Sep 21 2005

Godaan Setan

Published by at 2:12 pm under Hikmah

Dalam satu riwayat dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, ''Tidaklah seorang pun yang keluar dari rumahnya, melainkan di pintunya ada dua bendera. Yaitu, bendera malaikat dan bendera setan. Jika ia keluar untuk urusan yang disukai Allah 'Azza Wajalla, maka ia diiringi malaikat dengan benderanya sampai kembali ke rumahnya. Dan jika ia keluar untuk urusan yang dimurkai Allah maka ia diiringi setan dengan benderanya sampai kembali ke rumahnya.'' (HR Ibnul Jauzi).
Hadis tersebut memberi penjelasan bahwa setiap manusia memiliki potensi untuk dilindungi malaikat maupun disesatkan oleh setan. Karena itu, dalam beberapa ayat Alquran Allah SWT mengingatkan orang-orang yang beriman agar tidak mengikuti langkah-langkah setan, karena setan itu musuh yang nyata bagi manusia (QS Albaqarah: 208). Allah SWT juga berfirman, ''Jangan kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu-bapakmu (Adam dan Hawa) dari surga.'' (QS Ala'raf:27).
Setan dari golongan iblis memiliki tentara di segala penjuru dan tempat. Mereka juga memiliki kemampuan menyusup ke dalam diri manusia. Di mana pun berada, setiap manusia tetap memiliki potensi untuk digoda setan. Namun demikian, mereka sama sekali tidak punya kekuatan untuk memaksa manusia.
Pemimpin iblis pernah bersumpah di hadapan Allah SWT, ''Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus. Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).'' (QS Ala'raf 16-17).
Hal inipun telah disadari Rasulullah SAW. Dalam satu hadis Rasulullah bersabda, ''Setelah kaum iblis mengetahui bahwa aku telah diutus dan umat telah berdiri, mereka merasa tak sanggup lagi menyesatkan Muslimin supaya menyembah berhala. Tetapi pemimpin mereka berkata, 'Aku tidak peduli apakah manusia itu tidak lagi menyembah berhala. Aku akan menggoda mereka setiap saat melalui tiga cara yaitu supaya mereka mencari harta dengan jalan tidak halal, supaya mereka membelanjakan harta itu di jalan yang tidak benar, dan supaya mereka menahan harta itu tidak pada haknya.' Selanjutnya Rasulullah SAW menjelaskan bahwa segala kejahatan dari sinilah sumbernya.'' (HR Abi Umamah).
Prof Dr Muhammad Al Bahay, mantan rektor Universitas Al-Azhar, Kairo, dalam buku Kebangkitan Islam menjelaskan bahwa Allah SWT menjadi lambang hidayah dan kejujuran tingkah laku, kepercayaan, dan pemikiran. Sedangkan setan adalah lambang kesesatan dan penyelewengan. Karena itulah amanat pertama Allah SWT kepada manusia menekankan supaya manusia tidak mengikuti setan dan tidak menempuh jalan sesat. Setiap Muslim diwajibkan Alquran agar berlindung kepada Allah SWT dari godaan setan. Untuk menempuh jalan lurus yang bebas dari tipu daya setan, setiap manusia memerlukan pertolongan dari Allah SWT.
(Hikmah Republika by M Fuad Nasar)

No responses yet

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

*