Archive for September 6th, 2006

Sep 06 2006

Tawadhu

Published by under Hikmah

Ibnu Mandhur, dalam karyanya Lisanul Arab menjelaskan ta-wa-dla sama dengan ta-dzal-la-la yang berarti merendahkan hati (humble). Seorang yang tawadhu bersikap rendah hati dengan cara memosisikan dirinya tidak lebih tinggi derajatnya dari orang lain.
Merendahkan hati tidak sama dengan menghinakan diri sendiri. Menurut Imam Ghazali, kehinaan itu justru ada pada kesombongan, sedangkan sikap tawadhu merupakan ekspresi dari keluhuran budi pekerti. Tawadhu yang seperti ini bisa dilihat secara jelas pada sikap para sahabat Nabi. Beberapa riwayat menjelaskan bahwa Abu Bakar ketika menjadi khalifah masih membantu memerah susu untuk tetangganya. Umar bin Khathab saat menjabat khalifah membawa daging dengan tangan kiri dan susu di tangan kanannya. Ali bin Abu Thalib pun saat menjadi khalifah tidak segan-segan membeli daging sendiri dan membawanya pulang. Abu Hurairah saat menjabat gubernur di Madinah terlihat pula memikul sendiri kayu bakar untuk kebutuhan rumah tangganya. Continue Reading »

No responses yet