Mar 18 2014

PROSES MUTASI SIM

Published by under Perlu Diketahui

Mutasi SIM dilakukan saat seseorang akan perpanjang masa belaku SIM tidak ditempat asal SIM dibuat.

Hal-hal yang perlu disiapkan adalah:

  1. Meminta Surat Pengantar Mutasi dari Satpas yang menerbitkan SIM lama
  2. KTP asli tempat tinggal baru
  3. SIM asli yang masih berlaku
  4. Surat keterangan Sehat dari Dokter
  5. Asuransi Kecelakaan Diri Pengemudi

Bawa semua dokumen diatas ke bagian Registrasi di Satpas tempat anda akan membuat SIM baru.

Untuk memperoleh surat pengantar mutasi SIM, silahkan simak ilustrasi berikut ini:
Sebagai contoh dari Yogyakarta ke Sleman.
Prosedurnya sebagai berikut :

  1. Saudara datang ke Satpas Polresta Yogyakarta, dan sampaikan ke bagian loket pendaftaran /mutasi SIM bahwa SIM akan dipindahkan ke Satpas Polres Sleman dengan menunjukan SIM Yogya/ SIM yang akan dipindahkan dan KTP Sleman. Setelah itu akan diberikan surat pengantar/ keterangan mutasi SIM.
  2. Setelah mendapatkan surat keterangan dari Satpas Polresta Yogyakarta, Anda menuju ke Satpas Polres Sleman untuk mendaftarkan SIM saudara agar diproses lebih lanjut.

Sumber
-

PROSES PEMBUATAN BARU STNK HILANG

Untuk mengurus STNK yang hilang, siapkan persyaratan data berikut:

1. KTP pemilik kendaraan, asli dan fotokopi.
2. Fotokopi STNK yang hilang.
3. Surat Keterangan Hilang STNK dari Polsek atau Polres setempat.
4. BPKB asli dan fotokopi.

Prosedur pengurusan STNK hilang adalah sebagai berikut:
1. Cek Fisik kendaraan. Fotokopi hasil cek fisiknya.
2. Mengisi Formulir Pendaftaran.
3. Mengurus Cek Blokir (Mengurus Surat Keterangan STNK Hilang dari Samsat), berisi keterangan keabsahan STNK terkait, misalnya tidak diblokir atau dalam pencarian. Lampirkan hasil cek fisik kendaraan.
4. Mengurus pembuatan STNK baru di loket BBN II. (Lampirkan semua persyaratan data dan Surat Keterangan Hilang dari Samsat).
5. Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor. (Bila telah dibayar maka bebas biaya pajak).
6. Membayar Biaya Pembuatan STNK baru.
7. Pengambilan STNK dan SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah).
8. Selesai.

Sumber

No responses yet

Mar 11 2014

Gebyar Generasi Cerdas Ceria

Published by under Uncategorized

Lomba Mewarnai dan Cerdas Cermat Simak Cerita serta Launching Penerbitan Buku ke-3 Perkumpulan Rumah (Pelangi Media) Jejak Harum Sang Syahida: Perluas Cakrawala dan Terangi Nurani dengan No ISBN (International Standard Book Number) 978-602-14427-2-2 karya dari Heru Purwanto, SIP
-
Kolaborasi Taman Baca Rumah Pelangi Group dengan Perpustakaan Umum Kabupaten Bantul
-
Telah berlangsung Ahad, 9 Maret 2014 pukul 08:00 sampai pukul 12:00 WIB
Bertempat di Joglo Erisa Batik sebelah timur Balai Desa Guwosari Pajangan Bantul
-
Bagi Bangsa Indonesia, upaya meningkatkan dunia perpustakaan merupakan tantangan besar yang dihadapi dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena, sampai saat ini keberadaan perpustakaan belum memperoleh tempat yang signifikan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Ada perkiraan bahwa tidak sampai 7% dari jumlah penduduk Indonesia yang merasakan bahwa perpustakaan itu berperan penting dalam kehidupannya. Citra yang muncul tentang perpustakaan di Indonesia justru membuat kita prihatin. Perpustakaan hanya sebatas sebagai gudang buku, tempat baca atau taman bacaan, tempat menyimpan majalah dan kliping-kliping koran yang berdebu dengan kualitas yang sudah usang. Perpustakaan masih belum dijadikan sebagai sumber rujukan informasi yang penting.
Di era kemajuan informasi dan globalisasi ini dunia perpustakaan dituntut semakin adaptasi dengan perkembangan zaman yang semakin canggih. Pengembangan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi, seperti perpustakaan digital (Digital Library) atau perpustakaan maya (Virtual Library) atau perpustakaan elektronik (Electronic Library / E-Library), menjadi tututan pengembangan perpustakaan masa depan. Disamping itu, ketersediaan layanan perpustakaan secara merata di tanah air penting untuk diwujudkan. Karena, pengembangan perpustakaan secara merata akan dapat memenuhi hak masyarakat atas pendidikan dan informasi, sekaligus membuka akses mereka terhadap pendidikan non-formal.
-

Sumber Photo


Continue Reading »

No responses yet

Mar 11 2014

Pengantar Penerbit: Asyiknya Menjadi Teladan di Sepanjang Jaman

Published by under Vatepri

Menjadi teladan yang baik sungguh berpahala besar dan berlipat. Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam mengajarkan, siapa saja yang memberikan teladan yang baik maka dia akan mendapatkan pahala ditambah lagi pahala sebesar pahala yang diberikan Allah pada orang yang mencontoh kebaikan kita. Sebaliknya, yang memberikan contoh jelek akan mendapat dosa ditambah sebesar dosa orang yang mengikutinya.
Dari Ibnu Umar Jarir Bin Abdillah Radhiyallahu ’anhu, dia berkata: Berkata Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam: ”Barangsiapa yang memulai melakukan suatu perbuatan yang baik dalam Islam, maka dia akan mendapatkan pahalanya ditambah dengan pahala orang yang ikut mengerjakan sesudahnya tanpa mengurangkan pahala orang yang mengikutinya. Dan (sebaliknya) barang siapa yang memulai perbuatan yang buruk maka ia akan menanggung dosanya ditambah dengan dosa-dosa orang yang mengikuti sesudahnya tanpa dikurangkan sedikitpun dosa orang yang mengikutinya itu.” (Hadits Riwayat Muslim)
Pelajaran yang bisa kita petik dari hadits tersebut antara lain, kita dituntut supaya memberi teladan atau menjadi pelopor dalam kebaikan sehingga diikuti oleh orang lain atau generasi sesudahnya. Maka yang demikian itu akan mendatangkan pahala yang berlipat selama contoh yang kita berikan itu diikuti orang lain atau generasi sesudahnya. Sebaliknya, langkah buruk akan mendatangkan dosa dan akan berlipat dosanya jika diikuti orang lain atau generasi sesudahnya.

Continue Reading »

No responses yet

Jan 22 2014

Tulang Ekor Bukti kebesaran Allah

Published by under Perlu Diketahui

“Tiada bagian dari tubuh manusia kecuali akan hancur (dimakan tanah) kecuali satu tulang, yaitu tulang ekor, darinya manusia dirakit kembali pada hari kiamat” ( HR. Al Bukhari , Nomor : 4935 )

Belasan abad lamanya, hadits tersebut menjadi hal yang gaib yang tidak mungkin bisa dijelaskan dengan logika. Seiring berjalannya waktu beberapa penelitian ilmiah mampu menjelaskan kebenaran hadits tersebut dikemudian hari.

“Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?” Katakanlah: “Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk” (QS. Yasin : 78-79).

Adalah Han Spemann, Ilmuwan Jerman yang berhasil mendapatkan hadiah nobel bidang kedokteran pada tahun 1935. Dalam penelitiannya ia dapat membuktikan bahwa asal mula kehidupan adalah tulang ekor. Darinyalah makhluk hidup bermula. Dalam penelitiannya ia memotong tulang ekor dari sejumlah hewan melata, lalu mengimplantasikan ke dalam embrio Organizer atau pengorganisir pertama.

Pada saat sperma membuahi ovum (sel telur), maka pembentukan janin dimulai. Ketika ovum telah terbuahi (zigot), ia terbelah menjadi dua sel dan terus berkembang biak. Sehingga terbentuklah embryonic disk (lempengan embrio) yang memiliki dua lapisan.

Pertama, External Epiblast yang terdiri dari cytotrophoblasts , berfungsi menyuplai makanan embrio pada dinding uterus, dan menyalurkan nutrisi dari darah dan cairan kelenjar pada dinding uterus.
Sedangkan lapisan kedua, Internal Hypoblast yang telah ada sejak pembentukan janin pertama kalinya. Pada hari ke-15, lapisan sederhana muncul pada bagian belakang embrio dengan bagian belakang yang disebut primitive node (gumpalan sederhana).

Dari sinilah beberapa unsure dan jaringan, seperti ectoderm , mesoderm, dan endoderm terbentuk.

  • Ectoderm , membentuk kulit dan sistem syaraf pusat.
  • Mesoderm , membentuk otot halus sistim digestive (pencernaan), otot skeletal (kerangka), sistem sirkulasi, jantung, tulang pada bagian kelamin, dan sistem urine (selain kandung kemih), jaringan subcutaneous, sistem limpa, limpa dan kulit luar.
  • Sedangkan, Endoderm , membentuk lapisan pada sistim digestive , sistem pernafasan, organ-orang yang berhubungan dengan sistem digestive (seperti hati dan pancreas), kandung kemih, kelenjar thyroid (gondok), dan saluran pendengaran. Gumpalan sederhana inilah yang mereka sebut sebagai TULANG EKOR.

    Continue Reading »

    No responses yet

    Jan 22 2014

    Tips ber_Kemeja

    Published by under Perlu Diketahui

    Betul, siapa yang tidak ingin penampilan menjadi kuncian agar diri menjadi terlihat menarik? Jika Anda termasuk pria yang gemar memakai kemeja apa adanya, selalu memakai kemeja yang sama setiap hari, bahkan warnanya sudah memudar, buang kebiasaan itu dari sekarang. Penampilan bukan menyoal nyaman atau tidak, tapi juga harus mempertimbangkan nilai kecocokannya dengan Anda. Terutama saat bekerja (kecuali diwajibkan memakai seragam atau bebas bergaya kasual), kemeja merupakan salah satu pakaian yang penting untuk diperhatikan.

    Memilih kemeja yang cocok tidak hanya dari ukuran dan desainnya saja. Saat memilih kemeja, seorang pria dapat melihat warna dan motif yang pantas bagi dirinya. Mengenakan kemeja dengan warna dan motif yang pas sudah pasti akan memberi nilai lebih bagi diri seorang pria. Tidak hanya meningkatkan kredibilitasnya saja, tapi juga dipercaya mampu menarik perhatian wanita. Apalagi tentang warna, banyak penelitian psikologis telah membuktikan, warna pakaian yang dikenakan seseorang dapat mempengaruhi mood orang tersebut.

    Memilih warna yang tepat
    Sebelum Anda memutuskan untuk membeli kemeja, tentu ukuran dan desain adalah prioritas yang harus dilihat pertama kali. Sekali lagi, hindari kemeja dengan ukuran yang kebesaran, hindari juga ukuran yang terlalu sempit. Selain itu, model kerah sampai bahan apa yang dipakai berada di urutan kedua. Hal ini berkaitan dengan kegunaan kemeja tersebut, apakah untuk kebutuhan formal, kasual, atau bisa keduanya. Yang ketiga adalah warna dan motif pada kemeja itu sendiri.
    Continue Reading »

    No responses yet

    Jan 16 2014

    Pasal Karet Dicabut MK

    Published by under News

    Pasal 335 Ayat (1) Butir 1 KUHP Sudah Tidak Menjadi "Pasal Karet"

    Pada akhirnya frasa, 'Sesuatu perbuatan lain maupun perlakuan yang tak menyenangkan' dalam Pasal 335 ayat (1) butir 1 KUHP bertentangan dengan UUD 1945 sebagaimana diputus oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sidang PUU, di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, pada hari ini, Kamis, 16 Januari 2013 (Situs Detik.com 16/1/2014).

    Penulis mengucapkan terima kasih secara khusus kepada Muhammad Sholeh dan kawan-kawan selaku Kuasa Hukum dari Oei Alimin Sukamto Wijaya yang mengajukan permohonan tersebut. Selain itu penulis juga mengucapkan terima kasih kepada MK yang telah menyatakan bahwasanya frasa tersebut tidak mengikat secara hukum. Ucapan terima kasih yang selanjutnya adalah kepada Prof. DR. Jur. Andi Hamzah yang telah menuangkan pemikirannya beberapa waktu lalu terkait hal ini dalam bukunya, Delik-Delik Tertentu di dalam KUHP. The last but not least kepada para ahli hukum dan/atau praktisi hukum yang meniscayakan dihapusnya frasa tersebut.

    Prof. DR. Jur. Andi Hamzah beberapa waktu lalu menyatakan bahwasanya mengharapkan ke depannya, frasa dalam kalimat “ataupun perbuatan yang tidak menyenangkan atau ancaman perbuatan tidak menyenangkan” dalam Pasal 335 KUHP dihapus dikarenakan jika ditelusuri ke belakang, di dalam KUHP Belanda sendiri tidak ditemukan frasa-frasa tersebut.

    Hal ini menjadi penting adanya dikarenakan jika ketentuan tersebut masih menggunakan frasa tersebut, maka dikhawatirkan dapat menjerat siapa saja dan dapat disalahgunakan. Mengingat, tidak ada batasan yang jelas, terkait “perbuatan lain maupun perlakuan tak menyenangkan”. Peran subyektif dapat berperan besar di frasa-frasa sebagaimana dimaksud di atas.

    Dengan demikian bunyi pasal 335 ayat (1) butir 1 KUHP berubah menjadi, "Diancam dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 4.500,00 (empatribu limaratus rupiah): ke-1. barangsiapa secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan, tidak melakukan atau membiarkan sesuatu, dengan memakai kekerasan, atau dengan memakai ancaman kekerasan, baik terhadap orang itu sendiri maupun orang lain."

    Salam keadilan... 😉

    Sumber

    -

    No responses yet

    Jan 16 2014

    Anis Matta: Menjadi Otak, Hati, Tulang Punggung

    Published by under News

    Memimpin Indonesia tidak akan berhasil hanya karena menjadi seorang presiden, tidak akan berhasil hanya karena punya banyak menteri. Anda akan berhasil memimpin Indonesia apabila mau menjadi otaknya Indonesia, hatinya Indonesia, dan tulang punggung Indonesia.

    Demikian konsepsi pemimpin menurut Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang disampaikan Presiden PKS M Anis Matta dalam wawancara khusus dengan Kompas di kantor The Future Institute, Jakarta, Kamis (9/1/2014).

    Menurut dia, pemimpin negeri ini harus menguasai wacana, memiliki kemampuan mengarahkan atau menggerakkan emosi publik, serta mampu merealisasikan rencana atau program-program pembangunan.

    Menurut Anis, fungsi tersebut bisa dilihat dalam pemerintahan Orde Baru. ”Militer bisa memimpin selama Orde Baru itu bukan karena Pak Harto (Presiden Soeharto),” katanya.

    Sejak awal Orde Baru, militer sudah intensif mengembangkan wacana keindonesiaan. Bahkan, hasil seminar TNI Angkatan Darat tahun 1966 digunakan sebagai ide dasar penyusunan platform pembangunan. Pada sisi inilah, militer berhasil memosisikan diri sebagai otaknya Indonesia.

    Militer juga berhasil menggerakkan emosi masyarakat dengan menciptakan kepercayaan diri dan optimisme bangsa. Selain itu, militer juga menguasai pemerintahan karena diberlakukan Dwifungsi ABRI.
    ”Itulah kenapa dia (militer) mampu mengeksekusi (merealisasikan) semua rencana pembangunan yang dicanangkan sebelumnya,” ujarnya.

    Pelajaran untuk parpol

    Mengambil pengalaman pemerintahan Orde Baru bukan berarti PKS menginginkan militer berkuasa kembali. Peran yang diambil militer sebagai otak, hati, dan tulang punggung bangsa itulah yang seharusnya menjadi pelajaran partai politik sebagai pabrik pemimpin bangsa. Continue Reading »

    No responses yet

    Jan 08 2014

    Atasi Kebobolan Saat Bunga Naik

    Published by under Motivasi

    RUPANYA Bank Indonesia tahun 2013 senang menaikkan suku bunga. Sepanjang tahun, sudah lima kali suku bunga acuan, BI rate, mengalami kenaikan. Dari 5,25 persen –terakhir Mei- menjadi 7,50 persen pada minggu kedua November.

    Hal ini tentu saja berdampak bagi suku bunga kredit perbankan yang ikut terkerek. Alhasil, jika Anda mempunyai pinjaman di bank, bersiaplah membayar beban utang lebih mahal.

    Apalagi, jika Anda termasuk nasabah yang berutang dengan menggunakan suku bunga mengambang atau floating (biasanya pada tahun pertama bunga bersifat tetap, setelah itu akan naik atau turun mengikuti kondisi pasar). Dengan begitu, jumlah uang yang harus Anda bayar ke bank, seperti untuk kredit rumah atau pinjaman lain, bakal bertambah.

    Bagaimana menyiasatinya agar kantong tidak jebol?

    Perencana Keuangan dari Fin-Ally Financial Planning and Consulting, Pandji Harsanto mengatakan dalam kondisi seperti itu, ada dua cara yang bisa digunakan: meningkatkan pendapatan atau mengerem pengeluaran.

    "Meningkatkan pendapatan bisa dilakukan dengan mengambil lembur di kantor atau memulai bisnis sampingan di luar pekerjaan tetap," ujar Pandji saat diwawancarai Plasadana.com untuk Yahoo Indonesia.

    Namun, mengharapkan pendapatan bertambah dalam waktu singkat, sepertinya musykil. Dengan begitu, mengurangi pengeluaran adalah langkah paling rasional.

    Pandji menyarankan agar segera mengevaluasi pos pengeluaran. "Periksa mana yang benar-benar dibutuhkan dan mana yang kurang bermanfaat. Pengeluaran konsumtif seperti biaya hiburan dan belanja sebaiknya dikurangi," ucap dia.


    Continue Reading »

    No responses yet

    Jan 05 2014

    BIDADARI SURGA

    Published by under Hikmah Ilmu

    Prolog

    Kenikmatan surga adalah kenikmatan abadi yang diberikan Allah swt kepada hamba-Nya yang beriman dan bertaqwa kepada-Nya. Kenikmatan surga belum pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga dan terdetik dalam hati, sebagaimana sabda Rasulullah saw dalam hadits qudsi :
    Rasulullah n bersabda, Allah swt berfirman, "Telah Aku sediakan buat hamba-hamba-Ku yang soleh, sesuatu yang belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah terdengar oleh telinga dan tidak terdetik dalam hati manusia."

    Salah satu nikmat yang diberikan Allah kepada hamba-Nya yang soleh adalah berupa istri-istri yang cantik jelita atau bidadari (hurun ‘in), yang kecantikannya tidak dapat dikalahkan oleh wanita tercantik di dunia ini. Seandainya satu saja bidadari itu turun ke dunia ini, maka semua orang pasti berlomba lomba untuk mendapatkannya. Tapi ingat, itu hanyalah akan didapatkan oleh orang-orang yang senantiasa taat, patuh dan tunduk terhadap semua perintah Allah, dan menjauhi segala macam larangan-Nya.

    Definisi
    Secara bahasa, bidadari berasal dari kata hurun dan ‘in. Hurun : putih dan ‘in, maksudnya matanya besar dan berwarna kekuning-kuningan.
    Istilah : Mereka adalah wanita muda usia yang cantik mempesona, kulitnya mulus dan biji matanya sangat hitam. Dan mereka dijodohkan tanpa melewati proses pernikahan.

    Bahan bakunya
    Mereka diciptakan dari Za’faran. Sebagaimana diriwayatkan dari Anas bin Malik dari nabi Muhammad n yang bersabda,
    “Bidadari-bidadari bermata jelita diciptakan dari Za’faran.”

    Ciri Fisik

    Mahkotanya
    “Berangkat pagi-pagi atau siang di jalan Allah lebih baik dari pada dunia dan isinya. Dan sungguh, satu jarak busur kalian, lebih baik dari surga atau tempat kait yaitu tengahnya lebih baik dari pada dunia dan isinya. Kalaulah seorang wanita penduduk surga menampakkan dirinya kepada penduduk dunia, niscaya dia akan menerangi antara keduanya dan bumi akan penuh dengan wewangian. Dan sungguh, mahkotanya lebih baik dari pada dunia dan isinya.”

    Rambutnya
    Rambut bidadari itu sangat panjang dan bagus. Sebagaimana kata Abdullah bin Amru bin Al ‘Ash,
    “Sungguh rambut bidadari yang bermata jelita itu lebih panjang daripada sayapnya burung garuda.”

    Matanya
    Mata bidadari sangat putih dan korneanya sangat hitam, Al Hasan berkata,
    “Al huur itu sangat putih matanya, dan sangat hitam korneanya.”

    Mukanya
    Wajah bidadari begitu cerah dan bercahaya, sebaimana Ja’far bin Muhammad berkata,
    “Hakim bertemu dengan Hakim dengan di Mausil, kemudian berkata padanya, “Apakah engkau rindu dengan bidadari yang bermata jelita? Dia jawab, “Tidak”. Kemudian ia berkata, “Rindulah pada mereka, karena cahaya wajah mereka adalah cahaya dari Allah” Kemudian tiba-tiba ia pingsan dan dibawa ke rumahnya, kami mengembalikannya selama sebulan.”
    Berkata ‘Atho As-Salmi kepada Malik bin Dinar, “Wahai Abu Bahir, kami sangat rindu. Kemudian Malik berkata, “Di surga ada bidadari yang bersenang-senang dengan para penghuni surga karena kecantikannya. Kalaulah Allah tidak menuliskan atas mereka untuk tidak mati, pastilah mereka mati di akhir hayat mereka dalam kecantikan. Atho selalu ingat perkataan Malik selama empat puluh tahun.

    Continue Reading »

    No responses yet

    Jan 01 2014

    New Year Hijri 1435 & 2014

    Published by under Vatepri

    Tidak sepantasnya menyambut tahun baru dan tahun kelahiran dengan pesta pora. Semakin bertambah umur, kian berkurang jatah hidup di dunia. Kita harus banyak merenung, introspeksi, dan berbenah dari kesalahan. Islam mengajarkan hidup hari ini lebih baik dari kemarin, menyongsong hari esok lebih baik dari hari ini. Itulah hakikat hidup.

    No responses yet

    Next »