Jun 13 2006

Kehormatan Bangsa

Published by at 3:58 pm under Hikmah

''Wanita adalah tiang negara, apabila wanitanya baik, maka baiklah negara itu, tapi bila wanitanya buruk, maka buruk pulalah negara itu.'' (hadis). Baik dan buruk, kuat dan lemah, hina dan terhormatnya suatu bangsa sangat tergantung pada wanita-wanitanya.
Hal ini karena wanita adalah makhluk Allah SWT dengan populasi terbesar yang memiliki peran sangat penting dalam mendidik generasi; mencetak ilmuwan yang beriman; menanamkan dan memperkokoh nilai-nilai moral; menghiasi kehidupan dengan mahabbah (cinta), kasih sayang, dan kedamaian.
Untuk mewujudkan perannya, Islam telah memberikan tuntutan dan aturan bagi wanita agar menjaga kehormatannya. Melalui seperangkat nash-nash sahih dalam Alquran dan As-Sunnah, wanita dibimbing tentang bagaimana berperilaku dan bersikap, baik dalam hubungannya dengan Allah SWT, keluarga, masyarakat, maupun dengan keperibadiannya sendiri.
Dalam al-Mar'ah Kamaa Araadaha Allah, Dr M Sya'rawi merumuskan tuntunan Islam terhadap wanita dalam upaya menjaga kehormatannya. Pertama, menjaga pandangan. ''Katakanlah kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan mereka, dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) tampak dari mereka.'' (QS An-Nur (24): 31).
Kedua, menutup aurat. ''Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.'' (QS Fathir (33): 59).
Ketiga, tenang dan terhormat dalam gerak-gerik, serius, dan sopan dalam berbicara. ''Hai istri-istri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik.'' (QS Fathir (33): 32).
Menjaga kehormatan wanita berarti pula menjaga kehormatan bangsa. Wanita adalah tiang penyangga dan pilar penyelamat bangsa. Tanpa adanya dukungan wanita, moralitas generasi akan rapuh, kehormatan bangsa pun akan terkoyak. Maka, tidak ada cara lain untuk menjaga kehormatan bangsa kecuali dengan menyelamatkan kehormatan wanita dari eksploitasi pemuas nafsu.
Dan tidak ada upaya penyelamatan yang lebih baik kecuali dengan mengembalikan kesadaran para wanita terhadap tuntunan Alquran dan hadis. Jika tidak, maka jangan pernah berharap bangsa ini akan melahirkan generasi-generasi tangguh. Sebaliknya akan lahir generasi kerdil dan cupit yang hanya akan merendahkan martabat bangsanya sendiri.

Hikmah Republika by M Mahbubi Ali

No responses yet

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

*