Jul 24 2007

Pembantu Rumah Tangga

Published by at 9:36 am under Hikmah Keluarga

''Mereka adalah saudara kalian, Allah menjadikannya di bawah kendali kalian, maka berikanlah kepada mereka makanan sebagaimana yang kalian makan. Berikanlah mereka pakaian seperti yang kalian pakai. Dan jangan kalian sekali-kali menyuruh sesuatu di luar batas kemampuannya. Dan bila kalian menyuruh sesuatu, bantulah pekerjaannya semampu kalian.'' (HR Muslim).
Di dalam media cetak maupun elektronik, sering kita dapatkan berita tentang perlakuan yang tidak manusiawi terhadap pembantu rumah tangga. Apakah itu berupa perintah di luar kewajaran, diberi hukuman fisik karena kesalahan tidak berarti, atau tidak diberikan hak-hak mereka secara layak seperti gaji, istirahat, dan makan. Suatu tindakan zalim yang tidak disukai oleh Allah SWT. Hadis di atas memberikan peringatan, hak-hak pembantu rumah tangga harus diperhatikan. Sedangkan tugas yang diberikan harus wajar sesuai dengan kemampuan mereka.
Harus disadari, di hadapan Allah SWT, posisi kita dan pembantu rumah tangga adalah sama, yaitu sesama hamba-Nya yang mencari keridhaan-Nya. Mereka telah memberikan manfaat cukup banyak dalam penanganan beban pekerjaan rumah tangga. Sehingga, sepantasnya mereka diperlakukan secara baik. ''Sesungguhnya Allah itu Mahalembut, dan menyukai kelembutan dalam segala perkara.'' (HR Muttafaq 'alaih).
Rasulullah SAW, memberi contoh bagaimana berperilaku terhadap pembantu rumah tangga. Anas bin Malik menceritakan, selama sepuluh tahun menjadi pembantu di rumah Rasulullah SAW belum pernah dikasari. Apakah itu dengan perkataan ataupun tindakan. Bahkan, ia belum pernah mendengar Rasulullah SAW menegurnya, ''Mengapa kamu melakukan ini?'' (HR Muslim).
Bahkan Rasulullah SAW mendoakan Anas bin Malik saat diantar ibunya menjadi pembantu di rumah beliau. ''Rasulullah, Anas ini pembantumu, doakanlah dia,'' kata ibunya. Kemudian beliau berdoa untuk Anas bin Malik. ''Wahai Allah, berilah dia harta dan anak yang banyak serta berkatilah apa yang Engkau berikan.'' (HR Bukhari).
Kita wajib menempatkan pembantu rumah tangga pada posisi yang layak, dan tidak menganggap mereka pada status yang rendah. Semoga kita diberi kemampuan oleh Allah SWT untuk dapat memperlakukan mereka dengan baik.
(Hikmah Republika by Sigit Indrijono)

No responses yet

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

*