Jan 17 2010

Tradisi Pemberian UII Award

Published by at 8:42 am under Tajuk

Pemberian penghargaan “Anugerah UII” atau populer disebut UII Award kembali dilakukan. Tahun 2010 ini diberikan kepada figur yang menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh dalam perjalanan kehidupan politik tahun 2009, Prof. DR. Mahfud MD. Berbeda dengan Award UII sebelumnya kepada Prof. DR. Amien Rais dan Prof. DR. Baharudin Lopa, Award UII 2010 lebih bermakna karena penerimanya adalah alumni UII. Artinya, sebuah pencapaian karya telah terjadi, sudah ada tokoh internal UII yang layak memperoleh penghargaan, yang dengan segala plus minusnya, setara dengan penerima penghargaan sebelumnya. Artinya pula, penghargaan UII Award dapat dipertahankan sebagai bentuk anugerah bergengsi secara akademik. Kita pasti sepakat, Prof. Mahfud sangat layak dan karenanya monentum pemberian Award begitu sangat mengharukan, apalagi baru saja beliau terpilih sebagai ketua Ikatan Alumni UII (IKA UII).
Tradisi memberikan penghargaan, baik tahunan ataupun dua-tiga tahunan oleh perguruan tinggi merupakan hal yang lumrah di Indonesia dan perguruan tinggi di dunia. Bentuk penghargaan paling populer adalah pemberian gelar Honoris Causa (HC) kepada berbagai tokoh yang dinilai berjasa dalam bidangnya atau berkontribusi kepada perguruan tinggi setempat. Penghargaan ini amat bergengsi karena bersumber dari penilaian berbasis akademik dan gelarnya pun setara dengan perolehan derajat akademik dan kemudian melekat pada nama penerima yang bersangkutan. Dalam sejarahnya, UII juga pernah memberikan gelar ini. Diluar negeri misalnya Columbia University setiap tahun memberikan penghargaan Pulitzer, berasal dari nama tokoh pendiri sekolah jurnalistik Columbia Joseph Pulitzer. Penghargaan ini diberikan kepada jurnalis profesional di seluruh dunia.
Penghargaan berikutnya yang populer adalah berupa anugerah prestasi (Award) yang wujudnya bervariasi. Dalam skala lokal dan bersifat rutin, penghargaan prestasi ini dapat berupa sertifikat untuk karyawan atau dosen berprestasi, penghargaan masa bhakti dan sebagainya. Dalam sklala nasional dan internasional, ada penghargaan khusus seperti UII Award. Seirama dengan internasionalisasi UII, maka sudah selayaknya dipikirkan peningkatan level UII Award, pemberian penghargaan untuk tokoh berskala internasional yang di kemudian hari dapat memperkuat jaringan UII.
Dampak pemberian gelar biasanya bersifat multidimensi. Dari sisi psikologi memberi motivasi kerja dan pengabdian diri penerima, secara politis memperkuat citra diri yang bersangkutan dan bagi perguruan tinggi pemberi gelar, otomatis akan memperkuat jaringan kerjasama dan promosi sekaligus kebanggaan bagi civitas akademika. Publikasi UII Award kepada Prof. Mahfud MD di liputan media massa nasional yang sangat luas, memberikan nilai khusus bagi eksistensi UII dipentas perguruan tinggi nasional.
Sebagai universitas yang sudah memiliki reputasi nasional dan dinakhodai para tokoh berintegritas, maka sejatinya penghargaan UII Award harus dipertahankan sebagai penghargaan bergengsi di tingkat nasional. Konsekuensinya, seleksi atas penerima harus dilakukan secara ketat, tidak ada keharusan melaksanakan secara rutin jika tidak ada tokoh yang tepat dan wujud penghargaannya secara simbolis membanggakan penerima. Reputasi sebuah penghargaan akan ditentukan oleh tiga aspek. Pertama, integritas lembaga pemberi penghargaan. Kedua, independensi proses seleksi penerima penghargaan. Ketiga, konsistensi kompetensi penerima penghargaan dengan gelar yang diterimanya.
Menjaga agar penghargaan yang diberikan tetap dalam kerangka akademis merupakan tugas paling besar, ditengah banyaknya pemberian penghargaan oleh perguruan tinggi di Indonesia yang sarat muatan politis. Misalnya pemberian DR (HC) kepada tokoh yang sedang memiliki kekuasaan politik tanpa kompetensi yang jelas dari yang bersangkutan. Ditengah maraknya “jual beli” gelar dan penghargaan, kita bersyukur bahwa UII Award mampu dipertahankan sebagai penghargaan yang bersih, kuat dan berintegritas nasional. Secara khusus, kita perlu mengucapkan selamat kepada Prof. Mahfud MD, alumni terbaik yang sangat banyak mengharumkan nama UII. Pemberian UII Award diharapkan makin memperkuat kiprah beliau di pentas nasional. Di masa depan, kita berharap makin banyak alumni UII yang memperoleh penghargaan serupa (Masduki).
Masduki, Pemred UII News

No responses yet

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

*