Archive for July, 2006

Jul 31 2006

Memuliakan Al-Aqsha

Published by under Hikmah

Umat Islam adalah umat yang satu, meskipun tempat tinggal dan bangsanya berbeda-beda. Mereka disatukan oleh akidah dan dipersaudarakan dengan syariah-Nya. Mereka dibina dalam tempaan kurikulum Alquran dan sunnah Rasulullah SAW. ''Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu bersaudara.'' (QS Al-Hujurat [49]: 10).

Kitab dan syariah pokok umat Muhammad SAW adalah satu, yakni Alquran. ''Alim Lam Mim, itulah Kitab (Alquran), yang tidak ada keraguan di dalamnya, petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.'' (QS Al-Baqarah [2]: 1-2). Continue Reading »

No responses yet

Jul 29 2006

Berkah Subuh

Published by under Hikmah

Di antara waktu-waktu istimewa yang diciptakan Allah SWT untuk Muslim adalah saat Subuh. Di dalamnya terkandung banyak keberkahan. Begitu mulianya waktu Subuh, Rasulullah SAW secara khusus berdoa. ''Ya Allah berkahilah umatku selama mereka senang bangun Subuh.'' (HR Tirmidzi, Abu Daud, Ahmad dan Ibnu Majah).

Rasulullah SAW mengungkapkan, bila umatnya bangun dan melaksanakan shalat Subuh berjamaah di masjid, maka Allah SWT akan melindunginya seharian penuh. Seperti dikatakan Jundab bin Sufyan, bahwa Rasulullah SAW bersabda, ''Barangsiapa yang menunaikan shalat Subuh maka ia berada dalam jaminan Allah. Maka, jangan coba-coba membuat Allah membuktikan jaminan-Nya.'' (HR Muslim). Continue Reading »

No responses yet

Jul 28 2006

Menghormati Ulama

Published by under Hikmah

Kewajiban setiap umat Islam untuk menghormati seorang ulama. Karena, ulama berbeda dengan orang biasa. Allah SWT berfirman, ''Katakanlah, 'Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?' Sesungguhnya hanya orang berakal yang dapat menerima pelajaran.'' (QS Az-Zumar [39]: 9).

Rasulullah SAW bersabda, ''Ajarkanlah ilmu oleh kalian dan carilah ilmu (niscaya mendapatkan) ketenangan dan ketenteraman, dan rendahkanlah hatimu pada orang-orang yang engkau belajar padanya.'' (HR Thabrani). Continue Reading »

No responses yet

Jul 27 2006

Pemimpin dengan Cahaya

Published by under Hikmah

Islam menghendaki ketenteraman dan ketertiban, baik individu maupun masyarakat. Pemimpin diperlukan sebagai pengatur ketetapan di masyarakat. Karena itu, pemimpin memiliki tanggung jawab yang berat. Tenteramnya tatanan suatu masyarakat sangat tergantung baik atau buruk karakter pemimpinnya.

Pemimpin yang berlaku zalim, curang, dan suka menipu rakyat, berarti secara tidak langsung telah membuat kekacauan dan kerusakan. Perbuatan ini tentu mengundang azab Allah SWT. ''Tidak ada jalan atas orang yang menzalimi manusia dan membuat kerusakan di bumi dengan tidak benar. Kecuali bagi mereka azab yang pedih.'' (QS Asy-Syura [42]: 42). Continue Reading »

No responses yet

Jul 25 2006

Pemuda

Published by under Hikmah

Alquran dengan indahnya telah memberikan kisah teladan para pemuda gua (ashabul kahfi) yang terkenal kokoh iman dan teguh pendirian dalam memegang prinsip kebenaran. Allah SWT memujinya dalam ayat, ''Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) dengan sebenarnya. Sesungguhnya mereka adalah para pemuda yang beriman kepada Tuhannya, dan Kami tambahkan petunjuk kepada mereka.'' (QS Al-Kahfi [18]: 13).

Teladan pemuda idaman juga telah dipertunjukkan oleh Nabi Ibrahim ketika masa remajanya. Seperti tertera di dalam kalam-Nya, ''Mereka menjawab, 'Kami mendengar seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini, yang bernama Ibrahim.'' (QS Al-Anbiya [21]: 60). Continue Reading »

No responses yet

Jul 24 2006

Keluarga Sakinah

Published by under Hikmah Keluarga

Setiap pasangan suami istri tentu sangat mendambakan bahtera rumah tangga yang didayungnya dinaungi kebahagiaan, atau dalam Alquran disebut keluarga sakinah mawaddah warahmah. Keluarga sakinah artinya jalinan seisi rumah tangga diliputi ketenangan, cinta, dan kasih sayang.

''Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa tentram (sakinah) di sampingnya, dan dijadikan-Nya di antara kalian rasa cinta dan kasih sayang.'' (QS Ar-Ruum [30]: 21). Continue Reading »

No responses yet

Jul 22 2006

Tarbiyah Rasulullah

Published by under Hikmah

Tarbiyah Islamiyah diperlukan untuk mengubah kebodohan, keterbelakangan, penipuan, dan keburukan lainnya. Secara bahasa, tarbiyah berasal dari kata rabbaba-rabbaya-yurabbiya, yang artinya memperbaiki sesuatu dan meluruskannya.

Kata Ar-Rabbu yang ditujukan pada Allah SWT berarti pengajar, pendidik. ''Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para malaikat lalu berfirman, 'Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar.'' (QS Al-Baqarah [2]: 31). Kata Ar-Rabbu Bisa pula berarti Pencipta dan Pemelihara sebagaimana Allah SWT nyatakan, ''Segala puji bagi Allah, Pencipta dan Pemelihara semesta alam.'' (QS Al-Fatihah [1]: 2). Continue Reading »

No responses yet

Jul 21 2006

Pujian dan Doa

Published by under Hikmah

Pujian adalah fenomena umum yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Banyak tujuan orang memberi pujian. Ekspresi kekaguman, sekadar basa-basi atau bisa juga pujian yang diucapkan untuk menjilat. Bila disikapi secara sehat dan proporsional, pujian bisa menjadi hal positif yang dapat memotivasi untuk terus meningkatkan diri. Namun kenyataannya, pujian justru lebih sering membuat kita lupa daratan, lepas kontrol, bahkan takabur.

Semakin sering orang lain memuji, makin besar potensi kita untuk terlena, besar kepala, serta hilang kendali diri. Rasulullah SAW memberi teladan yang menarik menyikapi pujian ini.

Pertama, selalu mawas diri agar tidak terbuai pujian yang dikatakan orang. Setiap kali ada yang memuji, Rasulullah SAW menanggapinya dengan doa. ''Ya Allah, janganlah Engkau hukum aku karena apa yang dikatakan orang-orang itu.'' (HR Al-Bukhari). Lewat doa ini, Rasulullah SAW mengingatkan bahwa pujian berpotensi menjerumuskan kita.

Kedua, kalaupun sisi baik tentang kita itu benar adanya, Rasulullah SAW mengajarkan agar memohon kepada Allah SWT menjadikan lebih baik dari apa yang tampak di mata orang lain. ''Dan jadikanlah aku lebih baik dari apa yang mereka kira.'' (HR Al-Bukhari).

Selain memberi kiat menyikapi pujian, Nabi SAW dalam kesehariannya juga memberi contoh bagaimana mengemas pujian yang baik agar tidak menjerumuskan dan merusak kepribadian yang kita puji. Dalam kesehariannya, Nabi SAW tidak memuji di hadapan yang bersangkutan secara langsung, tapi di depan orang-orang lain dengan tujuan memotivasi mereka. Suatu hari, seorang Badui yang baru masuk Islam bertanya tentang Islam.

Setelah mendapat jawaban Nabi SAW, orang Badui itu berjanji menjalankannya dengan konsisten. Setelah si Badui pergi, Nabi SAW memujinya di hadapan para sahabat. ''Barangsiapa yang ingin melihat penghuni surga, maka lihatlah Orang (Badui) tadi.'' (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Rasulullah SAW juga lebih sering melontarkan pujian dalan bentuk doa. Ketika melihat minat dan ketekunan Ibnu Abbas mendalami tafsir Alquran, Nabi SAW tidak serta-merta memujinya. Beliau lebih memilih untuk mendoakan Ibnu Abbas. ''Ya Allah, jadikanlah dia ahli dalam ilmu agama dan ajarilah dia ilmu tafsir (Alquran).'' (HR Al-Hakim).

Begitu pula ketika melihat ketekunan Abu Hurairah dalam mengumpulkan hadis dan menghafalnya, beliau lantas berdoa agar Abu Hurairah dikaruniai kemampuan untuk tidak lupa apa yang pernah dihafalnya. Doa ini dikabulkan Allah SWT, sehingga Abu Hurairah sebagai sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadis.
(Hikmah Republika by Siti Nuryati)

No responses yet

Jul 20 2006

Masjid

Published by under Hikmah

Masjid adalah simbol spiritual ruhaniah dan ritual ibadah umat Islam. Dalam sebuah hadis disebutkan, orang-orang yang akan dinaungi oleh Allah SWT pada hari kiamat nanti antara lain mereka yang selalu terpaut dengan masjid (HR Bukhari-Muslim).

Minimal, setiap lima saat, umat Islam diundang melalui seruan azan untuk mendatangi masjid. Bahkan, Rasulullah SAW tetap menyuruh orang yang buta untuk mendatangi masjid saat mendengar azan (HR Muslim). Continue Reading »

No responses yet

Jul 19 2006

Menjaga Kesucian

Published by under Hikmah

Islam mewajibkan seorang Muslimah mengenakan jilbab. ''Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang Mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.'' (QS Al-Ahzab [33]: 59).

Dengan jilbab, identitas seorang wanita menjadi jelas. Bahwa, mereka seorang Muslimah. Dengan jilbab pula, seorang wanita akan terhindar dari tatapan mata liar, sehingga mereka tidak diganggu. Kesucian mereka pun menjadi terjaga. Continue Reading »

No responses yet

Next »