Jul 17 2010

67 Tahun Universitas Islam Indonesia

Published by at 9:06 am under Refleksi

Mari kita syukuri nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada kita termasuk kemudahan yang Allah SWT berikan kepada Universitas Islam Indonesia (UII). Hari Sabtu, 10 Juli 2010, bertepatan dengan 27 Rajab 1431 H yaitu hari peringatan Isra’ Mi’raj nabi besar Muhammad SAW, tepatlah usia Universitas Islam Indonesia 67 tahun. Meskipun masih termasuk usia muda untuk ukuran sebuah Perguruan Tinggi (PT), namun Universitas Islam Indonesia mencatat sejarah sebagai universitas nasional pertama di Indonesia.
Universitas Islam Indonesia didirikan oleh para tokoh nasional, antara laim Bung Hatta, KH Mas mansur, KH A Wahid Hasyim, KH Fatchurrahman Kafrawi dan KH Abdul Kahar Muzakir yang kemudian ditetapkan sebagai Rektor pertama. Universitas Islam Indonesia didirikan di Jakarta pada tanggal 27 Rajab 1354 H atau saat itu bertepatan dengan 8 Juli 1945, hanya 40 hari sebelum hari Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan nama Sekolah Tinggi Islam (STI) yang kemudian mengikuti pindahnya ibukota Republik Indonesia ke Yogyakarta dan berubah menjadi University Islam Indonesia.

Saat ini, sejarah tentang pendirian Universitas Islam Indonesia tersimpan di Perpustakaan di Belanda, dan kami mendapatkan beberapa catatan sejarah yang menuliskan tentang harapan para pemimpin bangsa saat itu terhadap Universitas Islam Indonesia, diantara :
Sri Sultan Hamengku Buwono IX yang termuat di Harian Asia Raya, 24 November 1944. (Setelah teks disesuaikan dengan ejaan yang disempurnakan, red.). …..Pendirian Sekolah Tinggi Islam kami sambut dengan gembira sebagai salah suatu usaha untuk meninggikan derajat rakyat yang berarti pula memperkokoh dasar negara Indonesia….Kami mengharap semoga Sekolah Tinggi Islam yang didirikan di Tanah Air kita sendiri itu akan menghasilkan pemimpin-pemimpin bangsa yang cerdas, cakap dan utama.
Bung Karno… dimuat di surat kabar Sinar Baroe, 9 Juli 1945.

Saya mengucapkan syukur dapat menyaksikan pembukaan Sekolah Tinggi Islam ini…Sebagai Nasionalis dan sebagai orang Islam saya mengharap mudah-mudahan sekolah ini dapat menghasilkan tenaga-tenaga yang dapat menempatkan Indonesia di antara bangsa-bangsa dan membawa Indonesia kepada kemegahan dan kejayaannya.

Harapan besar masyrakat Indonesia pada Universitas Islam Indonesia untuk meningkatkan martabat bangsa.. sehingga sangat tepat jika visi Universitas Islam Indonesia adalah terbentuknya Rakhmatan Lil’alamin.

Bagaimana dengan UII sekarang?
Alhamdulillah, berkat perjuangan seluruh warga Universitas Islam Indonesia, saat ini Universitas Islam Indonesia pada posisi on the right track menuju terwujudnya harapan dan cita-cita pada founding father dan pemimpin bangsa saat itu.

Universitas Islam Indonesia dengan dukungan dari Yayasan Badan Wakaf selalu berupaya untuk membangun institutional capability berupa penguatan di bidang leadership, Resources, Content dan system bebasis kualitas. Upaya di bidang kualitas dosen menjadi perhatian, sehingga Insya Allah dalam 3 – 4 tahun ke depan, Universitas Islam Indonesia memiliki 200 doktor di berbagai disiplin ilmu.
Mengingat tantangan dan kompetisi Perguruan Tinggi yang sudah global, apalagi menghadapi Free Trade 2015, Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia dengan berbagai potensi dan upaya mendukung universitas untuk dapat segera mewujudkan adanya international recoqnition (pengakuan internasional) bagi Universitas Islam Indonesia atau mungkin lebih populer masuknya Universitas Islam Indonesia dalam kategori world class university.

Kami mohon doa dan jalinan kerjasama dari para civitas akademika Universitas Islam Indonesia, agar semuanya dapat segera terwujud.

Kepada Rektor dan jajarannya, saya atasnama Pengurus Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia mengucapkan selamat atas Milad ke 67, mudah-mudahan Allah memberikan BarokahNya. Amin.

Dr. Ir. H. Luthfi Hasan, MS.
Ketua Umum Yayasan Badan Wakaf UII dan Dosen FTSP UII.
Dari pidato sambutan pada puncak Milad ke 67 UII,
di Auditorium KH A Kahar Muzakir, Senin, 12 Juli 2010/29 Rajab 1431 H.

No responses yet

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

*