Archive for October, 2006

Oct 31 2006

Mahabbah

Published by under Hikmah

Mahabbah berarti cinta, yaitu perasaan rindu dan senang yang istimewa terhadap sesuatu. Perasaan demikian menyebabkan perhatian seseorang terpusat kepadanya bahkan mendorong orang itu untuk memberikan yang terbaik. Perasaan cinta itu diikuti dengan ketulusan untuk mengorbankan apa saja termasuk nyawa sekalipun kepada yang dicintai.
Dalam agama Islam, cinta tertinggi haruslah ditujukan semata-mata hanya kepada Allah. Prestasi tertinggi seorang mukmin adalah meraih kecintaan Allah. Tentu untuk meraihnya bukan hal yang mudah karena harus menjaga komitmen dan selalu konsisten dengan aturan Allah. Continue Reading »

No responses yet

Oct 30 2006

Meraih Predikat Takwa

Published by under Hikmah

Ramadhan 1427 Hijriyah sudah berlalu meninggalkan kita. Harapan terbesar setiap muslim adalah diterimanya amal ibadah selama Ramadhan, baik ibadah yang bersifat individu, maupun ibadah yang bersifat sosial.
Target akhir dari ibadah puasa yang diwajibkan Allah SWT kepada umat Islam, adalah mencapai predikat takwa, seperti yang tersurat dalam Alquran surat Al Baqarah ayat 183: ''...semoga kalian menjadi orang yang bertakwa.'' Keberhasilan seorang Muslim melaksanakan ibadah puasa terlihat di luar Ramadhan. Orang yang sungguh-sungguh menjalankan amaliyah di bulan Ramadhan berupaya mengamalkan nilai-nilai puasanya di luar Ramadhan. Artinya, keberhasilan orang-orang yang berpuasa bukan pada bulan Ramadhan tetapi sebelas bulan setelah Ramadhan. Continue Reading »

No responses yet

Oct 28 2006

Tadarus Alquran

Published by under Hikmah

Tadarus Alquran berarti membaca, merenungkan, menelaah, dan memahami wahyu-wahyu Allah, yang turun pertama kali pada malam bulan Ramadhan (QS Al-Baqarah [2]: 185). Dengan tadarus Alquran, kandungan hikmah yang termuat dan terkumpul di dalam Alquran dapat menjadi kompas penunjuk jalan menuju kebenaran, kini dan mendatang.
Kehadiran dan kandungan Alquran, sebagai "bacaan", memang menjadi penyempurna ajaran-ajaran agama para nabi dan rasul yang diutus Allah sebelum Nabi Muhammad SAW. Seperti dijelaskan dalam salah satu ayat-Nya, kitab suci ini berfungsi sebagai "petunjuk" bagi manusia (huda li al-nas), tidak hanya bagi umat Islam, tetapi juga umat manusia secara keseluruhan. Juga berfungsi sebagai "penjelas" (bayyinat) dan sekaligus "pembeda" (al-furqan) di antara yang benar dan yang batil. Continue Reading »

No responses yet

Oct 27 2006

Ringan Dunia Akhirat

Published by under Hikmah

Apa yang akan kita andalkan ketika tiba harinya tak ada penolong dapat diharap? Ketika harta dan anak-anak tak memberi manfaat? Hari Pengadilan, Hari Pembalasan, harinya kita harus memikul sendiri segala beban akibat salah dan dosa?
Pasti pertanyaan itu yang menyebabkan Imam Ali Zainal Abidin, ''Sang Penghulu Kaum Muda'', amat gemar menolong dan memberi. Tak hanya gemar, beliau ''keranjingan''. Sehari saja tak ada orang datang minta tolong, beliau jadi berduka. Dan, setiap muncul orang yang butuh pertolongan, senyumnya mengembang, kedua tangannya pun terbentang lebar, ''Selamat datang, wahai Saudaraku, yang siap membantuku membawakan beban di akhirat kelak,'' sambutnya. Continue Reading »

No responses yet

Oct 26 2006

Amalan Setelah Ramadhan

Published by under Hikmah Rasya

Sungguh amat banyak peluang beramal yang disediakan Allah SWT dan Rasul-Nya di bulan suci Ramadhan dengan balasan dan pahala yang berlipat ganda. Amalan itu bisa berbentuk amaliah yang berhubungan langsung dengan-Nya secara vertikal seperti shalat sunah, zikir, beristighfar, membaca tasbih dan tahmid, berdoa, dan lain sebagainya. Ataupun juga amalan yang berkaitan dengan penguatan hubungan kemanusiaan secara horizontal, seperti sedekah dan silaturrahmi. Ini semuanya disyariatkan dalam rangka membangun dan mengembangkan nilai-nilai ketakwaan pada setiap Mukmin dan Muslim yang melakukan ibadah shaum, sejalan dengan firman-Nya yang terdapat pada QS Al Baqarah [2]: 183). Continue Reading »

No responses yet

Oct 21 2006

Idul Fitri

Published by under Hikmah Rasya

Fajar 1 Syawal sebentar lagi menyingsing di ufuk timur, pertanda kita berada di suatu hari yang sangat berbahagia. Takbir, tahmid, dan tasbih terdengar ke atas penjuru langit. Baik di kota maupun di desa, di gunung maupun di lembah, di pantai maupun di pedalaman, di perumahan kumuh maupun di komplek perumahan mewah.
Orang berbondong-bondong melaksanakan shalat Id berjamaah. Mereka laksana drama kolosal kemanusiaan, berduyun-duyun pergi menuju masjid, mushala dan lapangan untuk menunaikan salat Id yang menandai berakhirnya puasa Ramadhan dan sekaligus simbol kemenangan umat Islam karena telah berhasil melewati ujian berat: berpuasa selama sebulan penuh di bulan suci Ramadhan. Untuk itu, kita saling bersalaman mengucapkan selamat kepada sesama kaum muslimin, saling memberi maaf, dengan perasaan suka cita dan penuh kegembiraan merayakan hari kemenangan. Continue Reading »

No responses yet

Oct 20 2006

Membahagiakan Anak Yatim

Published by under Hikmah

''Dulu ketika ayah masih ada, baju Lebaranku empat. Aku mendapat banyak uang baru. Sepatuku baru. Sandalku juga. Dulu ketika ayahku ada, banyak kue di meja tamu. Dulu ketika ayahku ada ...'' (Suara Maesarah tercekat. Ia tersenyum, tapi air mata meluncur di pipinya yang sawo matang). Continue Reading »

No responses yet

Oct 19 2006

Terima Kasih Ya Allah!

Published by under Hikmah

Ramadhan dengan masdar Ramadhan bermakna pembakaran. Sesuatu yang dibakar biasanya hal-hal yang tidak bermanfaat, seperti sampah yang dibakar untuk dibersihkan. Kalaupun yang dibakar baik, untuk lebih baik, seperti besi dibakar untuk jadi pisau, palu, pacul, dan sebagainya. Apabila proses pembakarannya dengan ilmu dan teknologi. Jadilah teknologi canggih seperti motor, mobil, pesawat, dan sebagainya.
Demikian halnya Allah meramadhankan kita untuk mencetak pribadi-pribadi yang canggih, yaitu pribadi-pribadi yang bertakwa. Pertama, Ramadhan membakar dosa-dosa kita kepada Allah (dosa vertikalistik). Tidak satupun di antara kita bersih dari dosa-dosa. Sehingga, orang-orang bertakwa pun diingatkan oleh Allah (QS An-Najm [53]: 32), ''Janganlah kalian merasa paling suci padahal Allah sangat tahu siapa yang paling bertakwa di antara kalian.'' Continue Reading »

No responses yet

Oct 18 2006

Bulan Tarbiyah Anak

Published by under Hikmah Keluarga

Rasulullah SAW dan para shahabat mengenalkan puasa sejak dini pada anak. Diriwayatkan bahwa bila waktu Ashar tiba, para sahabat sibuk membujuk anak-anak yang mulai merengek meminta berbuka dengan membuatkan mereka permainan dari bulu. Tentu upaya mengenalkan puasa pada anak ini menimbang kemaslahatan kondisi anak, misalnya, kondisi kesehatan dan pentahapan dalam pengenalannya.
Secara syar'i anak-anak memang belum wajib berpuasa. Pengenalan sejak dini ini dimaksudkan agar tumbuh rasa cinta mereka pada ibadah puasa, sebagai sebuah ibadah istimewa yang Allah sebutkan dalam hadis Qudsi sebagai ibadah yang khusus untuk-Nya. Maka, cara pengenalannya pun seyogianya dengan penuh cinta. Continue Reading »

No responses yet

Oct 17 2006

Hakikat Menahan Lapar

Published by under Hikmah

Sebagai pemimpin, Rasulullah SAW selalu hidup sederhana, dan jauh dari sikap boros dan berlebihan, termasuk dalam soal makan dan minum. Dikatakan, Rasulullah SAW tidak pernah makan kenyang sepanjang hidupnya sampai beliau wafat (HR Muslim). Kalaulah kita harus makan, maka disarankan agar sepertiga untuk makan, sepertiga untuk minum, dan sepertiga lagi untuk udara atau bernapas (HR Thirmidzi).
Seperti Nabi, Umar bin al-Khaththab, meski tergolong kaya, beliau sangat sederhana dan asketis. Beliau sering mengingatkan kaum Muslim agar tidak menjadi budak perut ('bd al-buthun). Begitu pula sahabat-sahabat Nabi yang lain. Mereka hidup sederhana. Di kalangan mereka, ada ungkapan yang sangat masyhur, yaitu: Nahnu qaumun la na'kulu hatta naju' wa idza akalna la nasyba' (Kami adalah segolongan manusia yang tidak makan hingga lapar, dan kalau makan pun tidak sampai kenyang). Continue Reading »

No responses yet

Next »