kegiatan perkuliahan dan perkantoran selama lebih kurang satu minggu di kampus bawah, akhirnya pada tanggal 29 November 2010 secara resmi kampus terpadu telah kembali digunakan penuh. Dalam rangka peringatan kembali ke kampus terpadu ini, maka pada hari Rabu, 8 Desember 2010 diadakan tabligh akbar yang mengambil tema “Dari Musibah Menuju Hikmah: Menyongsong Hari Esok yang Lebih Baik”, dengan pembicara KH. Malik Madani, MA. Tabligh akbar ini mengundang penduduk dari daerah binaan UII, yang kemarin sempat menjadi korban erupsi Merapi dan harus mengungsi ke daerah yang lebih aman. Continue Reading »

No responses yet

Dec 17 2010

HIJRAH KONTEKSTUAL

Published by under Tajuk

Dalam rentang waktu yang berdekatan, kita menjumpai pergantian tahun dua kali, yaitu Tahun Baru Hijriyah 1432 yang jatuh pada tanggal 7 Desember dan Tahun Baru Masehi 2011 pada 1 Januari. Pergantian tahun memberikan makna yang beragam bagi setiap orang. Akan tetapi, yang pasti bahwa bergantinya tahun menunjukkan “bertambahnya” usia seseorang, akan tetapi hakikatnya umurnya “berkurang” atau dengan kata lain jatah hidupnya di dunia semakin berkurang.

Oleh karena itu, dengan hakikat umur seperti itu, seharusnyalah kalau pergantian tahun dimanfaatkan untuk mengevaluasi (muhasabah) diri, introspeksi atas aktivitas ibadah dan keimanannya pada tahun yang lalu, dan menyiapkan upaya perbaikan dan peningkatan kualitas ibadah, keimanan serta ketaqwaannya untuk tahun mendatang. Allah (QS 59: 18) memerintahkan agar setiap diri memperhatikan apa yang telah disiapkan untuk hari esok (akhirat). Rasulullah SAW menyatakan pada hari kiamat, setiap manusia ditanya empat perkara: umurnya untuk apa dihabiskan, masa mudanya untuk apa digunakan, hartanya dari mana diperoleh dan ke mana dihabiskan, dan ilmunya untuk apa dimanfaatkan. (HR Tirmidzi). Khalifah Umar bin Khathab menyatakan, 'Hitunglah diri kalian sebelum kalian dihitung. Timbanglah amal-amal kalian sebelum ditimbang”. Continue Reading »

No responses yet